KOLTIM, NUANSA SULTRA – Sepanjang tahun 2025, Inspektorat Kabupaten Kolaka Timur terus menjalankan berbagai program pengawasan dan pembinaan terhadap pemerintah desa di seluruh wilayahnya. Hal ini disampaikan langsung oleh Surya Hatta Amran, SH., LL.M., dalam wawancara media nuansasultra.com Menurutnya, kegiatan utama yang dilakukan meliputi audit kepatuhan di 12 kecamatan dan 117 desa.

 

“Kegiatan rutin Inspektorat tahun ini adalah melakukan audit kepatuhan di seluruh desa. Sebelum audit dilakukan, kami mengawali dengan rapat pendahuluan yang sangat penting sebagai media penyampaian arahan kebijakan Asta Cita program Presiden, serta penyelarasan dengan visi-misi Bupati dan Wakil Bupati Kolaka Timur,” ujar Surya Diruang Kantor Sekda, Selasa (20/05/2025)

 

Terkait pelaksanaan audit, fokus utama pada tahun ini adalah pengelolaan pangan desa tahun anggaran 2024. Selain itu, Inspektorat juga memeriksa pertanggungjawaban aset desa dan kesiapan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam mendukung program nasional “Makan Bergizi Gratis” (MBG) yang termasuk dalam agenda Asta Cita.

 

Dalam penanganan desa, Inspektorat tidak menampik bahwa terdapat beberapa desa yang mendapat perhatian khusus karena temuan administratif maupun indikasi kerugian daerah. Surya menjelaskan bahwa semua desa yang diaudit akan diundang ke kantor Inspektorat untuk menyampaikan laporan hasil audit dalam forum ekspos.

 

“Jika terdapat temuan administratif, kami minta kepala desa dan perangkat untuk segera melengkapi dokumen. Sedangkan jika ada indikasi kerugian desa, seperti kekurangan volume pekerjaan fisik, maka harus diselesaikan atau dikembalikan ke kas desa. Termasuk juga penyelesaian kewajiban pajak daerah dan negara,” jelasnya.

 

Salah satu tantangan utama dalam proses pengawasan adalah kualitas sumber daya manusia (SDM) di tingkat desa. Menurut Surya, masih banyak kepala desa dan perangkat yang belum sepenuhnya memahami tata kelola keuangan yang benar.

 

“Kami menyadari tantangannya adalah pada SDM. Maka dari itu, Inspektorat selalu bersinergi dengan BPMD, camat, dan pendamping desa untuk melakukan pembinaan bersama. Sinergi ini sangat penting agar tata kelola pemerintahan desa dapat berjalan sesuai aturan dan terhindar dari masalah hukum,” ungkapnya.

 

Sebagai inovasi dan pendekatan, Inspektorat Kolaka Timur tidak langsung turun melakukan audit, tetapi lebih dahulu menggelar rapat pendahuluan. Dalam forum ini, disampaikan arahan, aturan terbaru, dan penguatan komitmen untuk mendukung visi-misi Bupati dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih, baik, dan akuntabel.

 

Surya juga menekankan pentingnya desa-desa untuk menjadikan Inspektorat dan BPMD sebagai tempat konsultasi dan koordinasi. Selain itu, ia mengajak semua pihak, termasuk media dan organisasi masyarakat (Ormas), untuk menjadi mitra pengawasan yang konstruktif.

 

Selain itu, Surya mengatakan progres Audit dan harapan ke depannya, Hingga pertengahan tahun 2025, Inspektorat telah melakukan audit di sembilan kecamatan yaitu Ueesi, Uluiwoi, Mowewe, Tinondo, Lalolae, Aere, Poli-Polia, Lambandia, dan Ladongi. Tersisa tiga kecamatan yang akan dituntaskan bulan ini, yakni Loea, Dangia, dan Tirawuta.

 

“Ini juga sebagai bentuk komitmen kami terhadap amanah dari Badan Pemeriksa Keuangan yang baru saja menyelesaikan audit di pemerintah Kabupaten Kolaka Timur,” tambahnya.

 

Di akhir wawancara, Surya menyampaikan harapan agar seluruh kepala desa dan perangkat desa dapat tertib dalam seluruh proses tata kelola desa, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pertanggungjawaban, sesuai aturan dan mekanisme yang berlaku.

 

Penulis : Asrianto Daranga

Author

nuansasultra@gmail.com

Related Posts

JPKPN Layangkan Sanggahan Keras ke BWS Sulawesi IV, Soroti Dugaan “Poles Permukaan” Proyek Irigasi Trimulya

Kendari, Nuansa Sultra – Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan Nasional (JPKPN), Woroagi Agima, secara resmi menyampaikan surat sanggahan terhadap tanggapan Balai Wilayah Sungai...

Read out all

Ketua BK DPRD Koltim I Made Margi Tegaskan Status Husain Tanggapili Masih Dikaji Sesuai Tata Tertib

Koltim, Nuansa Sultra – Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Kolaka Timur, I Made Margi, menegaskan bahwa pihaknya masih mengkaji status anggota DPRD,...

Read out all

JPKPN dan GSPI Sultra Dukung PPI Usut Dugaan Kongkalikong Limbah di Morosi hingga ke DPRD Konawe

Konawe, Nuansa Sultra – Dukungan terhadap upaya pengungkapan dugaan praktik bisnis limbah ilegal di kawasan industri Morosi, Kabupaten Konawe, terus menguat. Terbaru,...

Read out all

Proyek Rehabilitasi Irigasi Tersendat, Petani Empat Desa di Poli-Polia Terancam Gagal Tanam dan Kesulitan Bayar KUR.

Koltim, Nuansa Sultra – Beberapa bulan lalu, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Andowengga menggelar musyawarah bersama pemerintah daerah, pelaksana proyek, dan masyarakat guna...

Read out all

Pengurus PGRI Koltim Masa Bakti 2025–2030 Dikukuhkan, Plt. Bupati Tekankan Profesionalisme Guru

Koltim, Nuansa Sultra – Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Kolaka Timur (Koltim), H. Yosep Sahaka, S.Pd., M.Pd., menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada kegiatan...

Read out all

Pungutan Iuran Komite SMAN 1 Poli-Polia Ditolak, JPKPN dan GSPI Sultra Akan Tempuh Jalur Hukum

Koltim, Nuansa Sultra – Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan Nasional (JPKPN) dan Garuda Siliwangi Pembela Indonesia (GSPI) Sulawesi Tenggara (Sultra) dengan tegas menyatakan...

Read out all