KONUT, NUANSA SULTRA – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Kabupaten Konawe Utara (Konut), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Asmadin, S.Pd.,M.M, menanggapi isu yang berkembang di kalangan tenaga pendidik terkait dugaan pemersulitan dalam proses sertifikasi guru.

 

Dalam keterangannya, Asmadin menegaskan bahwa tidak ada upaya dari pihak dinas untuk menghambat hak-hak guru, khususnya dalam proses pencairan tunjangan sertifikasi.

 

Dalam wawancara yang dilakukan melalui sambungan telepon pada Sabtu (26/04/2025), Asmadin menjelaskan bahwa mekanisme pembayaran tunjangan sertifikasi guru sepenuhnya berada di bawah kewenangan pemerintah pusat. Dinas Pendidikan daerah hanya bertindak sebagai verifikator data yang masuk dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik), bukan sebagai penentu pencairan dana.

 

Ia menekankan bahwa sistem Dapodik dirancang untuk bekerja secara otomatis.

 

“Jika data guru dalam dapodik telah memenuhi syarat dan valid, maka secara sistem, pembayaran akan langsung diproses oleh pusat tanpa intervensi pihak dinas,” ujar Asmadin.

 

Pernyataan ini menjadi klarifikasi atas keresahan sebagian guru yang merasa tunjangan mereka tertunda.

 

Lebih lanjut, Asmadin menjelaskan bahwa jika ada guru yang belum menerima tunjangan, kemungkinan besar disebabkan oleh data mereka yang belum valid dalam sistem Dapodik. Validasi data tersebut menjadi tanggung jawab penuh admin sekolah atau kepala sekolah, yang bertugas memastikan kelengkapan dan keabsahan informasi para guru di institusinya masing-masing.

 

Selain itu, isu yang berkaitan dengan jumlah jam mengajar guru bersertifikat juga menjadi sorotan. Menurut Asmadin, persoalan ini bukanlah hal baru dan telah menjadi perhatian sejak lama. Ketentuan mengenai jumlah jam mengajar minimal menjadi salah satu syarat agar guru bisa menerima tunjangan, dan hal ini sering menjadi kendala apabila tidak dikelola secara tepat oleh pihak sekolah.

 

Ia juga menanggapi keluhan dari sebagian guru yang merasa terhambat setelah terjadi mutasi atau rolling jabatan. Menurutnya, rotasi dalam jabatan kepala sekolah maupun guru adalah hal wajar dalam dunia pendidikan.

 

“Penyegaran jabatan itu penting untuk menjaga dinamika dan semangat kerja. Tidak ada yang dipersulit, hanya saja kadang sebagian belum memahami sistem kerja yang sedang berjalan,” jelasnya.

 

Dengan penjelasan ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Konawe Utara berharap tidak ada lagi kesalahpahaman di kalangan pendidik. Asmadin pun mengajak semua pihak untuk bekerja sama secara terbuka dan proaktif dalam menyelesaikan persoalan administratif demi kelancaran sistem pendidikan yang lebih baik di daerah Konawe utara.

 

Laporan : Asrianto Daranga.

Author

nuansasultra@gmail.com

Related Posts

Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Bupati Buton Dorong Akses Permodalan bagi Nelayan dan UMKM

Buton, Nuansa Sultra – Bupati Buton, Alvin Akawijaya Putra, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) 2026 yang dibuka...

Read out all

Hadiri BIK 2026, Plt Bupati Koltim Dorong UMKM Lebih Aksesibel terhadap Layanan Keuangan

Kendari, Nuansa Sultra – Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Kolaka Timur (Koltim), H. Yosep Sahaka, S.Pd., M.Pd., menghadiri pembukaan Bulan Inklusi Keuangan (BIK)...

Read out all

Bupati Irham Kalenggo Tinjau Pilkades Serentak di 29 Desa di Konsel

Konsel, Nuansa Sultra – Bupati Konawe Selatan (Konsel), Irham Kalenggo, S.Sos., M.Si., meninjau langsung pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di 29...

Read out all

Hadiri Rakornas TPAKD, Bupati Konawe Dorong Perluasan Akses Keuangan

Konawe, Nuansa Sultra – Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, S.T., menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) 2026 yang...

Read out all

Kejari Kolaka Musnahkan Barang Bukti dari 47 Perkara Pidana

Kolaka, Nuansa Sultra – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kolaka memusnahkan barang bukti dari 47 perkara pidana yang telah berkekuatan hukum tetap atau inkracht...

Read out all

Peringati Hari Santri 2026, Pemkab Koltim Salurkan Bantuan Beasiswa

Koltim, Nuansa Sultra – Pemerintah Kabupaten ( Pemkab) Kolaka Timur (Koltim) menyalurkan bantuan beasiswa dalam peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di...

Read out all