KOLTIM, NUANSA SULTRA – Dalam rangka mendukung Program Asta cita Ke 2 Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, Tim Gugus Tugas Ketahanan Pangan Kabupaten Kolaka Timur (Koltim)  menggelar rapat koordinasi lintas Sektor pada Senin (05/05/2025). Kegiatan ini berlangsung di Warkop Bos Eko, Kecamatan Tirawuta, Kabupaten Kolaka Timur.

 

Hadir dalam pertemuan tersebut antara lain Asisten II, La Fala, Kepala Dinas Pertanian, Ridwan, Kasat Intel Polres Koltim, Iptu Ilham Lahi, S.H., Kanit Tipikor Ipda, Syamsul Ridjal, S.H., Kadis Perindag, Supriyadi, S.Pd., M.Si., Kadis BPMD, Kusram Maroli, Kadis Ketahanan Pangan, Dr. Idarwarti, perwakilan BPS, Nita Isnawati, S.ST., M.M., Serda, Hendriawan, dan Kepala Gudang Bulog, Jasman.

 

Kapolres Koltim, AKBP Tinton Yudha Riambodo, S.H., S.I.K., M.H., yang diwakili oleh Kabag SDM Kompol Syariddin, S.H., menyatakan bahwa pertemuan ini bertujuan untuk menyatukan langkah dan strategi dalam mendukung kelancaran Program Asta cita Ke 2  Ketahanan Pangan Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam peningkatan produksi dan distribusi jagung serta gabah di wilayah Kolaka Timur.

 

Selain itu, Kabag Sdm, Syariddin menjelaskan ada beberapa poin penting dalam pembahasan, salah satu fokus utama adalah pemenuhan kebutuhan benih jagung dan pencarian lahan produktif yang potensial untuk menunjang produksi pangan. serta kesiapan Bulog dalam menampung hasil panen

 

“Fokus utama saat ini adalah memastikan ketersediaan benih, pencarian lahan produktif, serta kesiapan Bulog dalam penyerapan hasil panen,” jelas Kompol Syariddin.

 

Ia juga menambahkan bahwa kepala Gudang Bulog telah menyatakan komitmennya dalam mendukung penyimpanan dan distribusi hasil pertanian lokal secara tepat sasaran.

 

Pemerintah daerah melalui dinas terkait diminta aktif turun ke lapangan untuk menyosialisasikan harga jual gabah dan jagung yang sesuai dengan ketetapan pemerintah pusat, guna menciptakan pemahaman yang merata dan mencegah praktik manipulatif oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

 

Sebagai langkah lanjutan, akan dilakukan survei lahan penanaman jagung dan padi, dengan melibatkan kelompok tani setempat demi memastikan implementasi program Asta cita Ke 2 berjalan efektif dan efisien.

 

“Survei lahan ini penting dalam mendukung peningkatan swasembada pangan di Kolaka Timur,” ungkap Kompol Syariddin.

 

Tak kalah penting, dalam pertemuan ini juga membahas strategi menghadapi potensi inflasi akibat praktik mafia perdagangan, terutama dalam komoditas cabai dan beras. Situasi ini dinilai berpotensi mengganggu stabilitas program ketahanan pangan di tingkat lokal.

 

Kompol Syariddin, menegaskan komitmennya untuk terus mengawal pelaksanaan program Asta cita Ke 2 ketahanan pangan agar berjalan lancar, aman, dan sesuai dengan target nasional. Sinergi dan kerja sama antar instansi menjadi kunci dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan di masa depan.

 

Penulis : Asrianto Daranga

Author

nuansasultra@gmail.com

Related Posts

Jangan Terjebak Dikotomi Teknokrat dan Non-Teknokrat : Saatnya Bicara Kompetensi, Bukan Latar Belakang

Oleh : H. Fajar Meronda, S.E., M.T  (Angkatan Muda Sulawesi Tenggara)   Nuansa Sultra – Wacana pergantian Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi...

Read out all

Midul Makati Nilai Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis Adrie Yunus sebagai Ancaman bagi Demokrasi

Jakarta, Nuansa Sultra – Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Islam (PP-GPI) mengutuk keras tindakan penyiraman air keras yang menimpa aktivis Komisi untuk Orang...

Read out all

JPKPN Layangkan Sanggahan Keras ke BWS Sulawesi IV, Soroti Dugaan “Poles Permukaan” Proyek Irigasi Trimulya

Kendari, Nuansa Sultra – Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan Nasional (JPKPN), Woroagi Agima, secara resmi menyampaikan surat sanggahan terhadap tanggapan Balai Wilayah Sungai...

Read out all

Ketua BK DPRD Koltim I Made Margi Tegaskan Status Husain Tanggapili Masih Dikaji Sesuai Tata Tertib

Koltim, Nuansa Sultra – Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Kolaka Timur, I Made Margi, menegaskan bahwa pihaknya masih mengkaji status anggota DPRD,...

Read out all

JPKPN dan GSPI Sultra Dukung PPI Usut Dugaan Kongkalikong Limbah di Morosi hingga ke DPRD Konawe

Konawe, Nuansa Sultra – Dukungan terhadap upaya pengungkapan dugaan praktik bisnis limbah ilegal di kawasan industri Morosi, Kabupaten Konawe, terus menguat. Terbaru,...

Read out all

Proyek Rehabilitasi Irigasi Tersendat, Petani Empat Desa di Poli-Polia Terancam Gagal Tanam dan Kesulitan Bayar KUR.

Koltim, Nuansa Sultra – Beberapa bulan lalu, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Andowengga menggelar musyawarah bersama pemerintah daerah, pelaksana proyek, dan masyarakat guna...

Read out all