Jakarta, Nuansa Sultra – Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Islam (PP-GPI) mengutuk keras tindakan penyiraman air keras yang menimpa aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Adrie Yunus. Peristiwa tersebut dinilai sebagai tindakan kekerasan yang tidak dapat dibenarkan dan menjadi ancaman serius terhadap keselamatan para pembela hak asasi manusia di Indonesia.

Ketua Bidang Hukum dan HAM PP GPI, Midul Makati, SH.,MH., menyatakan bahwa tindakan brutal itu mencederai nilai-nilai kemanusiaan serta melemahkan prinsip supremasi hukum. Ia menegaskan bahwa kekerasan terhadap aktivis sipil tidak hanya melukai korban secara fisik, tetapi juga menciptakan ketakutan bagi masyarakat yang memperjuangkan keadilan dan kebenaran.

Menurutnya, serangan tersebut mencerminkan ancaman nyata terhadap kebebasan berekspresi dan partisipasi publik dalam mengawal penegakan hukum. Dalam negara demokrasi, keberadaan masyarakat sipil memiliki peran penting sebagai pengawas kebijakan dan penjaga nilai-nilai keadilan sosial.

Ia  menegaskan bahwa perlindungan terhadap pembela hak asasi manusia telah dijamin dalam Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia. Selain itu, Peraturan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Nomor 5 Tahun 2015 tentang Prosedur Perlindungan Pembela HAM mengatur mekanisme perlindungan bagi individu atau kelompok yang memperjuangkan hak-hak dasar warga negara.

Berdasarkan ketentuan tersebut, Midul menilai bahwa serangan terhadap Adrie Yunus tidak boleh dianggap sebagai kasus kriminal biasa. Tindakan itu dipandang sebagai bentuk intimidasi terhadap gerakan masyarakat sipil yang selama ini berperan aktif dalam mengawal penegakan hukum dan perlindungan hak asasi manusia

PP-GPI mendesak aparat penegak hukum untuk segera mengusut tuntas peristiwa ini secara cepat, profesional, dan transparan. Pengungkapan pelaku serta motif di balik serangan itu dinilai sangat penting guna memastikan keadilan bagi korban dan menjaga kepercayaan publik terhadap sistem hukum.

Selain itu, PP-GPI mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menolak segala bentuk kekerasan dan menjaga ruang demokrasi tetap sehat, aman, serta berkeadaban. Partisipasi masyarakat dalam mengawasi jalannya pemerintahan dan penegakan hukum harus dilindungi dari segala bentuk intimidasi.

Sebagai bentuk solidaritas, PP-GPI menyampaikan dukungan moral kepada Adrie Yunus dan keluarga agar tetap kuat menghadapi musibah tersebut. Midul juga berharap korban segera pulih dan dapat kembali melanjutkan perjuangannya dalam memperjuangkan keadilan dan perlindungan hak asasi manusia di Indonesia.

 

Penulis : Asrianto Daranga

Author

nuansasultra@gmail.com

Related Posts

Guruh Soekarno Putra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun

Jakarta, Nuansa Sultra – Seniman sekaligus politikus Guruh Soekarno Putra meninggal dunia pada Sabtu (26/9/2026) pagi dalam usia 73 tahun. Putra bungsu...

Read out all

Bapenda Koltim Targetkan PAD Rp17,72 Miliar pada 2026

Koltim, Nuansa Sultra – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) menargetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp17,72 miliar pada 2026....

Read out all
Polres Kolaka Timur

Polres Koltim Gagalkan Peredaran Sabu 30,5 Gram di Lambandia

Koltim, Nuansa Sultra – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kolaka Timur (Koltim) menggagalkan dugaan peredaran narkotika jenis sabu seberat 30,5 gram bruto...

Read out all
Foto : Rismanto Runda, S. Sos, M.M Sekretaris Daerah Kolaka Timur

Kolaka Timur Raih TPID Award 2026, Terbaik se-Sulawesi

Jakarta, Nuansa Sultra – Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) meraih TPID Award 2026 sebagai Kabupaten/Kota Berprestasi Terbaik Wilayah Sulawesi....

Read out all

Pimpin Tim Verval, Sekda Koltim Rismanto Runda Pastikan Kesiapan KDKMP Putemata

Koltim, Nuansa Sultra – Pemerintah Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) memastikan kesiapan pembangunan fisik Gerai, Pergudangan, dan Kelengkapan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP)...

Read out all

Irwansyah Bakal Hadirkan BSU Asoka ke Koltim, Sampah Ditarget Jadi Sumber Ekonomi Warga

Makassar, Nuansa Sultra – Pengelolaan sampah di Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) didorong tidak lagi sebatas persoalan lingkungan, tetapi menjadi sumber nilai ekonomi...

Read out all