Koltim, Nuansa Sultra – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kolaka Timur (Koltim), Sulawesi Tenggara, mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kecamatan Lalolae dengan mengerahkan tim gabungan ke Desa Wesalo dan Desa Keisio, Minggu (30/8/2026).

Penanganan dilakukan di tiga titik untuk memadamkan api sekaligus mencegah kebakaran meluas ke wilayah lain. BPBD Koltim berkolaborasi dengan Manggala Agni, TNI dan Polri dalam operasi tersebut.

Kecamatan Lalolae menjadi salah satu wilayah yang mendapat perhatian serius menyusul sejumlah kejadian karhutla sepanjang Agustus 2026.

Berdasarkan data BPBD Koltim per 29 Agustus 2026, karhutla di Desa Wesalo terjadi pada 24 Agustus dengan luas areal terdampak 4 hektare. Dua hari kemudian, kebakaran kembali terjadi dengan luas terdampak mencapai 82 hektare.

Sementara di Desa Keisio, karhutla tercatat terjadi pada 27 Agustus dengan luas areal terdampak 19 hektare.

Secara kumulatif, BPBD Koltim mencatat luas areal terdampak karhutla hingga 29 Agustus 2026 mencapai 206,25 hektare. Pada periode yang sama, luas areal terdampak kekeringan mencapai 1.886,57 hektare.

Kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah, terutama di tengah musim kemarau yang meningkatkan risiko kebakaran dan mempercepat penyebaran api di lahan kering.

Kepala BPBD Koltim, Dewa Ratmawan, S.T., M.T.,bersama unsur terkait terus melakukan koordinasi untuk memastikan penanganan di lapangan berjalan cepat dan efektif. Keterlibatan Manggala Agni, TNI dan Polri juga menjadi bagian dari strategi memperkuat respons terhadap karhutla.

Selain pemadaman, pemerintah mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, terutama membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar.

Pemda Koltim menilai pencegahan tidak kalah penting dari pemadaman. Karena itu, masyarakat diminta segera melaporkan jika menemukan titik api agar dapat ditangani sebelum meluas.

Dengan kolaborasi lintas instansi dan kewaspadaan masyarakat, Pemkab Koltim berupaya menekan dampak karhutla sekaligus mencegah kebakaran meluas selama musim kemarau.

 

Laporan : Asrianto Daranga

Author

nuansasultra@gmail.com

Related Posts

Ambo Dalle Klaim Rugi Rp40 Juta, Dugaan Penipuan Kerja Sama Bisnis Dilaporkan ke Polisi

Koltim, Nuansa Sultra – Dugaan penipuan dengan modus kerja sama bisnis dilaporkan ke Polres Kolaka Timur (Koltim), Sulawesi Tenggara, Kamis (3/9/2026). Seorang...

Read out all

HUT RI ke-81 Amonggedo, Desa Dunggua Raih Juara Umum dengan Tiga Medali

Konawe, Nuansa sultra – Desa Dunggua tampil sebagai juara umum pada perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kecamatan Amonggedo, Kabupaten Konawe,...

Read out all

Polda Sultra Perkuat Penanganan Karhutla, Mitigasi Dampak hingga Jaringan PLN

Kendari, Nuansa Sultra – Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) memperkuat kesiapsiagaan menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui peningkatan kemampuan personel, kesiapan sarana...

Read out all

35 Lakalantas di Koltim, Enam Orang Meninggal Dunia hingga Agustus 2026

Koltim, Nuansa Sultra – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kolaka Timur mencatat 35 kasus kecelakaan lalu lintas (lakalantas) sepanjang Januari hingga Agustus...

Read out all

Plt Bupati Koltim Sambangi Kejari Kolaka, Sampaikan Ucapan Selamat Hari Jadi Adhyaksa ke-81

Kolaka, Nuansa Sultra – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kolaka Timur (Koltim) dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kolaka terus diperkuat. Hal itu ditunjukkan melalui kunjungan...

Read out all

Yosep Sahaka dan Forkopimda Turun Langsung Pantau Titik Api, Koltim Perkuat Penanganan Karhutla

Koltim, Nuansa Sultra – Pemerintah Daerah (Pemda) Kolaka Timur (Koltim), Sulawesi Tenggara (Sultra), memperkuat langkah pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan...

Read out all