KOLTIM, NUANSA SULTRA – Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (DisperindagkopUKM) Kabupaten Kolaka Timur, Supriadi, S.Pd., M.Si., mengumumkan bahwa proses pembentukan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kolaka Timur telah selesai sesuai target yang ditetapkan pemerintah pusat.

 

“Alhamdulillah, terkait dengan akta notaris di Kolaka Timur, khususnya untuk 117 desa dan 16 kelurahan, semuanya telah kami rampungkan hingga 30 Juni kemarin. Jadi, dari total 133 wilayah, semuanya telah terselesaikan,” ujar Supriadi dalam keterangannya. Kamis (17/07/2025)

 

Meski proses tersebut telah berhasil diselesaikan, Supriadi tidak menampik bahwa perjalanan tersebut tidak lepas dari berbagai tantangan, khususnya dalam hal administrasi.

 

“Kendala yang kami hadapi, ya pastilah terkait dengan administrasi, karena keterlambatan dari para pengurus. Di antara pengurus-pengurus yang telah kami bentuk itu, sebenarnya sudah kami sampaikan berulang kali, tetapi ternyata masih ada segelintir yang belum memahami terkait dengan insentifnya,” jelas Supriadi.

 

Sebagai contoh, lanjutnya, “KTP itu mestinya harus terang, namun ada yang mengirim KTP-nya buram, tulisannya tidak terbaca dengan baik. Itulah yang membuat proses pembuatan akta menjadi tertunda.” Tambahnya

 

Dengan rampungnya pembentukan koperasi di tingkat desa dan kelurahan, Supriadi menekankan bahwa tahapan selanjutnya harus segera dilaksanakan. Ia menghimbau kepada seluruh pengurus dan pengawas KDMP untuk mulai membenahi aspek-aspek internal koperasi.

 

“Yang jelas bahwa kita telah mengacu pada aturan-aturan yang benar. Sekarang kita memberikan himbauan kepada seluruh pengurus dan pengawas Koperasi Merah Putih untuk membenahi, dalam hal ini terkait kantor koperasi, struktur organisasi yang lengkap, serta administrasi perizinan yang harus segera diurus,” tegasnya.

 

Ia juga mengingatkan pentingnya kelengkapan dokumen legal seperti NPWP.

 

“Ketika kita akan operasional, semuanya harus lengkap. Dan ketika kita akan meminta pendanaan dari Bank Negara, syarat-syarat administrasinya harus jelas dan terpenuhi.” Ujarnya

 

Kehadiran Koperasi Merah Putih, menurut Supriadi, bukan hanya sebagai wadah formal, tetapi juga sebagai instrumen untuk memperbaiki tata niaga dan memperkuat posisi ekonomi masyarakat desa.

 

“Dengan hadirnya Koperasi Merah Putih ini, kita ingin memacu dan menata ulang rantai pasok ekonomi di desa. Petani tidak lagi dipermainkan oleh tengkulak. Hasil pertanian, perkebunan, dan komoditas lainnya akan langsung dijual ke koperasi, sehingga tidak harus melalui perantara. Ini akan membuat harga jual lebih tinggi dan menguntungkan petani,” ungkapnya.

 

Dalam pengembangan koperasi, Supriadi menyebut bahwa tidak semua lini usaha bisa dijalankan sekaligus. Fokus bisnis akan menjadi kunci agar koperasi dapat berjalan efektif.

 

“Ada delapan sektor (grey), dan tidak mungkin semuanya dijalankan dalam satu koperasi. Mungkin hanya dua sampai tiga sektor saja yang akan menjadi fokus utama. Nah, itulah nanti yang akan diajukan untuk pendanaan ke Bank Negara, namun tentu saja tidak serta merta setelah diajukan langsung diberikan. Akan ada proses peninjauan yang ketat,” jelasnya.

 

Di akhir keterangannya, Supriadi menyampaikan harapannya kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pengelolaan KDMP agar terus menjaga semangat kebersamaan dan profesionalitas.

 

“Harapan saya dengan Koperasi Merah Putih ini, marilah seluruh pengurus dan pengawas benar-benar bekerja sama dengan baik. Apa yang kita cita-citakan ini adalah bagaimana mengembangkan koperasi secara nyata, sehingga masyarakat kolaka timur, khususnya para petani, bisa benar-benar merasakan manfaatnya jika koperasi ini berjalan sesuai dengan harapan,” tutupnya.

 

Penulis : Asrianto Daranga

Author

nuansasultra@gmail.com

Related Posts

Kafilah Kolaka Timur Semarakkan Pawai Ta’aruf MTQ Sultra XXXI dengan Kendaraan Hias Bernuansa Islami

Konawe, Nuansa Sultra – Pawai Ta’aruf Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Tahun 2026 berlangsung meriah di Kab....

Read out all

Yosep Sahaka Lepas Kafilah MTQ XXXI, Optimistis Kolaka Timur Raih Prestasi Terbaik

Koltim, Nuansa Sultra – Bupati Kolaka Timur (Koltim) secara resmi melepas Kafilah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Tahun 2026 yang akan berlaga...

Read out all

Wakil Bupati Konawe Syamsul Ibrahim Sambut Hangat Kafilah Kolaka Timur di MTQ XXXI Sultra

Konawe, Nuansa Sultra – Kafilah Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) tiba di Kota Unaaha, Kabupaten Konawe, Pada Senin, (22/06/2026) untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil...

Read out all

Pemdes Tinete Salurkan BLT Dana Desa Tahap I kepada Lima KPM, Masing-Masing Terima Rp1,2 Juta

Koltim,Nuansa Sultra – Pemerintah Desa (Pemdes) Tinete, Kecamatan Aere, Kabupaten Kolaka Timur, menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Tahap I Tahun...

Read out all

KPU Koltim Sosialisasikan PKPU Nomor 3 Tahun 2025 tentang Mekanisme PAW Anggota Legislatif

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Sosialisasi Peraturan KPU (PKPU) Nomor 3 Tahun 2025 tentang Penggantian...

Read out all

Pilkades 33 Desa di Kolaka Timur Terancam Molor, DPMD Siapkan Opsi Penjabat Kepala Desa

Koltim, Nuansa Sultra – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) menyiapkan sejumlah langkah antisipasi terkait pelaksanaan Pemilihan Kepala...

Read out all