Koltim, Nuansa Sultra – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) melalui Dinas Sosial menyalurkan bantuan sosial tanggap darurat kepada warga terdampak banjir di Ds. Talinduka dan Ds. Lamosila, Kecamatan Dangia, Rabu (13/05/2026). Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam.

Kegiatan penyaluran bantuan dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Dinas Sosial Koltim, Sulkarnain, SKM. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Dangia, I Wayan Gede Edy Sanjaya, SE., MM., TKSK Kecamatan Dangia, serta pemdes setempat guna memastikan proses distribusi bantuan berjalan lancar dan tepat sasaran.

Dalam kegiatan itu, Kabid Linjamsos, Sulkarnain, menyerahkan bantuan kepada pihak kecamatan dan pemdes untuk selanjutnya didistribusikan kepada warga terdampak banjir melalui koordinasi bersama aparat desa.

Adapun bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan pokok dan perlengkapan darurat. Bantuan tersebut meliputi 28 dus mi instan, 28 dus bahan sembako yang terdiri atas minyak goreng Bimoli, ikan kaleng, gula, teh, kopi, dan biskuit.

“Selain itu, Kami dari pihak pemerintah juga menyalurkan bantuan khusus bagi balita berupa lima tas perlengkapan balita dan lima paket family kit untuk kebutuhan keluarga terdampak agar masyarakat dapat terbantu selama masa pemulihan pascabanjir,” Jelasnya

Tidak hanya itu, Sulkarnain juga menyerahkan bantuan perlengkapan penunjang pengungsian berupa 28 lembar matras dan 28 lembar terpal. Bantuan ini diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar sekaligus memberikan kenyamanan sementara bagi warga yang terdampak.

Ia menjelaskan, jumlah warga terdampak banjir di Kecamatan Dangia mencapai 28 kepala keluarga (KK). 

“Desa Talinduka sebanyak 7 KK dan Desa Lamosila sebanyak 21 KK, sehingga total keseluruhan warga terdampak di Kecamatan Dangia sebanyak 28 KK,” jelasnya.

Ia menambahkan, program bantuan sosial ini juga menjadi bagian dari implementasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin 1 tanpa kemiskinan, poin 2 tanpa kelaparan, poin 3 kehidupan sehat dan sejahtera, serta poin 11 kota dan permukiman yang berkelanjutan.

Di akhir kegiatan, Sulkarnain berharap bantuan yang diberikan dapat membantu masyarakat Kecamatan Dangia bangkit dan mempercepat proses pemulihan pascabanjir.

 

Penulis : Asrianto Daranga

Author

nuansasultra@gmail.com

Related Posts

Porsi MBG Hari Sabtu Diduga Tak Tersalurkan Berbulan-Bulan di Iwoimenda, SPPG Belum Beri Penjelasan

Kolaka, Nuansa Sultra – Penyaluran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Iwoimenda, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra) dipertanyakan. Hasil penelusuran awak...

Read out all

Jelang Bupati Cup 1 2026, BPBD Koltim Turunkan Watertank Pastikan Lapangan Gunung Jaya Siap Digunakan

Koltim, Nuansa Sultra – Menjaga kondisi lapangan tetap prima di tengah musim kemarau, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kolaka Timur (Koltim)...

Read out all

Waria Juga Warga Negara, Jangan Hanya Pandai Melarang, Pemimpin Harus Mampu Memberikan Jalan

Oleh : Asrianto Daranga, S.Ip (Jurnalistik Nuansa Sultra)  “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur” Setiap menjelang 17 Agustus, bangsa Indonesia selalu berbicara tentang...

Read out all

Yosep Sahaka Buka Lomba HUT ke-81 RI, Jadikan Olahraga dan Seni Perekat Persatuan

Koltim, Nuansa Sultra – Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) resmi dimulai. Plt. Bupati Koltim H. Yosep...

Read out all

Plt Bupati Koltim dan Kapolres Resmikan Jembatan Setia Produksi, Buka Akses Ekonomi Warga

Koltim, Nuansa Sultra – Jembatan Setia Produksi yang menghubungkan Kelurahan Ladongi Jaya dan Desa Iwoikondo, Kecamatan Ladongi, Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), resmi...

Read out all

Asisten II Koltim Buka Desa Cantik 2026 Dorong Pembangunan Berbasis Data

Koltim, Nuansa Sultra – Pemerintah Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) mendorong penguatan tata kelola data di tingkat desa agar kebijakan pembangunan lebih terukur...

Read out all