KONAWE, NUANSA SULTRA – Lembaga Kajian Sejarah Adat dan Budaya Tolaki Sulawesi Tenggara (Karada Tolaki Sultra) secara resmi menyampaikan dukungan penuh atas terpilihnya Dr. H. Lukman Abunawas, SH., M.Si., MH. sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Adat Tolaki Sultra (DPP LAT Sultra) periode 2025–2030.

 

Dukungan ini disampaikan langsung oleh Ketua Karada Tolaki Sultra, Samsidar, yang menilai bahwa sosok Dr. Lukman adalah figur kharismatik dan visioner yang dipercaya mampu membawa perubahan signifikan bagi pelestarian adat dan budaya Tolaki.

 

Menurut Samsidar, Karada Tolaki Sultra sebagai lembaga yang berorientasi pada pelestarian sejarah, adat, dan budaya Tolaki sangat berharap agar kepemimpinan DPP LAT Sultra yang baru dapat mengayomi seluruh masyarakat Tolaki di wilayah daratan Konawe, Mekongga, serta diaspora Tolaki di seluruh Indonesia.

 

“Pelestarian nilai-nilai budaya itu tidak hanya menjadi tanggung jawab lembaga adat, tetapi juga seluruh elemen masyarakat, sehingga diperlukan sinergi yang kuat antara DPP LAT dan lembaga-lembaga budaya lainnya,” Ujar samsidar pada awak media (19/05/2025)

 

Lebih lanjut, Samsidar menyampaikan pentingnya kolaborasi antar lembaga adat dalam rangka menjaga kesinambungan budaya Tolaki. Karada Tolaki Sultra siap bersinergi dengan DPP LAT Sultra dalam menyusun dan menjalankan program strategis pelestarian budaya. Dalam pandangannya, kolaborasi yang harmonis dapat menjadi fondasi utama dalam menjaga warisan leluhur agar tetap relevan dengan perkembangan zaman.

 

Namun, tantangan yang dihadapi ke depan tidaklah ringan. Salah satu tantangan terbesar adalah menyatukan arah dan pandangan masyarakat Tolaki yang kini semakin beragam. Konsep-konsep adat seperti medulu, mepokoaso, samaturu, dan meronga-ronga perlu terus ditanamkan sebagai nilai hidup sehari-hari masyarakat Tolaki. Oleh karena itu, peran pemimpin adat sangat vital dalam menyatukan kembali semangat kolektif ini di tengah perubahan sosial yang dinamis.

 

Dalam konteks hubungan dengan pemerintah daerah, Samsidar juga menekankan pentingnya dukungan dari pemerintah provinsi serta kabupaten/kota. Menurutnya, dukungan kebijakan dan anggaran dari pemerintah sangat dibutuhkan untuk mendukung program-program pelestarian budaya yang dirancang oleh DPP LAT Sultra. Ini termasuk kegiatan pendidikan budaya, dokumentasi warisan leluhur, hingga revitalisasi situs-situs adat Tolaki.

 

Karada Tolaki Sultra menilai bahwa Dr. H. Lukman Abunawas memiliki kapasitas dan jaringan yang luas, baik di tingkat lokal maupun nasional, untuk membangun komunikasi dan sinergi yang kuat antar lembaga adat. Dengan pengalaman dan kharisma yang dimilikinya, diharapkan ia mampu menjalin hubungan harmonis antara DPP LAT Sultra dengan lembaga adat lainnya serta stakeholder terkait demi tujuan bersama.

 

Terakhir, Karada Tolaki Sultra menitipkan pesan adat yang sarat makna kepada Ketua Umum DPP LAT Sultra terpilih:

 

“Leundo meronga-ronga, wanggangge melondongge, sara peowaindo Tolaki Wonua Sulawesi Tenggara. Anoo laa ieki ano pewanggahako, ano nunulai padulaindo ronga atepute. Penao moroaha butuu Ine sara peowaindo Tolaki “KALOSARA”. Inae konasara iee pinesara, inae liasara iee pinesara.” Tutur Samsidar

 

Artinya :

 

( Mari Bersama-sama mengangkat , melestarikan adat dan budaya kita tolaki di bumi Sulawesi tenggara , supaya tetap terjaga dan lestari, serta perhatian kita dengan hati yang putih , hati yang suci, terhadap adat dan budaya kita ” KALOSARA” Siapa yang menghormati dan menghargai adat, maka ia akan dihormati dan dihargai, siapa yg tidak menghargai dan menghormati adat ,ia akan dikasari/ tidak dihormati dan dihargai )

 

Pesan ini menjadi simbol harapan bahwa kepemimpinan baru dapat menjadi pengayom dan penjaga nilai-nilai luhur budaya Tolaki di tengah arus modernitas.

 

Penulis : Asrianto Daranga

Author

nuansasultra@gmail.com

Related Posts

Pemkot Kendari Evaluasi 3.038 PPPK Paruh Waktu, 68 Tak Lanjut

Kendari, Nuansa Sultra – Pemerintah Kota Kendari mulai memfinalisasi evaluasi terhadap 3.038 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu hasil penerimaan 2025...

Read out all

Tiga Hari, BPBD dan Basarnas Lakukan Pencarian Lansia 80 Tahun di Koltim Belum Ditemukan

Koltim, Nuansa Sultra – Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) bersama Basarnas melakukan pencarian terhadap seorang warga lanjut...

Read out all

Guruh Soekarno Putra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun

Jakarta, Nuansa Sultra – Seniman sekaligus politikus Guruh Soekarno Putra meninggal dunia pada Sabtu (26/9/2026) pagi dalam usia 73 tahun. Putra bungsu...

Read out all

Bapenda Koltim Targetkan PAD Rp17,72 Miliar pada 2026

Koltim, Nuansa Sultra – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) menargetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp17,72 miliar pada 2026....

Read out all
Polres Kolaka Timur

Polres Koltim Gagalkan Peredaran Sabu 30,5 Gram di Lambandia

Koltim, Nuansa Sultra – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kolaka Timur (Koltim) menggagalkan dugaan peredaran narkotika jenis sabu seberat 30,5 gram bruto...

Read out all
Foto : Rismanto Runda, S. Sos, M.M Sekretaris Daerah Kolaka Timur

Kolaka Timur Raih TPID Award 2026, Terbaik se-Sulawesi

Jakarta, Nuansa Sultra – Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) meraih TPID Award 2026 sebagai Kabupaten/Kota Berprestasi Terbaik Wilayah Sulawesi....

Read out all