
KOLTIM, NUANSA SULTRA – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) sukses menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke-VI tahun 2025 dengan khidmat dan sederhana. Musda tersebut berlangsung di Kantor DPD PKS Koltim, Kelurahan Tababu, Kecamatan Tirawuta, pada Minggu (07/09/2025).
Musda VI PKS Koltim dipimpin langsung oleh Sekretaris Majelis Pertimbangan Wilayah PKS Sulawesi Tenggara, Anwar Anas. Turut hadir jajaran Dewan Pimpinan Tingkat Daerah (DPTD) PKS Koltim, pengurus DPD masa bakti 2025–2030, anggota DPRD Koltim dari Fraksi PKS, serta seluruh pengurus DPC PKS se-Kolaka Timur.
Kegiatan ini juga menjadi momen pengesahan struktur kepengurusan baru melalui SK Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKS. Berdasarkan Surat Keputusan DPP PKS Nomor : 074.11.PB.X/SKEP/DPP.PKS/2025 tertanggal 31 Juli 2025 (6 Zafar 1447 H), ditetapkan struktur Dewan Pimpinan Tingkat Daerah PKS Daerah Koltim masa bakti 2025–2030.
Penetapan tersebut merujuk pada usulan DPW PKS Sultra dan hasil rapat pengurus harian DPP PKS. Dalam keputusan itu, disebutkan bahwa nama-nama dalam lampiran resmi telah ditunjuk untuk mengisi jabatan struktural di tingkat daerah.
Adapun susunan kepengurusan yang ditetapkan antara lain, untuk Majelis Pertimbangan Daerah:
Ketua dijabat oleh Drs. H.Baharuddin., M.Si., dan Sekretaris Surip. Sementara itu, untuk Dewan Pengurus Daerah (DPD), Ketua dijabat oleh Syukur, S.TP, Sekretaris Matsuprianto, dan Bendahara Solihudin.
Ketua Bidang dijabat oleh Sumina S. Hi., Sedangkan Dewan Etik Daerah dipimpin oleh Istiqomah sebagai Ketua dan Siti Hawasi sebagai Sekretaris. Penetapan ini ditandatangani oleh Presiden PKS, Dr. H. Almuzzammil yusuf., M. Si. dan Sekretaris Jendral Muhammad Kholik., SE., M. Si., Serta Bendahara Umum PKS, Noerhadi. S. Pd. M.A.
Ketua Pemuda dan Pelajar Mahasiswa PKS Koltim, Muhammad Alwi Akib, menyampaikan rasa terima kasih kepada pengurus lama atas dedikasi dan pengabdiannya. Ia menegaskan bahwa pengurus baru siap menjalankan amanah partai dengan penuh tanggung jawab.
“Yang terpenting adalah melakukan konsolidasi internal dan struktural, serta membangun unit-unit pembinaan anggota sebagai tugas utama partai. Kami juga menyiapkan kader yang berintegritas, bermoral, dan intelektual untuk melayani masyarakat,” ujarnya.
Alwi juga menekankan pentingnya peran strategis F- PKS di DPRD Koltim Menurutnya, PKS harus hadir sebagai penyambung lidah rakyat dan memberikan masukan konstruktif kepada pemerintah daerah.
Fraksi PKS diinstruksikan untuk mengawal isu-isu penting seperti pembangunan infrastruktur, reformasi birokrasi, dan peningkatan pelayanan sosial agar kepentingan masyarakat tetap menjadi prioritas utama dalam setiap pengambilan kebijakan.
Menutup pernyataannya, Alwi menegaskan pentingnya meneguhkan jati diri PKS sebagai partai Islam yang membawa rahmat bagi seluruh alam.
“Kader-kader PKS harus menjunjung nilai-nilai bersih, peduli, dan profesional. Politik kader, kaderisasi, dan pelayanan publik adalah ruh perjuangan kami ke depan,” pungkasnya.
Penulis : Asrianto Daranga.