
- 0
- 424 words
Koltim, Nuansa Sultra – Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar kegiatan Supervisi Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kolaka Timur (Koltim), Senin (18/05/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Lt. 2 Kantor Bupati Koltim, Desa Lalingato, Kecamatan Tirawuta.
Supervisi dipimpin langsung oleh Kasubdit VIP Ditpamobvit Polda Sultra, AKBP Jajang Kiswara, yang di dampingi oleh Wakapolres Koltim, Kompol Syariddin,S.H.,Kehadiran tim supervisi disambut Sekretaris Daerah (Sekda) Koltim, Rismanto Runda, S.Sos., M.M., yang mewakili pemerintah daerah dalam agenda penguatan sistem pengamanan pemerintahan.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan sinergi antara Polri dan Pemerintah Daerah dalam membangun sistem keamanan yang profesional dan berkelanjutan di lingkungan pemerintahan.
Supervisi Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) dinilai sebagai langkah strategis dalam menciptakan budaya keamanan yang terintegrasi. Melalui pengawasan dan evaluasi secara menyeluruh, Ditpamobvit Polda Sultra memastikan setiap instansi pemerintah memiliki sistem pengamanan yang efektif, terukur, dan mampu mengantisipasi berbagai potensi ancaman terhadap aset negara maupun kelancaran pelayanan publik.
Dalam pelaksanaannya, supervisi bertujuan mengevaluasi penerapan standar pengamanan agar berjalan sesuai ketentuan Peraturan Kepolisian Nomor 7 Tahun 2019. Pengawasan tersebut mencakup aspek komitmen pengamanan, pola dan konfigurasi keamanan, standar operasional pelaksanaan, hingga mekanisme evaluasi berkala pada setiap instansi pemerintah.
Selain memastikan kesesuaian standar, supervisi juga difokuskan pada penguatan manajemen risiko keamanan. Tim Ditpamobvit melakukan identifikasi terhadap berbagai potensi kerentanan dan celah pengamanan pada objek vital serta fasilitas pelayanan publik. Langkah ini dilakukan guna meminimalisasi risiko gangguan keamanan, sabotase, maupun dampak bencana yang dapat menghambat aktivitas pemerintahan dan pelayanan masyarakat.
Upaya peningkatan kapasitas personel keamanan turut menjadi perhatian dalam kegiatan ini. Ditpamobvit Polda Sultra memberikan rekomendasi perbaikan serta penguatan kompetensi kepada petugas keamanan internal, termasuk unsur Aparatur Sipil Negara (ASN), pengawal pribadi (walpri), dan anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Dengan pembinaan tersebut, personel keamanan diharapkan lebih profesional, sigap, dan siap menghadapi situasi darurat.
Sekda Koltim, Rismanto Runda, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan supervisi yang dinilai mampu memperkuat standar keamanan di lingkungan pemerintahan daerah.
“Kami berharap evaluasi dan pendampingan ini dapat meningkatkan kualitas pengamanan di setiap instansi pemerintahan, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan dengan aman dan optimal,” ujar Rismanto.
Selain itu, Tim Ditpamobvit Polda Sultra juga meninjau sejumlah titik pelayanan publik strategis, seperti Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) serta Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans). Peninjauan difokuskan pada asesmen pengamanan fisik, penerapan standar operasional prosedur (SOP), serta kesiapsiagaan personel keamanan.
Melalui supervisi berkala ini, sinergi antara Polri dan Pemerintah Daerah diharapkan semakin kuat dalam menciptakan lingkungan pemerintahan yang aman, tertib, dan kondusif, sekaligus mendukung pelayanan publik yang berkualitas bagi masyarakat.
Laporan : Asrianto Daranga