KOLTIM, NUANSA SULTRA – Pemerintah Daerah (Pemda) Kolaka Timur (Koltim) melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Agung DL Sauala, S. STP, menyampaikan keprihatinan atas dugaan aktivitas pertambangan ilegal yang dilakukan oleh PT Toshida Indonesia (PT TI) di wilayah administrasi Kolaka Timur.

 

Dugaan ini pertama kali terungkap saat tim Pemda bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN) Koltim melakukan peninjauan lapangan terkait rencana kegiatan perusahaan tambang lain, PT IPIP, pada Oktober 2024 lalu.

 

Saat peninjauan tersebut, tim menemukan adanya aktivitas pengerukan tanah yang diduga kuat merupakan kegiatan eksploitasi tambang oleh PT Toshida. Penemuan ini mengindikasikan bahwa PT TI telah memasuki wilayah Koltim tanpa pemberitahuan atau koordinasi dengan pihak pemerintah daerah setempat. Padahal, berdasarkan aturan, setiap bentuk aktivitas eksploitasi sumber daya alam semestinya disertai dengan izin dan komunikasi resmi kepada Pemda.

 

Menanggapi temuan tersebut, DPMPTSP Koltim segera mengambil langkah awal dengan melakukan pendekatan langsung ke kantor PT Toshida Indonesia. Kunjungan ini bertujuan membangun komunikasi dan meminta data yang berkaitan dengan kegiatan perusahaan sebagai dasar pertimbangan dan pengawasan oleh Pemda. Upaya ini dilakukan sebagai bentuk itikad baik Pemda Koltim dalam membina hubungan dengan investor.

 

Namun, menurut Kepala DPMPTSP Koltim, Agung, pihak perusahaan justru menunjukkan sikap yang tidak kooperatif.

 

“Sangat disayangkan, perusahaan tidak membangun komunikasi dengan Pemda. Padahal kami tidak pernah menghalangi investasi, justru kami ajak berkomunikasi dan berkolaborasi,” ujarnya Pada Selasa (14/10/2025)

 

Lebih lanjut, Ia menegaskan bahwa investor seharusnya menjadi mitra pemerintah dalam membangun daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

 

Sejak upaya komunikasi tersebut, hingga kini tidak ada tindak lanjut dari PT Toshida. Agung menyampaikan bahwa Pemda Koltim akan melayangkan surat resmi kepada pihak perusahaan.

 

“Besok kami akan kirim surat resmi untuk meminta PT Toshida hadir ke Kolaka Timur. Harus dicatat, bukan kami yang ke sana, tetapi mereka yang datang ke sini,” tegasnya.

 

Langkah ini diambil karena meningkatnya perhatian masyarakat Koltim terhadap aktivitas pertambangan yang dianggap tidak transparan.

 

Ketika ditanya mengenai kemungkinan langkah hukum atau administratif jika PT Toshida tetap tidak memberikan respons, Agung menjelaskan bahwa pihaknya akan melakukan kajian terlebih dahulu. Ia mengakui bahwa kewenangan penerbitan izin tambang berada di pemerintah pusat. Meski demikian, Pemda tetap memiliki kewenangan untuk melakukan pengawasan di tingkat daerah dan akan mengedepankan pendekatan persuasif terlebih dahulu.

 

Pemda Koltim berharap agar perusahaan membangun komunikasi yang sehat dengan Pemda. Menurut Agung, banyak hal yang bisa dibicarakan, mulai dari serapan tenaga kerja lokal, kontribusi terhadap pembangunan daerah, hingga upaya pelestarian lingkungan.

 

“Tidak perlu harus ada ketegangan dulu baru komunikasi. Kami terbuka kepada siapa pun yang ingin berinvestasi, asalkan sesuai aturan,” tambahnya.

 

Dengan meningkatnya sorotan masyarakat dan media terhadap persoalan ini, Pemda Koltim menegaskan komitmennya untuk terus mengawal dan mengawasi aktivitas pertambangan di wilayahnya.

 

“Kami Selaku Pemerintah daerah berharap semua pihak, termasuk PT Toshida Indonesia, dapat bersikap terbuka dan bertanggung jawab agar kehadiran investasi benar-benar membawa manfaat nyata bagi masyarakat Kolaka Timur,” Tutup Agung

 

Penulis : Asrianto Daranga

Author

nuansasultra@gmail.com

Related Posts

Cetak Rekor Janji 1.000 UMKM, Tahun Pertama YA-SAM Realisasikan Enam Kali Lipat Lampaui Target, 6.892 UMKM Terintervensi

Oleh : Hj. Asmayana H., S.E. Kepala Bidang UMKM Dinas Koperasi & UKM Kabupaten Konawe Konawe, Nuansa Sultra – Di tengah struktur ekonomi...

Read out all

Satu Abad Mengabdi pada Keluarga, Ibunda Plt Bupati Koltim Hj. Kupa Binti Lapabonda Wafat di Usia 111 Tahun

Koltim, Nuansa Sultra – Pemerintah Daerah Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) turut berduka cita atas wafatnya Hj. Kupa Binti Lapabonda, ibunda dari Pelaksana...

Read out all

Kapolres Koltim Bersama Ketua Bhayangkari Hadiri Pembukaan MTQ IX Tingkat Kabupaten

Koltim, Nuansa Sultra – Kapolres Kolaka Timur, AKBP Tinton Yudha Riambodo, S.H., S.I.K., M.H., didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Kolaka Timur, Ny. Fista...

Read out all

Tanpa Pawai, MTQ ke-IX Koltim Tetap Khidmat di Tengah Kebijakan Efisiensi

Koltim, Nuansa Sultra – Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-IX tingkat Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) tahun 2026 berlangsung lebih sederhana dibandingkan tahun-tahun...

Read out all

Plt. Bupati Koltim, Melantik Dewan Hakim dan Panitera MTQ IX Tingkat Kabupaten 2026

Koltim, Nuansa Sultra – Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Kolaka Timur, H. Yosep Sahaka, S.Pd., M.Pd., melantik Dewan Hakim Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) IX...

Read out all

Yosep Sahaka Buka MTQ IX Koltim, Gaungkan Al-Qur’an sebagai Kekuatan Persatuan dan Pembangunan Berkelanjutan

Koltim, Nuansa Sultra – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) secara resmi membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) IX tingkat Kabupaten. Pembukaan...

Read out all