Koltim, Nuansa Sultra – Pemerintah Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) bersama BPJS Kesehatan Cabang Kendari menggelar Forum Komunikasi dan Rekonsiliasi Iuran Wajib Pemda serta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) yang didaftarkan pemerintah daerah untuk Triwulan III Tahun 2026.

Kegiatan ini berlangsung di Aula Lt. II Kantor Bupati Koltim, Desa Lalingato, Kecamatan Tirawuta, dan dibuka oleh Plt. Bupati Koltim, H. Yosep Sahaka, S.Pd., M.Pd., didampingi Sekretaris Daerah Koltim, Rismanto Runda, S. Sos.,M.M dan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kendari, Hernawan, Direktur RSUD, dr. Munir Abubakar, Para OPD, serta sejumlah pihak terkait.

Forum ini membahas evaluasi kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), rekonsiliasi iuran wajib pemerintah daerah, serta perencanaan anggaran untuk memastikan keberlanjutan perlindungan kesehatan masyarakat.

Plt. Bupati Koltim, Yosep Sahaka, menyampaikan bahwa forum komunikasi tersebut penting untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah dan BPJS Kesehatan. Melalui evaluasi bersama, pemenuhan kewajiban iuran diharapkan berjalan tepat waktu dan sesuai kebutuhan.

Ia berharap kerja sama kedua pihak terus terjaga agar program JKN dapat memberikan perlindungan kesehatan secara berkelanjutan bagi masyarakat Kolaka Timur.

Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kendari, Hernawan, menjelaskan bahwa berdasarkan data per 1 Oktober 2026, cakupan kepesertaan JKN di Koltim diatas 98 persen.

Adapun tingkat kepesertaan aktif tercatat sebesar 90,48 persen, berdasarkan angka yang disampaikan dalam forum tersebut. BPJS Kesehatan bersama pemerintah daerah terus mengevaluasi data peserta untuk mengidentifikasi kebutuhan pembiayaan dan memastikan status kepesertaan masyarakat tetap aktif.

Hernawan juga menyampaikan bahwa BPJS Kesehatan telah membayarkan biaya pelayanan kesehatan di Koltim sekitar Rp14,9 miliar hingga periode yang disampaikan dalam forum. Periode pasti pembayaran tersebut perlu dikonfirmasi untuk memastikan ketepatan informasi.

Selain evaluasi kepesertaan dan iuran, kegiatan tersebut dilanjutkan dengan penandatanganan kerja sama antara BPJS Kesehatan dan Bupati Koltim terkait kepesertaan masyarakat hingga Desember 2026.

Untuk tahun anggaran 2027, BPJS Kesehatan telah menyampaikan kebutuhan anggaran kepada masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD). Langkah ini diharapkan membantu pemerintah daerah menyusun perencanaan yang lebih tepat sehingga kebutuhan iuran tidak mengalami kekurangan pembayaran.

Melalui forum komunikasi dan rekonsiliasi ini, Pemda Koltim dan BPJS Kesehatan berkomitmen memperkuat koordinasi, meningkatkan keaktifan peserta, serta menjaga kesinambungan program JKN bagi masyarakat Kab. Kolaka Timur.

 

Penulis : Asrianto Daranga.

Tinggalkan Balasan

Author

nuansasultra@gmail.com

Related Posts

Ketapang Koltim Validasi Data FSVA 2026, Hasil Pemetaan 2025 Catat Enam Desa Sangat Rentan

Koltim, Nuansa Sultra – Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), Sulawesi Tenggara, melakukan validasi data untuk penyusunan Peta Ketahanan dan...

Read out all

Gubernur Sultra Buka Seminar Nasional dan Sekolah Agraria Regional

Kendari, Nuansa Sultra – Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn.) Andi Sumangerukka, membuka Seminar Nasional dan Sekolah Agraria Regional Sulawesi, Nusa Tenggara,...

Read out all

Suparman Pagala Dilantik Jadi Kades Lerehoma Hasil PAW, Bupati Konawe Titip Pesan

Konawe, Nuansa Sultra – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe melantik Suparman Pagala sebagai Kepala Desa Lerehoma, Kecamatan Anggaberi, hasil Pemilihan Antarwaktu (PAW) untuk...

Read out all

Prabowo Anugerahkan Bintang Mahaputera kepada Listyo Sigit dan Dedi Prasetyo

Jakarta, Nuansa Sultra – Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera Adipurna kepada Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan Bintang Mahaputera...

Read out all

20 Pelaku Usaha Pamerkan Produk Lokal Koltim dalam Pekan Produk Unggulan UMKM 2026

Koltim, Nuansa Sultra – Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) menggelar Pekan Produk Unggulan UMKM Tahun 2026 untuk mendorong...

Read out all

Asmawa Tosepu, Birokrat Sultra yang Meniti Karier hingga Panggung Pemerintahan Nasional

Jakarta, Nuansa Sultra – Karier birokrasi Dr. Asmawa Tosepu, A.P., M.Si., tidak berhenti di lingkungan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Birokrat asal Sulawesi...

Read out all