
- 0
- 476 words
Koltim, Nuansa Sultra – Plt. Bupati Kolaka Timur, H. Yosep Sahaka, S.Pd., M.Pd., melantik dan mengukuhkan 31 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kolaka Timur, Sultra. di Aula Pemda Koltim, Desa Lalingato, Kecamatan Tirawuta, Jumat (16/10/2026).
Sebanyak 11 kepala sekolah tingkat TK, SD, dan SMP, dilantik bersamaan dengan 17 pejabat pimpinan tinggi pratama (eselon II) serta tiga Pejabat Fungsional Ahli Pertama.
Kegiatan itu turut dihadiri Sekretaris Daerah Koltim, Rismanto Runda, S.Sos., M.M.; Ketua DPRD Koltim, Hj. Jumhani, S.Pd., M.Si.; dan Wakil Ketua DPRD Koltim, Hj. Diana Massi, S.P.
Pelantikan kepala sekolah tersebut berdasarkan Keputusan Bupati Kolaka Timur Nomor 100.3.3.2/335 Tahun 2026 tentang Penugasan dan Pemberhentian Guru sebagai Kepala Sekolah.
Dalam sambutannya, Yosep Sahaka meminta para kepala sekolah menjalankan amanah dengan meningkatkan kinerja dan kualitas pendidikan. Ia menegaskan bahwa jabatan tersebut harus menjadi motivasi untuk bekerja lebih baik, bukan alasan untuk merasa lebih tinggi daripada orang lain.
Ia juga mengingatkan bahwa kepala sekolah tidak hanya bertanggung jawab atas urusan administrasi, tetapi harus mampu memahami kebutuhan peserta didik, menggerakkan tenaga pendidik, serta memastikan program pendidikan berjalan sesuai sasaran.
Selain itu, para kepala sekolah diminta mendukung pelaksanaan program prioritas Presiden Prabowo Subianto di bidang pendidikan agar manfaatnya dapat dirasakan oleh peserta didik.
Kepala Sekolah Didorong Cetak Generasi Berkualitas
Yosep menegaskan bahwa sekolah memiliki peran penting dalam mengembangkan potensi peserta didik dan mempersiapkan generasi penerus daerah maupun bangsa.
Karena itu, kepala sekolah diharapkan mampu membangun kerja sama yang solid dengan guru, tenaga kependidikan, peserta didik, dan seluruh warga sekolah untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik.
Ia turut mengingatkan bahwa tantangan dunia pendidikan semakin kompleks seiring perkembangan teknologi, kecerdasan buatan (artificial intelligence atau AI), tuntutan kompetensi abad ke-21, serta perubahan karakter peserta didik.
Kondisi tersebut menuntut tenaga pendidik untuk terus belajar, beradaptasi, dan mengembangkan metode pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan zaman.
Yosep juga menekankan pentingnya penguasaan tugas dan tanggung jawab, kemampuan mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta menghasilkan pekerjaan yang berkualitas dan dapat dipertanggungjawabkan.
Menurutnya, keberhasilan seorang pemimpin tidak hanya diukur dari kemampuan menyelesaikan pekerjaan sendiri, tetapi juga dari kecakapan membangun tim dan meningkatkan kinerja seluruh warga sekolah.
Berikut nama dan penempatan 11 kepala sekolah tingkat TK, SD, dan SMP yang dilantik :
1. Hasrawati, S.Pd., M.Pd. — Kepala TK Negeri Pembina Mowewe.
2. Sumi Suseni, S.Pd., M.Pd. — Kepala SD Negeri 1 Woiha.
3. Darmawati, S.Ag. — Kepala SD Negeri 2 Mokupa.
4. Yasri Nur Bakhtiar, S.Pd. — Kepala SD Negeri 1 Inotu Jaya.
5. Nurlita, S.Pd.— Kepala SD Negeri 1 Roko-Roko.
6. Jasmia, S.Pd. — Kepala SD Negeri 1 Loea.
7. Indarti, S.Pd. — Kepala SD Negeri 1 Polenga Jaya.
8. Haryanto, S.Pd. — Kepala SD Negeri 1 Lalosingi.
9. Hustian, S.Pd. — Kepala SMP Negeri 2 Poli-Polia.
10. Hasnah, S.Ag. — Kepala SMP Negeri 1 Aere.
11. Irwan, S.Pd. — Kepala SMP Negeri 3 Tinondo.
Melalui pelantikan ini, Yosep Sahaka berharap tata kelola pemerintahan semakin kuat dan mutu pendidikan di Kolaka Timur terus meningkat melalui kepemimpinan sekolah yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada hasil.
Penulis: Asrianto Daranga