Koltim, Nuansa Sultra – Pemerintah Desa (Pemdes) Iwoimea Jaya, Kecamatan Aere, menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) periode Januari hingga Juni 2026 kepada 14 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Penyaluran bantuan tersebut berlangsung di Balai Desa Iwoimea Jaya pada Rabu, (10/06/2026)

Kepala Desa Iwoimea Jaya, Mulyadi Toreang, menjelaskan bahwa setiap KPM menerima bantuan sebesar Rp200 ribu per bulan. Dengan demikian, untuk periode Januari hingga Juni, masing-masing penerima memperoleh total bantuan sebesar Rp.1200.000.

Menurut Mulyadi, penetapan penerima BLT-DD dilakukan melalui proses verifikasi yang ketat dan transparan. Pemdes terlebih dahulu mengumpulkan para kepala dusun beserta aparat dusun untuk mendata warga yang benar-benar kurang mampu dan belum menerima bantuan sosial lainnya, seperti Program Keluarga Harapan (PKH) maupun bantuan lansia.

Data calon penerima dari masing-masing dusun kemudian dibahas dalam Musyawarah Desa (Musdes) yang turut dihadiri pendamping desa. Hasil musyawarah tersebut menjadi dasar penetapan 14 KPM yang dinilai paling layak menerima bantuan.

“Kami memastikan penerima BLT benar-benar masyarakat yang membutuhkan dan belum mendapatkan bantuan dari program lainnya,” ujar Mulyadi.

Sementara itu, Pendamping Desa, Juhra, S.Pd., mengapresiasi komitmen pemdes dalam mempertahankan kesejahteraan tenaga honor, kader posyandu, Kader Posbindu, dan unsur pelayanan masyarakat lainnya yang honorariumnya bersumber dari Dana Desa.

“Meskipun anggaran DD mengalami penurunan signifikan akibat adanya kebijakan efisiensi Anggaran, pemdes tetap mempertahankan besaran honor para kader seperti tahun-tahun sebelumnya.” Ujarnya

Juhra menjelaskan bahwa kader posyandu memiliki peran penting dalam mendukung berbagai program prioritas nasional, termasuk percepatan penurunan stunting. Oleh karena itu, pemdes memilih mengurangi sebagian kegiatan fisik dan pembangunan infrastruktur agar honor kader tetap dapat dibayarkan secara penuh. Langkah tersebut diambil sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi para kader yang aktif melayani masyarakat.

Ia mengakui kebijakan tersebut sempat menimbulkan pro dan kontra di tengah masyarakat, terutama terkait berkurangnya kegiatan pembangunan desa. Namun, melalui forum Musdes, pemerintah desa memberikan penjelasan mengenai kondisi anggaran dan prioritas penggunaan Dana Desa sehingga masyarakat dapat memahami dan menerima keputusan tersebut dengan baik.

Lebih lanjut, Juhra mengungkapkan bahwa jumlah penerima BLT tahun ini meningkat dibanding tahun sebelumnya. Jika pada tahun lalu terdapat 10 KPM dengan bantuan Rp300 ribu per bulan, maka tahun ini jumlah penerima bertambah menjadi 14 KPM dengan nominal Rp200 ribu per bulan.

Kebijakan tersebut disepakati bersama agar lebih banyak warga kurang mampu dapat menerima manfaat bantuan tanpa membebani anggaran desa.

“Saya berharap alokasi DD pada tahun 2027 kembali normal sehingga pembangunan desa dapat berjalan lebih optimal, sekaligus tetap mendukung kesejahteraan masyarakat dan keluarga penerima manfaat, khususnya para lansia yang sudah tidak lagi produktif bekerja.” Tutup Juhra

Penulis : Asrianto Daranga.

Author

nuansasultra@gmail.com

Related Posts

Menjaga Warisan Leluhur di Era Modern, Kiprah 12 Tahun Banderano Tolaki sebagai Organisasi Adat Berpengaruh

Nuansa Sultra – Di tengah arus modernisasi dan perubahan sosial yang semakin dinamis, masyarakat adat dituntut untuk mampu mempertahankan identitas, budaya, serta...

Read out all

Kemensos RI Salurkan Bantuan Beras dan Minyak Goreng kepada 534 KPM di Kelurahan Ladongi Jaya

Koltim, Nuansa Sultra – Kementerian Sosial (Kemensos) RI melalui Perum Bulog kembali menyalurkan bantuan pangan kepada masyarakat Kel. Ladongi Jaya, Kec.Ladongi, Kab....

Read out all

Pemerintah Kelurahan Raraa Salurkan Bantuan Pangan kepada 406 Keluarga Penerima Manfaat

Koltim, Nuansa Sultra – Pemerintah Kelurahan Raraa, Kecamatan Ladongi, Kabupaten Kolaka Timur, kembali menyalurkan bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng dari...

Read out all

FAMHI Desak Kementerian ESDM dan KLH Periksa PT WIN, Don Mike Ingatkan Pentingnya Perlindungan Warga

Jakarta, Nuansa Sultra – Forum Advokasi Mahasiswa Hukum Indonesia (FAMHI) mendesak Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia untuk segera...

Read out all

Di Tengah Keterbatasan Anggaran, Beltiar Sebut Pengisian Wabup Koltim Belum Urgen

Koltim, Nuansa Sultra – Di tengah berkembangnya wacana pengisian jabatan Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) terus menjadi perbincangan di tengah...

Read out all

Taufik Sungkono : Figur Wakil Bupati Koltim Harus Berintegritas dan Berpihak pada Anak Daerah

Koltim, Nuansa Sultra – Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) tengah menjadi perhatian publik menyusul dinamika politik terkait penentuan figur calon Wakil Bupati yang...

Read out all