
- 0
- 359 words
Koltim, Nuansa Sultra – Pemerintah Kelurahan Welala bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kab. Kolaka Timur. Pemerintah Kecamatan Ladongi, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), perangkat lingkungan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan masyarakat bergotong royong menambal jalan berlubang di kawasan Blok F, Kelurahan Welala. Kegiatan swadaya tersebut dilakukan sebagai langkah cepat untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan di tengah kebijakan efisiensi anggaran.
Lurah Welala, Rudi, S.Si, mengatakan inisiatif tersebut lahir dari banyaknya keluhan masyarakat terkait kondisi jalan yang rusak dan berpotensi membahayakan pengendara. Menurutnya, pemerintah kelurahan bersama pemerintah kecamatan memilih bergerak cepat dengan menggalang partisipasi masyarakat daripada menunggu perbaikan permanen.
“Kegiatan ini murni untuk kepentingan masyarakat, bukan kepentingan pribadi. Kami bersama pemerintah kecamatan, perangkat lingkungan, LPM, dan masyarakat berinisiatif melakukan penambalan jalan secara swadaya. Bantuan datang dari berbagai pihak, sementara saya turut menyediakan material pasir. Semua dilakukan demi kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan,” ujar Rudi.
Ia menjelaskan, penambalan difokuskan di Blok F yang meliputi Lingkungan II, IV, dan V. Sementara untuk ruas jalan provinsi di sekitar kawasan tersebut, Pemerintah Kecamatan Ladongi sebelumnya telah melakukan penimbunan sehingga kondisi jalan kini lebih baik. Adapun pekerjaan penambalan dilaksanakan selama tiga hari tiga malam dan dikerjakan setiap selesai salat Isya agar tidak mengganggu aktivitas lalu lintas.
Rudi mengungkapkan antusias masyarakat sangat tinggi. Warga secara sukarela menyumbangkan material berupa semen, mulai dari dua hingga sepuluh sak, sebagai bentuk kepedulian terhadap fasilitas umum. Menurutnya, semangat gotong royong ini menunjukkan kuatnya solidaritas masyarakat dalam mendukung pembangunan di lingkungan mereka.
Selain memperbaiki akses jalan, kegiatan ini juga bertujuan mengantisipasi terjadinya kecelakaan lalu lintas, terutama pada malam hari. Jalan yang berlubang dinilai berisiko bagi pengendara roda dua, khususnya kalangan anak muda yang kerap melintas dengan kecepatan tinggi.
Rudi berharap kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dapat terus terjalin. Ia mengajak warga untuk segera melaporkan apabila terdapat kerusakan jalan di kemudian hari agar dapat ditangani secepat mungkin sesuai kemampuan pemerintah daerah dan partisipasi masyarakat.
Di akhir keterangannya, Rudi menyampaikan apresiasi kepada Dinas PUPR Kab.Koltim dan Pemerintah Kecamatan Ladongi, perangkat lingkungan, LPM, Babinsa Kecamatan Ladongi, Bhabinkamtibmas Kel. Welala, serta seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kebersamaan menjadi modal penting dalam menghadapi keterbatasan anggaran sekaligus menjaga keselamatan masyarakat.
Laporan: Irwan Todopuli