Koltim, Nuansa Sultra – Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) tengah menjadi perhatian publik menyusul dinamika politik terkait penentuan figur calon Wakil Bupati yang akan mendampingi Plt Bupati, Yosep Sahaka. Sejumlah nama dari partai pengusung mulai diperbincangkan sebagai kandidat potensial untuk mengisi kursi “02” pada pemerintahan daerah Koltim.

Saat ditemui awak media Nuansa Sultra di kediamannya, Jumat malam (29/05/2026), tokoh pemuda Koltim, Taufik Sungkono, menyampaikan pandangannya terkait figur yang dinilai layak mendampingi Yosep Sahaka dalam menjalankan roda pemerintahan di Koltim. 

Menurut Taufik, sosok Wakil Bupati yang ideal harus memiliki integritas, komitmen membangun daerah, serta keberpihakan terhadap pemberdayaan masyarakat lokal. Ia menilai kepemimpinan daerah membutuhkan figur yang mampu bekerja secara serius demi kemajuan Koltim dan kesejahteraan masyarakatnya.

“Tentunya figur yang layak adalah mereka yang memiliki integritas dan komitmen kuat untuk membangun daerah serta memberdayakan anak daerah,” ujar Taufik yang juga merupakan salah satu Pengacara Muda dalam wawancaranya. 

Terkait komposisi partai pengusung, diketahui Partai NasDem memiliki delapan kursi di DPRD Koltim, sementara Partai Amanat Nasional (PAN) memiliki dua kursi.

Selain itu, terdapat pula Partai Bulan Bintang (PBB) yang sebelumnya menjadi partai pengusung meski pada periode ini tidak memiliki kursi di DPRD. Menanggapi hal tersebut, Taufik memilih tidak terlalu jauh mengomentari kewenangan partai dalam mengusulkan calon wakil bupati.

“Terkait PBB, saya tidak bisa banyak mengomentari karena itu merupakan ranah internal partai. Biarlah para ketua partai yang menjelaskan mekanismenya,” katanya.

Lebih lanjut, Ia menilai Plt Yosep sahaka, merupakan representasi putra daerah yang menjadi harapan masyarakat Koltim. Ia juga menyebut sejumlah nama dari partai pengusung yang dinilai memiliki peluang apabila diberi kesempatan untuk berkontestasi.

Dari NasDem, terdapat nama Ketua DPD Hartini Azis, Ketua DPRD Jumhani, Ali Topan, dan Irwansyah. Partai Bulan Bintang (PBB), Ramli Majid, S.H, M.H., Sementara dari PAN muncul nama Risman Kadir, Rahmatia, serta Andi Musmal.

Kata dia, seluruh figur tersebut memiliki peluang yang sama karena dianggap mampu mewakili kepentingan masyarakat lokal. Ia juga menyoroti pentingnya keseimbangan representasi suku dalam kepemimpinan daerah.

Taufik menilai keberagaman etnis seperti Jawa, Bali, Toraja, Bugis, hingga Muna dapat menjadi pertimbangan dalam menentukan figur wakil bupati demi memperkuat persatuan dan warna keberagaman di Koltim

Meski demikian, Taufik menegaskan bahwa idealnya calon wakil bupati berasal dari putra daerah yang memiliki komitmen nyata terhadap pembangunan dan pemberdayaan masyarakat lokal. Namun, ia mengakui bahwa keputusan akhir tetap berada di tangan partai politik, khususnya pada tingkat DPP sebagai penentu yang mengeluarkan rekom terkait siapa yang akan di usungnya. 

Menurutnya, pengalaman dalam berbagai kontestasi politik menunjukkan bahwa rekomendasi partai tidak selalu sejalan dengan usulan yang muncul dari tingkat daerah. Karena itu, dinamika politik menjelang penentuan Wakil Bupati Koltim masih sangat terbuka dan terus berkembang.

“Saat ini berbagai komunikasi politik dan manuver dari sejumlah elite terus berlangsung dalam menyusun skema pemilihan Wakil Bupati Koltim ke depan,” katanya.

Taufik juga menegaskan bahwa siapa pun yang nantinya terpilih menjadi Wakil Bupati harus mendapat dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat demi keberlanjutan pembangunan daerah.

“Pada akhirnya, siapa pun yang terpilih merupakan bagian dari pilihan rakyat. Sebab sejatinya rakyatlah yang memilih para wakilnya yang saat ini duduk di kursi DPRD. Dengan demikian, suara rakyat juga tercermin dalam proses politik yang berlangsung,” tuturnya.

Ia menambahkan, posisi Wakil Bupati Koltim nantinya juga berpotensi menjadi modal politik yang kuat untuk menuju kursi nomor satu pada kontestasi Pilkada Koltim tahun 2031 apabila peluang tersebut dimanfaatkan dengan baik.

 

Penulis : Asrianto Daranga

Author

nuansasultra@gmail.com

Related Posts

Lantik Pejabat Eselon II dan Fungsional, Plt Bupati Koltim Tegaskan Jabatan Harus Dibuktikan dengan Kinerja

Koltim, Nuansa Sultra – Plt. Bupati Kolaka Timur, H. Yosep Sahaka, S.Pd., M.Pd., melantik 17 pejabat pimpinan tinggi pratama (Eselon II) dan...

Read out all

Pemda Koltim dan BPJS Kesehatan Rekonsiliasi Iuran JKN Triwulan III 2026

Koltim, Nuansa Sultra – Pemerintah Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) bersama BPJS Kesehatan Cabang Kendari menggelar Forum Komunikasi dan Rekonsiliasi Iuran Wajib Pemda...

Read out all

Cegah Perselisihan Berlarut, Pemkel Ladongi Jaya dan Polsek Ladongi Ajak Warga Utamakan Musyawarah

Koltim, Nuansa Sultra – Polsek Ladongi, Polres Kolaka Timur, memfasilitasi penyelesaian pengaduan dugaan penggelapan sepeda motor melalui mediasi antara dua pihak di...

Read out all

Yosep Sahaka Kukuhkan 12 Pengurus PGRI Cabang se-Kolaka Timur

Koltim, Nuansa Sultra – Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Kolaka Timur (Koltim), H. Yosep Sahaka, S.Pd., M.Pd., mengukuhkan pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia...

Read out all

Pemkab Koltim Berlakukan PJJ untuk TK, SD, dan SMP akibat Kabut Asap Karhutla

Koltim, Nuansa Sultra – Pemerintah Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), Sultra, memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau daring bagi seluruh jenjang TK/PAUD, Sekolah...

Read out all

Sapri Menggarakara, Jalan Kaki Lintasi Enam Kabupaten, Kreator Sultra yang Sukses Bangkit dari Jalanan

Nuansa Sultra – Sapri Menggarakara, konten kreator asal Sulawesi Tenggara (Sultra), mengembangkan karier melalui media sosial setelah memulai siaran langsung dengan bermodalkan...

Read out all