Koltim, Nuansa Sultra – Pemerintah Kecamatan Aere menyambut positif program bantuan pangan dari Kementerian Sosial Republik Indonesia yang disalurkan kepada masyarakat di 11 desa di wilayah tersebut. Program ini dinilai sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan pokok, khususnya beras dan minyak goreng, di tengah kondisi ekonomi yang masih menjadi tantangan bagi sebagian warga.

Camat Aere, Hardi S.Pd., saat diwawancarai awak media Nuansasultra.com. Senin malam (08/06/2026), menjelaskan bahwa bantuan pangan tersebut. disalurkan kepada masyarakat di Desa Aere, Pekorea, Iwoimenggura, Aladadio, Tinete, Taore, Ulundoro, Watuwoha, Rubia, Awiu, dan Iwoimea Jaya. Secara keseluruhan, program ini menjangkau 1.712 penerima manfaat.

Setiap penerima manfaat memperoleh bantuan berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng untuk alokasi dua bulan, yakni Februari dan Maret 2026. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus meringankan beban pengeluaran rumah tangga.

Menurut Hardi, bantuan pangan dari pemerintah pusat memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan pangan masyarakat Kec. Aere. Pasalnya, sebagian besar warga di wilayah tersebut berprofesi sebagai pekebun sehingga kebutuhan beras masih bergantung pada pasokan dari luar daerah.

“Kami atas nama pemerintah dan masyarakat Kecamatan Aere menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat, khususnya Kementerian Sosial RI, atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat kami. Bantuan ini sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan pokok sekaligus mengurangi beban pengeluaran keluarga penerima manfaat,” ujar Hardi.

Selain penyaluran bantuan sosial, Pemerintah Kec. Aere juga terus melakukan koordinasi dengan seluruh pemerintah desa untuk memantau kebutuhan pangan masyarakat. Upaya tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kekurangan pasokan beras sekaligus menjaga stabilitas pangan di wilayah kecamatan.

Hardi menjelaskan bahwa setiap bulan pihak kecamatan bersama Dinas Ketahanan Pangan Kab. Kolaka Timur turut menyalurkan beras Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) kepada masyarakat. Program tersebut dilaksanakan melalui kerja sama dengan Perum Bulog guna memastikan ketersediaan beras tetap terjaga dan mudah diakses masyarakat.

Ia menambahkan bahwa harga beras CPP telah ditetapkan melalui rapat koordinasi pemerintah daerah bersama Polres Koltim  dan berbagai pihak terkait di tingkat kabupaten. Berdasarkan hasil kesepakatan tersebut, beras CPP dijual dengan harga Rp61.000 per kemasan lima kilogram. Kebijakan ini diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh beras dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.

Di sektor pertanian, Kec. Aere memiliki luas lahan persawahan sekitar 515 hektare. Namun, lahan yang produktif saat ini hanya sekitar 320 hektare karena sebagian besar merupakan sawah tadah hujan yang sangat bergantung pada curah hujan. Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor yang memengaruhi tingkat produksi pertanian di wilayah tersebut.

Untuk mendukung peningkatan produktivitas pertanian, pemerintah telah menyalurkan bantuan pompa irigasi kepada empat kelompok tani di Desa Aere, Rubia, Watuwoha, dan Iwoimenggura. Bantuan tersebut diharapkan mampu membantu petani mengatasi keterbatasan air, terutama saat musim kemarau.

Sementara itu, kebutuhan alat dan mesin pertanian (alsintan), khususnya handtraktor, masih menjadi harapan para petani. Beberapa kelompok tani telah mengajukan usulan bantuan sejak tahun lalu hingga tahun ini, namun hingga saat ini usulan tersebut masih menunggu persetujuan dari Dinas Pertanian Kab. Kolaka Timur.

Pemerintah Kec. Aere berharap berbagai program bantuan, baik di sektor pangan maupun pertanian, dapat terus berlanjut guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperkuat ketahanan pangan daerah, serta mendorong peningkatan produktivitas sektor pertanian yang menjadi salah satu penopang ekonomi masyarakat setempat. 

 

Penulis : Asrianto Daranga.

Author

nuansasultra@gmail.com

Related Posts

Kabid Pemdes Aminul Jelaskan Aturan dan Tahapan Pilkades Serentak 33 Desa se-Koltim

Koltim, Nuansa Sultra – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) telah merampungkan sosialisasi teknis Pemilihan Kepala Desa (Pilkades)...

Read out all

Satgas Pangan Polres Koltim Fokus Pencegahan dan Penindakan Penimbunan serta Penyimpangan Distribusi

Koltim, Nuansa Sultra – Satuan Tugas (Satgas) Pangan Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) memperkuat pengawasan terhadap penyimpanan dan distribusi bahan pangan. Langkah ini...

Read out all

BPS Catat IPH Koltim Tertinggi se-Sultra, Satgas Pangan Diminta Perkuat Pengawasan

Koltim, Nuansa Sultra – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indeks Perkembangan Harga (IPH) Kabupaten Kolaka Timur mencapai 4,04 pada pekan keempat Oktober...

Read out all

PN Unaaha Nyatakan Mesin Crusher Sah Milik H. Ruksamin, Kuasa Hukum Minta Polda Sultra Terbitkan SP3

Kendari, Nuansa Sultra – Pengadilan Negeri (PN) Unaaha mengabulkan sebagian gugatan perdata Dr. Ir. H. Ruksamin, S.T., M.Si., IPU., ASEAN Eng., terkait...

Read out all

Respons Cepat Call Center 110, Polres Koltim Tangani Laporan Dugaan KDRT

Koltim, Nuansa Sultra – Laporan dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang disampaikan melalui layanan Call Center Polri 110 langsung ditindaklanjuti personel...

Read out all

Hampir Sebulan MBG Tak Tersalur di SMPN 1 Mattiro Bulu, Orang Tua Siswa Minta Penjelasan

PINRANG, Nuansa Sultra – Penyaluran Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMP Negeri 1 Mattiro Bulu, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, dilaporkan terhenti selama...

Read out all