Koltim, Nuansa Sultra – Banjir yang terjadi pada Jumat, 8 Mei 2026, melanda hampir seluruh wilayah kecamatan di Kab. Kolaka Timur (Koltim), Sulawesi Tenggara. Dari sejumlah daerah terdampak, Kelurahan Horodopi, Kecamatan Mowewe, menjadi wilayah yang mengalami dampak paling parah akibat tingginya intensitas curah hujan dan meluapnya aliran sungai.

Pasca bencana tersebut, Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi IV Kendari dan Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan (BPBPK) Sultra yang berada di bawah naunganan Kementerian Pekerjaan Umum RI bergerak cepat menurunkan satuan tugas (satgas) bencana ke lokasi terdampak. Langkah ini dilakukan setelah adanya koordinasi dengan Pemda melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Sebagai bentuk penanganan lanjutan, BWS Sulawesi IV Kendari kembali melakukan kunjungan ke Kec. Mowewe pada Senin, 11 Mei 2026. Kunjungan tersebut melibatkan personel penuh yang terdiri dari kepala satuan kerja, pejabat pembuat komitmen (PPK), tim perencanaan, serta tim teknis untuk memastikan kondisi lapangan dan menyusun strategi mitigasi bencana secara menyeluruh.

Koordinator lapangan, Dewa Made Ratmawan, S.ST., M.T.,menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk menyiapkan langkah nyata dalam mengurangi risiko banjir di masa mendatang. 

“Kunjungan BWS dilakukan untuk memastikan kondisi lapangan sekaligus menyusun strategi mitigasi bencana agar kejadian banjir tidak terus berulang pada tahun-tahun berikutnya,” ujarnya.

Di sisi lain, BPBPK Sultra juga mengambil langkah konkret dengan menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak banjir di Kelurahan Horodopi. Penyaluran dilakukan menggunakan armada mobil tangki air milik BPBPK dan didampingi langsung oleh personel Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Koltim.

Kepala BPBD menjelaskan bahwa distribusi air bersih telah berlangsung sejak 9 Mei 2026. Pada tahap awal, penyaluran dilakukan oleh Pemda Koltim, kemudian didukung oleh BPBPK hingga saat ini. 

“Penyaluran air bersih mulai dilakukan sejak tanggal 9 hingga 10 Mei oleh pemerintah daerah. Selanjutnya, pada 11 Mei hingga hari ini, BPBPK melanjutkan distribusi air bersih kepada masyarakat terdampak di Kecamatan Mowewe, khususnya di Kelurahan Horodopi,” jelasnya.

Atas respons cepat tersebut, Pemda dan masyarakat Koltim menyampaikan apresiasi kepada BWS Sulawesi IV Kendari dan BPBPK Sultra. Pemerintah berharap sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dapat terus diperkuat dalam upaya penanganan serta mitigasi bencana alam di wilayah Kolaka Timur.

 

Penulis : Asrianto Daranga

Author

nuansasultra@gmail.com

Related Posts

Porsi MBG Hari Sabtu Diduga Tak Tersalurkan Berbulan-Bulan di Iwoimenda, SPPG Belum Beri Penjelasan

Kolaka, Nuansa Sultra – Penyaluran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Iwoimenda, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra) dipertanyakan. Hasil penelusuran awak...

Read out all

Jelang Bupati Cup 1 2026, BPBD Koltim Turunkan Watertank Pastikan Lapangan Gunung Jaya Siap Digunakan

Koltim, Nuansa Sultra – Menjaga kondisi lapangan tetap prima di tengah musim kemarau, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kolaka Timur (Koltim)...

Read out all

Waria Juga Warga Negara, Jangan Hanya Pandai Melarang, Pemimpin Harus Mampu Memberikan Jalan

Oleh : Asrianto Daranga, S.Ip (Jurnalistik Nuansa Sultra)  “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur” Setiap menjelang 17 Agustus, bangsa Indonesia selalu berbicara tentang...

Read out all

Yosep Sahaka Buka Lomba HUT ke-81 RI, Jadikan Olahraga dan Seni Perekat Persatuan

Koltim, Nuansa Sultra – Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) resmi dimulai. Plt. Bupati Koltim H. Yosep...

Read out all

Plt Bupati Koltim dan Kapolres Resmikan Jembatan Setia Produksi, Buka Akses Ekonomi Warga

Koltim, Nuansa Sultra – Jembatan Setia Produksi yang menghubungkan Kelurahan Ladongi Jaya dan Desa Iwoikondo, Kecamatan Ladongi, Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), resmi...

Read out all

Asisten II Koltim Buka Desa Cantik 2026 Dorong Pembangunan Berbasis Data

Koltim, Nuansa Sultra – Pemerintah Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) mendorong penguatan tata kelola data di tingkat desa agar kebijakan pembangunan lebih terukur...

Read out all