KOLTIM, NUANSA SULTRA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kolaka Timur (Koltim) menggelar kegiatan doa bersama dalam rangka memohon keberkahan dan keselamatan bagi bangsa dan daerah, khususnya masyarakat Koltim. Acara ini berlangsung di Rumah Jabatan Plt. Bupati Koltim, H. Yosep Sahaka, S.Pd., M.Pd., di Desa Lalingato, Kecamatan Tirawuta, pada Kamis malam (04/09/2025).

 

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua dan Anggota DPRD Koltim, Pj. Sekda Koltim, para Staf Ahli dan Asisten, Kepala OPD, Camat, Kepala Kemenag Koltim, Kapolres Koltim, Danramil 1412-01 Tirawuta, serta para tokoh agama.

Perwakilan dari berbagai organisasi keagamaan seperti MUI Koltim, BKTM, Aisyiyah, Muslimat NU, DMI, Muhammadiyah, NU, FKUB, Wahdah Islamiyah, dan LDII juga turut hadir bersama majelis taklim se-Kecamatan Tirawuta.

 

Rangkaian acara diawali dengan pembacaan Surat Yasin yang dipimpin oleh Ustaz Abd. Haris, dilanjutkan dengan dzikir bersama yang dipandu oleh Arisman, S.Ag. Seluruh peserta terlihat khusyuk mengikuti doa dan lantunan ayat suci yang dibacakan, mencerminkan kekuatan spiritual dan kepedulian sosial terhadap situasi bangsa saat ini.

 

Dalam sambutannya, Plt. Bupati Koltim, Yosep Sahaka menyampaikan bahwa kegiatan doa bersama ini tidak hanya untuk keselamatan daerah, tetapi juga sebagai bentuk empati terhadap para korban kerusuhan dalam demonstrasi di Makassar serta mendiang Sdr. Almarhum Affan. Ia menegaskan pentingnya menjaga persatuan dan kerukunan antarumat beragama.

 

“Kolaka Timur adalah daerah yang damai dan rukun. Alhamdulillah, selama ini kita tidak pernah terdengar adanya konflik antaragama. Mari kita jaga dan pertahankan kerukunan ini. Kegiatan ini merupakan simbol persatuan, di mana  kolaka timur ini ada 4 Agama yakni Islam, Kristen, Hindu, dan Budha untuk bersama-sama mendoakan keselamatan bangsa,” ujar Yosep.

 

Lebih lanjut, Yosep mengungkapkan bahwa kegiatan serupa akan dilaksanakan secara rutin setiap malam Jumat. Program ini diharapkan menjadi sarana spiritual sekaligus pengikat silaturahmi antarwarga Koltim.

 

“Setelah ini, setiap malam Jumat kita akan adakan yasinan, dzikir, dan doa bersama. Ini untuk memperkuat ikatan kita sebagai masyarakat yang satu,” tambahnya.

 

Terakhir, ditutup dengan doa lintas agama yang dipimpin oleh Kasdi Kusran, S.Ag., M.Pd. Suasana penuh haru dan kekhusyukan menandai akhir kegiatan, yang diharapkan menjadi langkah awal dalam menjaga keharmonisan dan solidaritas lintas agama di Kolaka Timur demi masa depan yang damai dan sejahtera.

 

Penulis : Asrianto Daranga.

Author

nuansasultra@gmail.com

Related Posts

Guruh Soekarno Putra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun

Jakarta, Nuansa Sultra – Seniman sekaligus politikus Guruh Soekarno Putra meninggal dunia pada Sabtu (26/9/2026) pagi dalam usia 73 tahun. Putra bungsu...

Read out all

Bapenda Koltim Targetkan PAD Rp17,72 Miliar pada 2026

Koltim, Nuansa Sultra – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) menargetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp17,72 miliar pada 2026....

Read out all
Polres Kolaka Timur

Polres Koltim Gagalkan Peredaran Sabu 30,5 Gram di Lambandia

Koltim, Nuansa Sultra – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kolaka Timur (Koltim) menggagalkan dugaan peredaran narkotika jenis sabu seberat 30,5 gram bruto...

Read out all
Foto : Rismanto Runda, S. Sos, M.M Sekretaris Daerah Kolaka Timur

Kolaka Timur Raih TPID Award 2026, Terbaik se-Sulawesi

Jakarta, Nuansa Sultra – Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) meraih TPID Award 2026 sebagai Kabupaten/Kota Berprestasi Terbaik Wilayah Sulawesi....

Read out all

Pimpin Tim Verval, Sekda Koltim Rismanto Runda Pastikan Kesiapan KDKMP Putemata

Koltim, Nuansa Sultra – Pemerintah Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) memastikan kesiapan pembangunan fisik Gerai, Pergudangan, dan Kelengkapan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP)...

Read out all

Irwansyah Bakal Hadirkan BSU Asoka ke Koltim, Sampah Ditarget Jadi Sumber Ekonomi Warga

Makassar, Nuansa Sultra – Pengelolaan sampah di Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) didorong tidak lagi sebatas persoalan lingkungan, tetapi menjadi sumber nilai ekonomi...

Read out all