KOLTIM, NUANSA SULTRA – Direktur RSUD Kolaka Timur, dr. Abdul Munir Abubakar, menjelaskan kondisi terbaru mengenai ketersediaan tenaga kesehatan di rumah sakit tersebut. Dalam wawancara bersama media di ruang kerjanya, Jum’at (13/12/2025) ia memaparkan bahwa jumlah dokter spesialis saat ini sudah memenuhi standar pelayanan, namun masih terjadi kekurangan tenaga perawat di beberapa unit penting.

 

dr. Munir menjelaskan bahwa RSUD Koltim telah memiliki 12 dokter spesialis yang mencakup seluruh kebutuhan dasar. Spesialis tersebut meliputi bidang Dokter anak, dokter kandungan dan kebidanan, bedah, penyakit dalam, anestesi, radiologi, laboratorium, saraf, kejiwaan, serta Spesialis gigi dan bedah mulut.

 

“Secara jumlah, Alhamdulillah dokter spesialis sudah mencukupi dan mampu melayani masyarakat Kolaka Timur,” ujarnya.

 

Namun, di sisi lain rumah sakit masih menghadapi kekurangan signifikan pada tenaga perawat. Pembukaan berbagai layanan spesialis mengakibatkan semua unit pelayanan beroperasi penuh, sehingga jumlah pasien yang datang meningkat pesat.

 

Kondisi tersebut tidak seimbang dengan jumlah perawat yang ada, Beberapa unit yang masih kekurangan perawat terutama di unit perawatan intensif bayi dan anak seperti PICU (Perawatan Intensif Anak) dan NICU (Perawatan Intensif Bayi).

 

“Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan BKPSDM Koltim agar dilakukan penambahan tenaga kesehatan. Jika memungkinkan, tenaga dari puskesmas bisa membantu pelayanan sementara di rumah sakit,” jelasnya.

 

Selain tenaga perawat, RSUD Koltim juga masih membutuhkan beberapa profesi non-kesehatan atau penunjang, untuk mendukung operasional layanan, terutama menjelang pengembangan fasilitas baru. Profesi yang dimaksud antara lain fisioterapis, akuntan, tenaga IT untuk pengelolaan SIMRS, serta ahli hukum kesehatan.

 

“Kami berharap profesi ini dapat diprioritaskan apabila terdapat pembukaan formasi CPNS khusus tenaga kesehatan,” Harap Dr. Munir

 

Terkait strategi peningkatan kualitas tenaga kesehatan, ia menyebutkan bahwa RSUD Koltim telah mengadakan berbagai pelatihan internal selama dua pekan terakhir, dan masih berlanjut hingga sekarang. Pelatihan tersebut mencakup pemahaman hak dan kewajiban pasien, teknik komunikasi efektif dengan keluarga pasien, keterampilan bantuan hidup dasar, serta beberapa materi penting yang mendukung penguatan keterampilan pelayanan teknis lainnya.

 

“Kegiatan ini penting untuk meningkatkan mutu layanan dan profesionalisme tenaga kesehatan di RSUD Kolaka Timur,” tambahnya.

 

Dr. Munir juga menyampaikan bahwa terjadi peningkatan pasien yang cukup signifikan antara tahun 2024 dan 2025. Meski data final masih dalam tahap rekapitulasi, ia memastikan peningkatan tersebut sejalan dengan bertambahnya jumlah dokter spesialis.

 

“Beban pelayanan meningkat cukup tinggi. Dokter sudah mencukupi, namun tenaga perawat masih kurang, sehingga perlu tambahan untuk mengimbangi kebutuhan pelayanan,” jelasnya.

 

Terkait dukungan pemerintah, dr. Munir memastikan bahwa pihak rumah sakit telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan, BKPSDM, dan Bupati Kolaka Timur mengenai usulan penambahan tenaga kesehatan.

 

“Kami sudah menyampaikan kebutuhan tenaga kesehatan kepada pemerintah. Tinggal menunggu proses sesuai aturan. Apalagi kita berharap rumah sakit baru dapat beroperasi pada tahun depan, sehingga kebutuhan tenaga medis dan non-medis akan semakin besar,” ujarnya.

 

Di akhir wawancara, dr. Munir berharap pemerintah daerah koltim dapat membuka formasi CPNS tambahan khusus tenaga kesehatan untuk mendukung peningkatan pelayanan. Ia menegaskan bahwa ketersediaan tenaga yang memadai adalah kunci utama keberlanjutan layanan kesehatan yang komprehensif dan berkualitas bagi masyarakat Kolaka timur.

 

Penulis : Asrianto Daranga

Author

nuansasultra@gmail.com

Related Posts

Menjaga Warisan Leluhur di Era Modern, Kiprah 12 Tahun Banderano Tolaki sebagai Organisasi Adat Berpengaruh

Nuansa Sultra – Di tengah arus modernisasi dan perubahan sosial yang semakin dinamis, masyarakat adat dituntut untuk mampu mempertahankan identitas, budaya, serta...

Read out all

Kemensos RI Salurkan Bantuan Beras dan Minyak Goreng kepada 534 KPM di Kelurahan Ladongi Jaya

Koltim, Nuansa Sultra – Kementerian Sosial (Kemensos) RI melalui Perum Bulog kembali menyalurkan bantuan pangan kepada masyarakat Kel. Ladongi Jaya, Kec.Ladongi, Kab....

Read out all

Pemerintah Kelurahan Raraa Salurkan Bantuan Pangan kepada 406 Keluarga Penerima Manfaat

Koltim, Nuansa Sultra – Pemerintah Kelurahan Raraa, Kecamatan Ladongi, Kabupaten Kolaka Timur, kembali menyalurkan bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng dari...

Read out all

FAMHI Desak Kementerian ESDM dan KLH Periksa PT WIN, Don Mike Ingatkan Pentingnya Perlindungan Warga

Jakarta, Nuansa Sultra – Forum Advokasi Mahasiswa Hukum Indonesia (FAMHI) mendesak Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia untuk segera...

Read out all

Di Tengah Keterbatasan Anggaran, Beltiar Sebut Pengisian Wabup Koltim Belum Urgen

Koltim, Nuansa Sultra – Di tengah berkembangnya wacana pengisian jabatan Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) terus menjadi perbincangan di tengah...

Read out all

Taufik Sungkono : Figur Wakil Bupati Koltim Harus Berintegritas dan Berpihak pada Anak Daerah

Koltim, Nuansa Sultra – Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) tengah menjadi perhatian publik menyusul dinamika politik terkait penentuan figur calon Wakil Bupati yang...

Read out all