
- 0
- 377 words
Koltim, Nuansa Sultra – Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (Distanak) Kolaka Timur (Koltim), Ridwan, S.Pi, M.Si., memastikan ketersediaan hewan kurban untuk Hari Raya Idul adha 1447 Hijriah dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat. Hal tersebut disampaikan Ridwan saat memberikan keterangan kepada awak media di ruang kerjanya. Pada Senin (18/05/2026)
Ridwan menjelaskan bahwa pihaknya telah menetapkan petugas pemeriksa kesehatan hewan kurban yang akan bertugas di seluruh wilayah Koltim. Petugas tersebut bertanggung jawab melakukan pemeriksaan kesehatan hewan sebelum proses penyembelihan guna memastikan hewan kurban memenuhi syarat kesehatan dan layak dikonsumsi masyarakat.
Berdasarkan data sementara Distanak tersedia sekitar 927 ekor sapi dan 180 ekor kambing yang memenuhi kriteria hewan kurban. Seluruh hewan tersebut telah memenuhi standar usia serta ukuran yang sesuai ketentuan syariat dan kesehatan hewan kurban.
Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat yang ingin berkurban agar berkoordinasi dengan petugas kesehatan hewan yang telah ditetapkan. Pemeriksaan kesehatan hewan sebelum penyembelihan menjadi langkah penting untuk menjamin keamanan daging kurban yang akan dibagikan kepada masyarakat.
Ridwan menegaskan bahwa seluruh proses pemeriksaan kesehatan hewan kurban tidak dipungut biaya. Pemda Koltim memastikan tidak ada pungutan apa pun dalam pelayanan pemeriksaan kesehatan hewan yang dilakukan oleh petugas di lapangan.
Ia menyebutkan, jika dibandingkan dengan jumlah hewan kurban tahun 2025 lalu yang mencapai sekitar 660 ekor sapi, maka ketersediaan hewan kurban tahun ini dinilai lebih dari cukup. Dengan stok yang tersedia saat ini, masyarakat Koltim tidak perlu mencari hewan kurban dari luar daerah karena kebutuhan lokal dipastikan dapat terpenuhi.
Selain itu, Pemda Koltim juga menerima bantuan kemasyarakatan berupa satu ekor sapi kurban dari Presiden RI, Prabowo Subianto. Sapi bantuan tersebut berasal dari peternak Kecamatan Mowewe dengan bobot sekitar 965 kilogram dan diperkirakan kini telah mencapai berat hampir satu ton.
Sapi bantuan presiden tersebut merupakan milik Rohim, peternak asal Desa Watupute, Kecamatan Mowewe. Proses penandatanganan kontrak bantuan telah selesai dilakukan. Sementara itu, lokasi pelaksanaan kurban telah ditetapkan di Masjid Desa Tumbudadio berdasarkan koordinasi antara Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) dan Pemerintah Kab. Koltim
Ridwan menambahkan, masyarakat yang memiliki niat untuk berkurban dapat menghubungi petugas peternakan di masing-masing kecamatan.Menurutnya, sejumlah peternak lokal selama ini memang fokus pada usaha penggemukan sapi untuk kebutuhan kurban.
“Dengan ketersediaan sekitar 920 ekor sapi yang tercatat saat ini, Pemerintah daerah optimistis stok hewan kurban tetap aman dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Iduladha 1447 Hijriah,” Tutup Ridwan
Penulis : Asrianti Daranga.