Koltim, Nuansa Sultra – Dinas Kesehatan Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) mengungkapkan penyebab belum terisinya dokter definitif di Puskesmas Sanggona dan Puskesmas Aere. Kekosongan tersebut terjadi akibat terbatasnya jumlah dokter aparatur sipil negara (ASN), baik PNS maupun PPPK, sehingga dua dari 13 puskesmas di Koltim belum memiliki dokter tetap sejak Januari tahun 2026.

Hal itu disampaikan Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan (Yankes) dan Sumber Daya Kesehatan (SDK) Dinas Kesehatan Koltim, Sukono Ilham, SKM., M.Kes, saat ditemui Media Nuansa Sultra di ruang kerjanya, Kamis (17/7/2026).

Sukono menjelaskan, saat ini Kab. Kolaka Timur memiliki 13 puskesmas, namun hanya didukung oleh 11 dokter berstatus PNS maupun PPPK.

“Dari total 13 puskesmas di Kolaka Timur, jumlah dokter yang tersedia hanya 11 orang. Kondisi itu menyebabkan Puskesmas Sanggona dan Puskesmas Aere belum memiliki dokter yang ditempatkan secara definitif,” ujarnya.

Selain keterbatasan jumlah dokter, Sukono mengatakan regulasi yang berlaku juga tidak lagi memperbolehkan tenaga dokter berstatus honorer ditempatkan untuk mengisi kekosongan di puskesmas.

Untuk memastikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap berjalan, Dinkes Koltim menerapkan sistem penugasan dokter lintas puskesmas. Saat ini, pelayanan di Puskesmas Sanggona diperkuat oleh dokter dari Puskesmas Ueesi.

Sedangkan Puskesmas Aere dibantu dua dokter dari Puskesmas Poli-Polia dan puskesmas Mokupa untuk menghendel dengan pola pembagian hari kerja. Konsultasi medis juga dilakukan melalui sambungan telepon maupun aplikasi WhatsApp apabila diperlukan.

Di sisi lain, Pemerintah daerah terus berupaya memenuhi kebutuhan tenaga dokter. Upaya tersebut dilakukan melalui pengangkatan dokter berstatus PNS dan PPPK serta mengusulkan penempatan dokter kepada Kementerian Kesehatan melalui Program Penugasan Khusus (TUGSUS) dan Program Afirmasi.

Sukono mengungkapkan, usulan tersebut mulai menunjukkan perkembangan positif.

“Alhamdulillah, pengusulan Program TUGSUS dari Kementerian Kesehatan sudah ada titik terang. Insya Allah, dalam tahun ini kekosongan dokter di Puskesmas Aere dan Puskesmas Sanggona akan diisi oleh dokter Program TUGSUS, sehingga ke depan tidak ada lagi puskesmas di Kabupaten Kolaka Timur yang tanpa dokter,” katanya.

Dengan langkah tersebut, Pemerintah daerah Kab. Kolaka Timur berharap pelayanan kesehatan dasar di seluruh wilayah dapat berjalan optimal dan masyarakat memperoleh akses layanan medis yang lebih merata.

 

Penulis : Asrianto Daranga

Author

nuansasultra@gmail.com

Related Posts

Perjalanan ke Kolaka Timur untuk Meneliti, Pria Hungaria Ini Justru Berlabuh di Hati Mimi, Ibu 4 Anak

Koltim, Nuansa Sultra – Tak ada yang menyangka perjalanan Tomas ke Kolaka Timur (Koltim), Sulawesi Tenggara (Sultra), awalnya untuk melakukan penelitian. Namun,...

Read out all

15 Sekolah SMA, SMK dan Sederajat Bersatu di Raimuna Cabang II Koltim, Cetak Generasi Berkarakter

Koltim, Nuansa Sultra – Sebanyak 15 sekolah SMA, SMK, dan sederajat mengikuti Raimuna Cabang II Kwarcab Gerakan Pramuka Kolaka Timur di Lapangan Latamoro,...

Read out all

Raimuna Cabang II Koltim Resmi Dibuka, Ribuan Pramuka Disiapkan Jadi Generasi Pemimpin

Koltim, Nuansa Sultra – Ribuan anggota Pramuka Penegak dan Pandega dari berbagai gugus depan se-Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), Sulawesi Tenggara (Sultra) memadati...

Read out all

Polda Sultra Gandeng Insan Pers Bersinergi Tangkal Misinformasi dan Jaga Kamtibmas

Kendari, Nuansa Sultra – Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) memperkuat kemitraan dengan insan pers untuk memastikan informasi kepada masyarakat tetap akurat, objektif, edukatif,...

Read out all

PJI Sultra : Pers Bukan Musuh tapi Mitra Strategis dan Kontrol Sosial, Dorong Pemerintah dan Aparat Hormati Kebebasan Jurnalistik

Kendari, Nuansa Sultra – Wakil sekretaris Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI) Sulawesi Tenggara (Sultra), Sultan, menegaskan bahwa pers bukan lawan pemerintah maupun aparat...

Read out all

Ambo Dalle Klaim Rugi Rp40 Juta, Dugaan Penipuan Kerja Sama Bisnis Dilaporkan ke Polisi

Koltim, Nuansa Sultra – Dugaan penipuan dengan modus kerja sama bisnis dilaporkan ke Polres Kolaka Timur (Koltim), Sulawesi Tenggara, Kamis (3/9/2026). Seorang...

Read out all