Kendari, Nuansa Sultra – Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan Nasional (JPKPN), Woroagi Agima, secara resmi menyampaikan surat sanggahan terhadap tanggapan Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi IV Kendari terkait dugaan ketidaksesuaian pelaksanaan proyek Daerah Irigasi (DI) Trimulya di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara. Sanggahan tersebut menjadi bagian dari upaya pengawasan masyarakat terhadap pelaksanaan proyek strategis yang menggunakan anggaran negara.

Surat sanggahan bernomor 74.006/DPP-JPKPN/SULTRA/III/2026 yang diterbitkan pada rabu, (11/03/2026) itu ditandatangani Sekretaris Jenderal DPP JPKPN, Woroagi Agima, dalam dokumen tersebut, Ia menyoroti sejumlah persoalan yang dinilai berpotensi mengganggu transparansi, akuntabilitas, serta kualitas pembangunan infrastruktur irigasi di wilayah tersebut.

Poin pertama yang disoroti adalah ketidaksinkronan nilai kontrak proyek. JPKPN menemukan adanya perbedaan data antara informasi yang tercantum pada papan proyek di lapangan dengan penjelasan resmi dari pihak BWS Sulawesi IV. Perbedaan tersebut berkaitan dengan nilai anggaran proyek yang tercatat masing-masing sebesar Rp99.657.067.710 dan Rp63.600.710.000.

Woroagi menilai ketidaksesuaian data tersebut dapat menimbulkan kebingungan publik serta berpotensi mengurangi transparansi penggunaan anggaran negara. Oleh karena itu, organisasi tersebut mendesak pihak terkait untuk membuka rincian alokasi anggaran proyek per titik pekerjaan di kabupaten maupun kota agar penggunaan dana dapat dipantau secara jelas oleh masyarakat.

Selain persoalan administrasi anggaran, Woroagi juga mengungkap temuan teknis di lapangan. Berdasarkan hasil pengecekan fisik pada delapan titik sampel, tim JPKPN menemukan indikasi penggunaan kembali material batu dari konstruksi lama dalam pekerjaan rehabilitasi saluran irigasi.

Menurutnya, sebagian pekerjaan diduga hanya dilakukan melalui metode yang mereka sebut sebagai “poles permukaan”. Metode tersebut berupa penambalan atau lapisan acian tipis pada struktur lama sehingga secara visual tampak seperti bangunan baru, meskipun struktur dasarnya masih menggunakan konstruksi lama.

JPKPN menilai kondisi tersebut berpotensi tidak sejalan dengan laporan progres pekerjaan yang telah disampaikan kepada publik. Oleh karena itu, organisasi tersebut mendorong dilakukan pemeriksaan teknis secara terbuka untuk memastikan kesesuaian antara volume pekerjaan, kualitas konstruksi, dan penggunaan anggaran proyek.

Sebagai langkah konkret, JPKPN juga menantang Satuan Kerja Non-Vertikal Tertentu (SNVT) PJPA Sulawesi IV untuk melakukan audit atau opname lapangan secara bersama dan transparan. Pemeriksaan tersebut diharapkan mengacu pada prinsip integritas sebagaimana komitmen sistem manajemen anti penyuapan berbasis standar ISO 37001:2016.

Terakhir, Ia menegaskan bahwa klarifikasi dan tindakan korektif sangat penting demi menjaga kualitas pembangunan serta melindungi kepentingan masyarakat, khususnya para petani yang bergantung pada sistem irigasi tersebut. 

 

Hingga berita ini diturunkan, pihak BWS Sulawesi IV Kendari belum memberikan pernyataan lanjutan terkait sanggahan maupun usulan audit bersama yang disampaikan oleh JPKPN.

 

Laporan : Asrianto Daranga

Author

nuansasultra@gmail.com

Related Posts

Ketua Umum PJI Hartanto Boechori Tiba di Samarinda, Siap Kukuhkan DPD PJI Kaltim 2026–2030

Samarinda, Nuansa Sultra – Ketua Umum Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI) Hartanto Boechori bersama istrinya, Susy, tiba di Bandar Udara Aji Pangeran Tumenggung...

Read out all

Polres Koltim Gelar Gerakan Pangan Murah, 2 Ton Beras Disiapkan untuk Warga Simbalai dan Sekitarnya

Koltim, Nuansa Sultra – Kepolisian Resor (Polres) Kolaka Timur (Koltim) melalui Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) dengan menyediakan...

Read out all

JPKP Sultra Pertanyakan Aktivitas Kapal Pelingkar di Waode Buri : Sesuai Aturan atau Tidak!

Butur, Nuansa Sultra – Aktivitas bongkar muat hasil tangkapan kapal pelingkar (purse seiner) asal luar daerah di Pelabuhan Waode Buri, Kecamatan Kulisusu Utara,...

Read out all

Ladongi Jaya Bergemuruh, Panjat Pinang hingga Malam Semarakkan HUT RI ke-81, Lurah Apresiasi Kolaborasi Warga dan Mahasiswa

Koltim, Nuansa Sultra – Semangat gotong royong dan kebersamaan warga mewarnai rangkaian perlombaan dalam menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik...

Read out all

Pimpin HUT RI ke-81, Gubernur Sultra Serahkan Bantuan untuk Disabilitas, Lansia hingga Mobil Jenazah RSUD Bahteramas

Kendari, Nuansa Sultra – Upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di lingkungan Pemprov Sulawesi Tenggara (Sultra) berlangsung sukses di halaman Kantor...

Read out all

Gubernur Sultra Serahkan Remisi HUT RI ke-81, 1.943 Warga Binaan Dapat Pengurangan Masa Pidana

Kendari, Nuansa Sultra – Sebanyak 1.943 narapidana dan Anak Binaan di Sulawesi Tenggara (Sultra) menerima remisi dan pengurangan masa pidana dalam rangka...

Read out all