
- 0
- 319 words
Koltim, Nuansa Sultra – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kolaka Timur (Koltim) menegaskan komitmennya mempercepat pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung terhadap mobilitas dan perekonomian masyarakat. Salah satu prioritas tersebut adalah pembangunan Jembatan Peroa yang menghubungkan Desa Ameroro dan Desa Iwoimea, Kecamatan Tinondo, dengan target penyelesaian pada 2027.
Komitmen itu disampaikan Plt.Bupati Koltim, H. Yosep Sahaka, S.Pd., M.Pd., saat meninjau langsung kondisi Jembatan Peroa, Senin (13/07/2026). Peninjauan turut dihadiri Sekda Koltim, Rismanto Runda, S. Sos, M.M., Ketua Komisi I dan Ketua Komisi II DPRD Koltim, anggota DPRD Dapil IV, Asisten II Setda Koltim, Staf Ahli Bupati, sejumlah kepala OPD, Danramil Mowewe, Babinsa Desa Ameroro, Camat Tinondo, serta masyarakat setempat.
Menurutnya, Jembatan Peroa merupakan infrastruktur strategis yang selama ini menjadi urat nadi penghubung dua desa. Keberadaan jembatan tersebut dinilai sangat penting untuk memperlancar aktivitas masyarakat, mulai dari akses pendidikan, pelayanan kesehatan, hingga distribusi hasil pertanian yang menjadi sumber penghidupan utama warga.
“Insya Allah pembangunan Jembatan Peroa akan menjadi perhatian serius Pemerintah Daerah. Kami berharap proses perencanaan hingga penganggaran dapat berjalan dengan baik sehingga pembangunan dapat dilaksanakan dan dirampungkan pada tahun 2027 mendatang,” kata Yosep Sahaka
Ia menegaskan, pemerintah akan mengawal seluruh tahapan pembangunan melalui koordinasi lintas sektor agar proses perencanaan, penganggaran, hingga pelaksanaan dapat berjalan sesuai target. Langkah ini merupakan bagian dari upaya menghadirkan pembangunan infrastruktur yang merata hingga ke wilayah pedesaan sebagai fondasi peningkatan pelayanan publik dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Dalam kesempatan itu, pemerintah juga menyerap aspirasi masyarakat terkait kebutuhan infrastruktur di Kec. Tinondo. Warga berharap pembangunan Jembatan Peroa dapat segera direalisasikan mengingat jembatan tersebut merupakan jalur utama yang menopang aktivitas sehari-hari serta mempercepat akses menuju pusat pelayanan dan kawasan pertanian.
Apabila pembangunan dapat direalisasikan sesuai target, Jembatan Peroa diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar arus transportasi dan distribusi hasil pertanian, sekaligus membuka peluang pertumbuhan ekonomi baru bagi masyarakat.
Pemerintah Kab. Koltim menegaskan akan terus memprioritaskan pembangunan infrastruktur yang berkualitas, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Penulis : Asrianto Daranga