
- 0
- 404 words
Koltim, Nuansa Sultra – Sebuah rumah milik warga di Dusun IV, Desa Lalongkateba, Kecamatan Dangia, Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), Sulawesi Tenggara (Sultra), ludes dilalap api pada Jumat (17/7/2026) sore. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp100 juta.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dewa Made Ratmawan, S.ST., M.T., menjelaskan kepada Nuansa Sultra melalui sambungan telepon seluler bahwa kebakaran terjadi sekitar pukul 15.30 Wita. Berdasarkan hasil identifikasi awal, api diduga dipicu oleh korsleting listrik di bagian belakang rumah, tepatnya di area dapur.
Rumah yang terbakar merupakan milik Anwar, warga Dusun IV, Desa Lalongkateba. Saat peristiwa terjadi, rumah dalam keadaan kosong karena istri Anwar bersama kedua anaknya sedang menghadiri kegiatan arisan di rumah warga yang berjarak cukup jauh dari kediaman mereka. Sementara itu, Anwar diketahui sedang berada di luar daerah.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh tetangga korban, Samsudin, yang saat itu hendak pulang ke rumah. Ketika melintas di depan rumah korban, ia melihat kobaran api telah membesar dari bagian belakang bangunan.
“Saksi kemudian segera menghubungi pemilik rumah dan meminta bantuan warga sekitar untuk memadamkan api sembari menunggu petugas datang,” kata Dewa Made.
Setelah menerima laporan dari Camat Dangia, personel Pemadam Kebakaran Koltim langsung menuju lokasi kejadian. Petugas bersama warga berjibaku memadamkan api yang dengan cepat membesar karena sebagian besar konstruksi rumah berukuran sekitar 9 x 12 meter tersebut berbahan kayu.
“Di saat bersamaan, petugas PLN melakukan pemutusan aliran listrik guna mencegah potensi korsleting lanjutan. Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 18.30 Wita,” jelas Dewa Made.
Berdasarkan pendataan BPBD, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun, seluruh bangunan beserta isinya hangus terbakar. Barang-barang yang musnah di antaranya kursi, televisi, kulkas, mesin cuci, kipas angin, telepon genggam, dua lemari, penanak nasi, serta sejumlah dokumen penting berupa sertifikat tanah, dua surat kendaraan bermotor, dan ijazah mulai dari tingkat TK, SD, hingga SMP.
Sebagai bentuk respons cepat pemerintah daerah, pada Sabtu (18/7/2026) sekitar pukul 17.00 Wita, Melalui BPBD menyalurkan bantuan logistik dan material bangunan kepada korban. Bantuan tersebut meliputi atap seng, papan, kaso, balok kayu, serta paku untuk mendukung pembangunan kembali rumah yang terbakar. Penyerahan bantuan dilakukan langsung kepada korban dan disaksikan oleh Kepala Desa Lalongkateba serta Camat Dangia.
Dewa Made juga mengimbau masyarakat agar rutin memeriksa kondisi instalasi listrik di rumah masing-masing dan memastikan pemasangannya memenuhi standar keselamatan.
Menurutnya, kewaspadaan terhadap potensi korsleting listrik sangat penting, terutama pada rumah yang sebagian besar berbahan kayu karena api dapat dengan cepat menjalar dan menghanguskan bangunan.
Penulis: Asrianto Daranga.