Konawe,Nuansa Sultra – Akses transportasi yang menghubungkan Kabupaten Konawe dan Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) terputus total setelah jembatan penghubung di wilayah Kecamatan Asinua, Konawe, mengalami kerusakan serius akibat tanah amblas pada bagian ujung jembatan, Selasa (16/06/2026).

Jembatan yang menjadi jalur utama penghubung antara Desa Ambekairi Utama, Kecamatan Latoma, Kabupaten Konawe, dengan Desa Amololu, Kecamatan Uluiwoi, Kabupaten Kolaka Timur tersebut rusak setelah pondasi utama tergerus erosi akibat curah hujan tinggi yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.

Akibat kondisi tersebut, struktur penopang jembatan ambruk sehingga tidak dapat dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat. Jalur ini diketahui menjadi akses penting bagi aktivitas ekonomi, distribusi barang, serta mobilitas harian masyarakat di kedua wilayah.

Menanggapi kondisi darurat tersebut, personel Polsek Abuki bersama Bhabinkamtibmas Latoma, Aipda Anton LP, serta masyarakat setempat segera turun ke lokasi untuk melakukan penanganan sementara.

Dengan peralatan sederhana, aparat kepolisian bersama warga bergotong royong membangun jembatan darurat menggunakan batang kelapa yang disusun sebagai gelagar utama. Upaya ini dilakukan agar akses masyarakat dapat kembali terbuka sementara waktu sambil menunggu perbaikan permanen dari pihak terkait.

Aipda Anton LP menjelaskan bahwa langkah tersebut merupakan tindakan cepat tanggap darurat untuk menjaga kelancaran aktivitas warga. Ia menegaskan bahwa meskipun jembatan darurat ini memiliki keterbatasan daya tahan, keberadaannya sangat penting untuk menghubungkan kembali jalur transportasi yang sempat terputus.

“Kami bersama masyarakat berupaya semaksimal mungkin agar akses ini bisa kembali digunakan, meskipun sifatnya sementara,” ujarnya di lokasi kejadian.

Hingga saat ini, jembatan darurat tersebut mulai dapat dilalui secara terbatas, sementara pihak terkait diharapkan segera melakukan penanganan lanjutan guna mencegah terulangnya kejadian serupa dan memulihkan infrastruktur secara permanen.

 

Penulis : Asrianto Daranga

Tinggalkan Balasan

Author

nuansasultra@gmail.com

Related Posts

Permudah Warga, Lurah Raterate Hadirkan Aplikasi Pelayanan Digital Simpel Kelurahan

Koltim, Nuansa Sultra – Perkembangan teknologi informasi mendorong pemerintah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik. Menjawab kebutuhan tersebut, Kelurahan Raterate menghadirkan inovasi...

Read out all

Cegah Kesalahpahaman, Mengapa BLT-DD Tahun 2026 Berbeda di Setiap Desa? Ini Penjelasan Pendamping Desa 👇

Koltim, Nuansa Sultra – Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Tahun Anggaran 2026 di sejumlah desa di Kabupaten Kolaka Timur (Koltim)...

Read out all

Dampak Kebijakan Program Nasional, BLT Dana Desa Mondoke Menurun dan Bayar Honor Kader

Koltim, Nuansa Sultra – Pemerintah Desa (Pemdes) Mondoke, Kecamatan Lambandia, Kabupaten Kolaka Timur, menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Untuk Triwulan...

Read out all

Pemdes Tongandiu Salurkan BLT-DD Enam Bulan Sekaligus kepada 18 KPM, Kader Desa Terima Honor

Koltim, Nuansa Sultra – Pemerintah Desa (Pemdes) Tongandiu, Kecamatan Ladongi, Kabupaten Kolaka Timur, kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Tahap...

Read out all

Pemdes Iwoimea Jaya Salurkan BLT-DD kepada 14 KPM, Prioritaskan Warga yang Belum Tersentuh Bantuan Lain

Koltim, Nuansa Sultra – Pemerintah Desa (Pemdes) Iwoimea Jaya, Kecamatan Aere, menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) periode Januari hingga Juni...

Read out all

Meski Anggaran Terbatas, Pemdes Ulundoro Salurkan BLT-DD Tahap I kepada 20 KPM dan Honor Kader Desa

Koltim, Nuansa Sultra – Pemerintah Desa (Pemdes) Ulundoro, Kecamatan Aere, Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD)...

Read out all