KOLTIM, NUANSA SULTRA – Pemerintah Daerah Kolaka Timur melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (DisperindagkopUKM) terus mendorong percepatan pembentukan dan legalisasi Koperasi Merah Putih (KMP) sebagai upaya penguatan ekonomi desa. Hingga pertengahan Juni 2025, sebanyak 63 dari total 133 desa dan kelurahan telah memiliki Surat Keputusan (SK) pembentukan KMP, dan seluruhnya telah berbadan hukum, dengan capaian ini, progres legalisasi telah menyentuh angka 46,85 persen.

 

Kepala DisperindagkopUKM Koltim, Supriadi, S.Pd., M.Si., menjelaskan bahwa proses pendirian koperasi ini telah berlangsung intensif sejak dua bulan terakhir.

 

“Alhamdulillah, sejak akhir Mei kami sudah menyelesaikan pembentukan koperasi di seluruh 117 desa dan 16 kelurahan. Saat ini, 46,85% dari koperasi tersebut telah memiliki akta notaris,” ujar Supriadi dalam wawancara bersama media Nuansa Sultra, Jumat (13/06/2025).

 

Menurut Supriadi, meskipun sempat menemui sejumlah kendala administratif dan logistik, tim DisperindagkopUKM tetap optimis untuk menuntaskan seluruh proses legalisasi koperasi pada bulan Juni ini. Koltim saat ini menempati urutan ke-7 dari 17 kabupaten/kota se-Sulawesi Tenggara dalam hal progres pembentukan KMP.

 

“Kami terus menjalin komitmen dengan pihak notaris agar proses ini tuntas tepat waktu,” imbuhnya.

 

Kehadiran Koperasi Merah Putih diharapkan menjadi solusi strategis dalam memperkuat ekonomi masyarakat desa, khususnya dalam mengatasi persoalan tengkulak dan rantai distribusi hasil pertanian yang berbelit.

 

“Melalui koperasi ini, petani bisa langsung menjual hasil panen ke koperasi tanpa melalui tengkulak. Ini akan mempercepat distribusi dan meningkatkan pendapatan mereka,” terang Supriadi.

 

Setelah koperasi terbentuk dan legal secara hukum, langkah selanjutnya adalah melakukan rapat anggota untuk merumuskan rencana kerja serta Rencana Anggaran Biaya (RAB). Nantinya, koperasi yang memenuhi persyaratan akan berpeluang mendapatkan plafon dana penguatan modal antara Rp3 hingga Rp5 miliar secara bertahap.

 

Namun, dana tersebut tidak diberikan sekaligus, melainkan menyesuaikan dengan hasil survei kelayakan dari tim perbankan dan kemampuan manajemen koperasi itu sendiri.

 

DisperindagkopUKM juga menekankan pentingnya pengawasan dan manajemen koperasi yang transparan serta akuntabel.

 

“Koperasi bukan milik pengurus atau pengawas, tapi milik bersama yang dikelola berdasarkan hasil rapat anggota. Kami akan lakukan monitoring secara berkala, minimal satu kali sebulan atau per triwulan,” kata Supriadi.

 

Ia menegaskan bahwa pengawasan akan semakin ketat seiring besarnya dana yang digelontorkan.

 

Sebagai langkah lanjutan, Supriadi menambahkan bahwa pelatihan manajemen koperasi akan segera dilaksanakan, terutama dalam aspek akuntansi, perbendaharaan, serta pembagian tugas dan tanggung jawab pengurus dan pengawas.

 

“Kami sadar, sebelum dana digelontorkan, pelatihan harus dilakukan lebih dulu agar koperasi benar-benar siap secara struktural dan operasional. Insya Allah, pelatihan ini akan dilaksanakan dalam waktu dekat tahun ini,” pungkasnya.

 

Penulis : Asrianto Daranga

Author

nuansasultra@gmail.com

Related Posts

Wakili Sekda, Irwan Kara Buka Penyuluhan Kemahiran Berbahasa Indonesia bagi ASN Koltim

Koltim, Nuansa Sultra – Pemerintah Daerah Kabupaten Kolaka Timur menyelenggarakan penyuluhan kemahiran berbahasa Indonesia bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Organisasi Perangkat...

Read out all

Dinas Pendidikan Kolaka Timur Sosialisasikan SIMPEGNAS, Perkuat Disiplin dan Efisiensi Kepegawaian Digital

Koltim, Nuansa Sultra – Dinas Pendidikan Kabupaten Kolaka Timur menggelar sosialisasi Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian Nasional (SIMPEGNAS) bagi kepala sekolah jenjang TK,...

Read out all

Plt. Bupati Koltim Buka Musrenbang RKPD 2027, Tekankan Pembangunan Berbasis Agroindustri

Koltim, Nuansa Sultra – Plt. Bupati Kolaka Timur, H. Yosep Sahaka, S.Pd., M.Pd., secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja...

Read out all

Kadis Ketapang Paparkan Strategi Peningkatan Nilai Produk Lokal Koltim, Dari Bahan Baku Pertanian ke Produk Olahan

Koltim, Nuansa Sultra – Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Kolaka Timur (Koltim), Dr. Ir. Idarwati, M.M., memaparkan strategi pembangunan pangan dan ekonomi...

Read out all

Musrenbang RKPD 2027, Eka Saputra Soroti Harga Pangan, Minta Pemda Hadir Perkuat Sektor Pertanian Koltim

Koltim, Nuansa Sultra – Ketua Komisi I DPRD (Koltim), Eka Saputra, ST., menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun Perencanaan 2027 yang berlangsung...

Read out all

Kadis Ketapang Koltim Pastikan Kualitas Beras CBP 2026 di Gudang Bulog Tawainalu Layak Konsumsi bagi Warga

Koltim, Nuansa Sultra – Pemerintah Daerah Kabupaten Kolaka Timur melalui Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) melaksanakan pemeriksaan intensif terhadap kualitas dan kuantitas Bantuan...

Read out all