KOLTIM, NUANSA SULTRA – Pemerintah daerah (Pemda) Kolaka Timur (Koltim) resmi melaksanakan musyawarah desa untuk pembentukan Koperasi Desa Merah Putih, di balai desa Lamoare, pada Sabtu (24/05/2025). Kegiatan ini bertujuan membentuk kelembagaan koperasi sekaligus memilih pengurus, menetapkan permodalan awal serta Jenis Usaha Koperasi.

 

Tujuan utama dari musyawarah ini, menurut Pengawas Koperasi Ahli Muda, Seprianus Aleksander, SE, adalah menciptakan badan usaha milik masyarakat desa yang mandiri dan berkelanjutan.

 

Dalam wawancara bersama media nuansasultra.com Seprianus menjelaskan bahwa selain pembentukan koperasi, musyawarah juga membahas pemilihan jenis usaha serta struktur permodalan koperasi, yakni melalui simpanan pokok dan simpanan wajib dari para anggota.

 

Namun, dari sisi pembiayaan, Seprianus mengungkapkan bahwa hingga saat ini belum ada alokasi anggaran dari Pemerintah Kabupaten untuk pendirian koperasi tersebut.

 

“Biaya notaris masih ditopang dari dana desa sesuai edaran Kementerian Desa,” jelasnya.

 

Lebih lanjut, Seprianus berharap adanya perhatian lebih dari pemerintah kabupaten, karena pendirian koperasi ini merupakan bagian dari program nasional.

 

Mengenai keanggotaan koperasi, masyarakat yang ingin bergabung harus memenuhi syarat utama, yaitu merupakan warga Desa Lamoare dan dibuktikan dengan KTP. Keanggotaan terbuka bagi seluruh warga, namun hanya warga desa setempat yang dapat menjadi anggota resmi dan menikmati layanan koperasi.

 

Sementara itu, dalam hal struktur kepengurusan, Seprianus menekankan pentingnya mematuhi ketentuan yang telah ditetapkan oleh Kementerian Koperasi melalui Petunjuk Pelaksanaan Menteri Koperasi RI Nomor 1 Tahun 2025. Dalam aturan tersebut dijelaskan bahwa pengurus dan pengawas koperasi tidak boleh memiliki hubungan sedarah dan semenda sampai derajat ke satu.

 

“Misalnya anak, istri, atau saudara kandung kepala desa tidak boleh menjabat sebagai pengurus atau pengawas karena Kepala Desa sudah menjabat sebagai Ketua Pengawas secara ex-officio. Jika terbukti, maka harus segera diganti sebelum berkas untuk pengesahan Badan Hukum di serahkan ke Notaris,” tegasnya.

 

Seprianus juga berharap, pembentukan Koperasi Desa Merah Putih Lamoare tidak hanya berhenti pada tahap awal. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk aktif mendukung dan menjaga keberlangsungan koperasi demi kesejahteraan bersama.

 

“Partisipasi masyarakat adalah kunci keberhasilan koperasi,” ujarnya.

 

Adapun tahapan pembentukan koperasi ini, menurut penjelasan Seprianus, terdiri dari empat fase : pembentukan, peluncuran (launching), pengembangan, dan monitoring-evaluasi. Saat ini, program masih berada di tahap pertama. Peluncuran dijadwalkan pada 12 Juli mendatang.

 

Secara keseluruhan, hingga 22 Mei 2025, tercatat 71 desa dan kelurahan yang telah memulai pembentukan koperasi serupa. Namun, laporan per 23 Mei masih belum lengkap karena kendala komunikasi, terutama di wilayah seperti Uesi dan Uluiwoi yang memiliki akses terbatas.

 

Terakhir, mengenai Bimbingan teknis (Bimtek) Nantinya, bagi pengurus dan anggota koperasi akan dilakukan pada tahap pengembangan, dengan porsi pelatihan sebesar 90% praktik dan 10% teori, sesuai arahan dari Kementerian Koperasi.

 

Penulis : Asrianto Daranga

Author

nuansasultra@gmail.com

Related Posts

Ambo Dalle Klaim Rugi Rp40 Juta, Dugaan Penipuan Kerja Sama Bisnis Dilaporkan ke Polisi

Koltim, Nuansa Sultra – Dugaan penipuan dengan modus kerja sama bisnis dilaporkan ke Polres Kolaka Timur (Koltim), Sulawesi Tenggara, Kamis (3/9/2026). Seorang...

Read out all

HUT RI ke-81 Amonggedo, Desa Dunggua Raih Juara Umum dengan Tiga Medali

Konawe, Nuansa sultra – Desa Dunggua tampil sebagai juara umum pada perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kecamatan Amonggedo, Kabupaten Konawe,...

Read out all

Polda Sultra Perkuat Penanganan Karhutla, Mitigasi Dampak hingga Jaringan PLN

Kendari, Nuansa Sultra – Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) memperkuat kesiapsiagaan menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui peningkatan kemampuan personel, kesiapan sarana...

Read out all

35 Lakalantas di Koltim, Enam Orang Meninggal Dunia hingga Agustus 2026

Koltim, Nuansa Sultra – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kolaka Timur mencatat 35 kasus kecelakaan lalu lintas (lakalantas) sepanjang Januari hingga Agustus...

Read out all

Plt Bupati Koltim Sambangi Kejari Kolaka, Sampaikan Ucapan Selamat Hari Jadi Adhyaksa ke-81

Kolaka, Nuansa Sultra – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kolaka Timur (Koltim) dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kolaka terus diperkuat. Hal itu ditunjukkan melalui kunjungan...

Read out all

Yosep Sahaka dan Forkopimda Turun Langsung Pantau Titik Api, Koltim Perkuat Penanganan Karhutla

Koltim, Nuansa Sultra – Pemerintah Daerah (Pemda) Kolaka Timur (Koltim), Sulawesi Tenggara (Sultra), memperkuat langkah pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan...

Read out all