KOLTIM, NUANSA SULTRA – Pemerintah Desa Lamoare menggelar Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) dalam rangka pembentukan Koperasi Merah Putih yang berlangsung pada Sabtu (24/05/2025) di Balai Kantor Desa Lamoare.

 

Kegiatan ini dipimpin oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Lamoare dan dihadiri oleh Kepala Desa Aang Kunaifi, tenaga ahli pendamping desa, Tokoh pemuda, Tokoh masyarakat, Tokoh agama, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta tim teknis Kopdes Merah Putih dari Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Koperindag) Koltim.

 

Aang Kunaifi, menyampaikan bahwa pembentukan Koperasi Merah Putih merupakan tindak lanjut atas instruksi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Pemerintah desa, menurutnya, berkomitmen penuh dalam mendukung program strategis nasional yang bertujuan mempercepat pembangunan ekonomi masyarakat desa melalui wadah koperasi.

 

Dalam Musdesus tersebut, telah disepakati dan dibentuk lima orang pengurus koperasi yang terdiri dari ketua, wakil ketua, sekretaris, bendahara, dan anggota. Kriteria pemilihan pengurus di antaranya adalah berdomisili di Desa Lamoare dan berusia minimal 22 tahun. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa pengurus memiliki kapasitas dan sumber daya manusia yang memadai.

 

Aang menegaskan bahwa kepala desa, perangkat desa, dan anggota BPD tidak diperkenankan menjadi pengurus koperasi demi menjaga netralitas dan menghindari isu nepotisme. Proses pembentukan dilakukan secara terbuka, dengan undangan disebarkan melalui media sosial dan undangan tertulis oleh para kepala dusun.

 

Lebih lanjut, Ia berharap kehadiran Koperasi Merah Putih dapat menunjang kegiatan ekonomi lokal, terutama dalam mendukung BUMDes yang saat ini bergerak di bidang peternakan ayam petelur. Dengan populasi mencapai sekitar 2.600 ekor, koperasi diharapkan dapat memasok pakan ternak, sehingga menciptakan perputaran ekonomi dalam desa itu sendiri.

 

“Kami ingin uang dari luar bisa berputar di dalam desa. Pakan ayam nanti dibeli dari koperasi, lalu dijual ke BUMDes. Dengan begitu, roda ekonomi desa terus bergerak,” jelas Aang.

 

Musyawarah juga dihadiri oleh Kepala Dinas Koperindag Koltim, Supriadi, S.Pd., M.Si., dan perwakilan pemerintah kabupaten. Pemerintah desa menyampaikan terima kasih atas dukungan penuh terhadap pembentukan koperasi tersebut. Ke depan, pengurus diharapkan mampu menjalankan tugas sesuai dengan perannya dan memajukan ekonomi masyarakat.

 

Dalam hal legalitas, pembuatan akta notaris koperasi direncanakan menggunakan dana operasional 3% dari Dana Desa, dengan estimasi biaya sekitar Rp2.500.000. Terkait modal awal, telah disepakati adanya simpanan pokok dan simpanan wajib bagi anggota dan pengurus koperasi. Namun, alokasi dana dari APBDes untuk koperasi masih menunggu regulasi resmi dari pemerintah pusat.

 

Kades lamoare juga menyoroti pentingnya kehati-hatian dalam pengelolaan sistem simpan pinjam. Ia menekankan bahwa masyarakat yang telah memiliki pinjaman di BUMDes tidak otomatis bisa meminjam di koperasi tanpa seleksi kelayakan.

 

“Kami akan melakukan survei dan seleksi ketat agar tidak terjadi kredit macet ganda,” ujarnya.

 

Terakhir, Aang menyatakan bahwa regulasi resmi dari pemerintah pusat akan menjadi pedoman selanjutnya, termasuk terkait syarat pencairan Dana Desa tahap kedua. Pertemuan lanjutan dengan pihak Kementerian Desa dijadwalkan dalam waktu dekat di kantor gubernur.

 

Penulis : Asrianto Daranga

Author

nuansasultra@gmail.com

Related Posts

Pemkab Koltim Gandeng FKIP UHO Dorong Peningkatan Mutu Pendidikan Lewat Pelatihan Deep Learning bagi Guru SD

Koltim, Nuansa Sultra – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kolaka Timur (Koltim) menggandeng Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Halu Oleo (UHO) untuk...

Read out all

Paripurna Pengusulan Bupati Definitif Koltim Kembali Gagal Kuorum, NasDem : Hormati Sikap Politik Setiap Fraksi

Koltim, Nuansa Sultra – Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) dengan agenda pengusulan dan pengangkatan bupati definitif kembali batal dilaksanakan setelah...

Read out all

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Pemerintah dan Warga Welala Swadaya Perbaiki Jalan Berlubang

Koltim, Nuansa Sultra – Pemerintah Kelurahan Welala bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kab. Kolaka Timur. Pemerintah Kecamatan Ladongi, Lembaga...

Read out all

Plt. Bupati Koltim Tinjau Jembatan Peroa, Pembangunan Ditargetkan Rampung 2027

Koltim, Nuansa Sultra – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kolaka Timur (Koltim) berkomitmen mempercepat pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung terhadap peningkatan konektivitas dan perekonomian...

Read out all

Bahtra Banong dan Yosep Sahaka Dorong Literasi Pertanahan Melalui Sosialisasi Program Strategis ATR/BPN di Koltim

Koltim, Nuansa Sultra – Plt. Bupati Kolaka Timur (Koltim), H. Yosep Sahaka, S.Pd., M.Pd., mengajak masyarakat meningkatkan literasi pertanahan guna memperkuat kepastian...

Read out all

Hijrahwati Yosep Sahaka Pimpin Dekranasda Koltim Promosikan Kain Tenun Sorume di Ajang Nasional Dekranas

Makassar, Nuansa Sultra – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kolaka Timur (Koltim) melalui Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Koltim mengikuti rangkaian peringatan Hari...

Read out all