KOLTIM, NUANSA SULTRA – Kepolisian Resor (Polres) Kolaka Timur (Koltim) resmi menahan mantan Penjabat (Pj.) Kepala Desa Woiha, Kecamatan Tirawuta, berinisial AAA, pada Sabtu (06/12/2025). Penahanan dilakukan setelah penyidik Unit III Tipikor menemukan adanya dugaan kuat keterlibatan A dalam kasus korupsi Dana Desa (DD) tahun anggaran 2022.

 

Penahanan tersebut dilakukan setelah AAA diperiksa secara intensif oleh penyidik. Dalam proses pemeriksaan, penyidik menemukan indikasi bahwa tersangka telah menyalahgunakan wewenang saat menjabat sebagai Pj. Kepala Desa. Dugaan penyimpangan mencakup sejumlah proyek yang tidak selesai, bahkan sebagian tidak dilaksanakan sama sekali.

 

Menurut hasil penyidikan, A diduga terlibat dalam penyimpangan kegiatan pembangunan gedung posyandu dan proyek pembangunan penyulingan nilam yang tidak rampung. Selain itu, kegiatan pembuatan kolam ikan serta program operasional penanganan dan pencegahan COVID-19 diduga tidak dilaksanakan atau bersifat fiktif. Penyidik juga menemukan bahwa pembangunan Jalan Usaha Tani dilakukan tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB).

 

Inspektorat Daerah Kab. Koltim turut melakukan audit sebagai bagian dari proses penegakan hukum. Audit tersebut menunjukkan adanya penyimpangan anggaran yang menyebabkan kerugian negara mencapai Rp554.805.000,00. Temuan ini menjadi dasar penting bagi penyidik untuk meningkatkan status perkara ke tahap penahanan.

 

Kasat Reskrim Polres Koltim, AKP Ahmad Fatoni, S.H., saat dikonfirmasi, membenarkan bahwa pihaknya telah menetapkan A sebagai tersangka dalam perkara dugaan korupsi tersebut. Ia menegaskan bahwa penyidikan masih terus berjalan dan akan dikembangkan untuk memastikan seluruh pihak yang terlibat dapat dimintai pertanggungjawaban hukum.

 

Dalam kesempatan tersebut, AKP Ahmad Fatoni juga menjelaskan bahwa Polres Koltim, berkomitmen menindak tegas setiap praktik korupsi, terutama yang merugikan masyarakat desa. Dana Desa seharusnya digunakan untuk pembangunan dan kepentingan masyarakat, sehingga penyalahgunaannya merupakan tindakan yang tidak dapat ditoleransi.

 

Kasus ini diharapkan dapat menjadi peringatan bagi aparat pemerintahan desa lainnya agar mengelola anggaran secara transparan dan akuntabel. Polres Koltim menegaskan akan terus mengawal proses hukum hingga tuntas demi menjaga kepercayaan publik terhadap pengelolaan Dana Desa.

 

Laporan : Asrianto Daranga.

Author

nuansasultra@gmail.com

Related Posts

Menjaga Warisan Leluhur di Era Modern, Kiprah 12 Tahun Banderano Tolaki sebagai Organisasi Adat Berpengaruh

Nuansa Sultra – Di tengah arus modernisasi dan perubahan sosial yang semakin dinamis, masyarakat adat dituntut untuk mampu mempertahankan identitas, budaya, serta...

Read out all

Kemensos RI Salurkan Bantuan Beras dan Minyak Goreng kepada 534 KPM di Kelurahan Ladongi Jaya

Koltim, Nuansa Sultra – Kementerian Sosial (Kemensos) RI melalui Perum Bulog kembali menyalurkan bantuan pangan kepada masyarakat Kel. Ladongi Jaya, Kec.Ladongi, Kab....

Read out all

Pemerintah Kelurahan Raraa Salurkan Bantuan Pangan kepada 406 Keluarga Penerima Manfaat

Koltim, Nuansa Sultra – Pemerintah Kelurahan Raraa, Kecamatan Ladongi, Kabupaten Kolaka Timur, kembali menyalurkan bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng dari...

Read out all

FAMHI Desak Kementerian ESDM dan KLH Periksa PT WIN, Don Mike Ingatkan Pentingnya Perlindungan Warga

Jakarta, Nuansa Sultra – Forum Advokasi Mahasiswa Hukum Indonesia (FAMHI) mendesak Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia untuk segera...

Read out all

Di Tengah Keterbatasan Anggaran, Beltiar Sebut Pengisian Wabup Koltim Belum Urgen

Koltim, Nuansa Sultra – Di tengah berkembangnya wacana pengisian jabatan Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) terus menjadi perbincangan di tengah...

Read out all

Taufik Sungkono : Figur Wakil Bupati Koltim Harus Berintegritas dan Berpihak pada Anak Daerah

Koltim, Nuansa Sultra – Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) tengah menjadi perhatian publik menyusul dinamika politik terkait penentuan figur calon Wakil Bupati yang...

Read out all