
- 0
- 336 words
Koltim, Nuansa Sultra – Banjir yang terjadi pada Jumat, 8 Mei 2026, melanda hampir seluruh wilayah kecamatan di Kab. Kolaka Timur (Koltim), Sulawesi Tenggara. Dari sejumlah daerah terdampak, Kelurahan Horodopi, Kecamatan Mowewe, menjadi wilayah yang mengalami dampak paling parah akibat tingginya intensitas curah hujan dan meluapnya aliran sungai.
Pasca bencana tersebut, Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi IV Kendari dan Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan (BPBPK) Sultra yang berada di bawah naunganan Kementerian Pekerjaan Umum RI bergerak cepat menurunkan satuan tugas (satgas) bencana ke lokasi terdampak. Langkah ini dilakukan setelah adanya koordinasi dengan Pemda melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Sebagai bentuk penanganan lanjutan, BWS Sulawesi IV Kendari kembali melakukan kunjungan ke Kec. Mowewe pada Senin, 11 Mei 2026. Kunjungan tersebut melibatkan personel penuh yang terdiri dari kepala satuan kerja, pejabat pembuat komitmen (PPK), tim perencanaan, serta tim teknis untuk memastikan kondisi lapangan dan menyusun strategi mitigasi bencana secara menyeluruh.

Koordinator lapangan, Dewa Made Ratmawan, S.ST., M.T.,menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk menyiapkan langkah nyata dalam mengurangi risiko banjir di masa mendatang.
“Kunjungan BWS dilakukan untuk memastikan kondisi lapangan sekaligus menyusun strategi mitigasi bencana agar kejadian banjir tidak terus berulang pada tahun-tahun berikutnya,” ujarnya.
Di sisi lain, BPBPK Sultra juga mengambil langkah konkret dengan menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak banjir di Kelurahan Horodopi. Penyaluran dilakukan menggunakan armada mobil tangki air milik BPBPK dan didampingi langsung oleh personel Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Koltim.
Kepala BPBD menjelaskan bahwa distribusi air bersih telah berlangsung sejak 9 Mei 2026. Pada tahap awal, penyaluran dilakukan oleh Pemda Koltim, kemudian didukung oleh BPBPK hingga saat ini.
“Penyaluran air bersih mulai dilakukan sejak tanggal 9 hingga 10 Mei oleh pemerintah daerah. Selanjutnya, pada 11 Mei hingga hari ini, BPBPK melanjutkan distribusi air bersih kepada masyarakat terdampak di Kecamatan Mowewe, khususnya di Kelurahan Horodopi,” jelasnya.
Atas respons cepat tersebut, Pemda dan masyarakat Koltim menyampaikan apresiasi kepada BWS Sulawesi IV Kendari dan BPBPK Sultra. Pemerintah berharap sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dapat terus diperkuat dalam upaya penanganan serta mitigasi bencana alam di wilayah Kolaka Timur.
Penulis : Asrianto Daranga