Konawe, Nuansa Sultra – Kawasan pesisir Tanjung Lalimbue, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), diproyeksikan menjadi lokasi perkemahan tahunan Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Konawe.

Konsepnya tidak sekadar berkemah, tetapi menggabungkan kegiatan kepramukaan dengan pengembangan potensi wisata bahari dan ekonomi masyarakat.

Rencana tersebut disampaikan Wakil Bupati Konawe sekaligus Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Konawe, H. Syamsul Ibrahim, S.E., M.Si., Minggu (30/8/2026).

Syamsul mengatakan, Tanjung Lalimbue memiliki bentang pesisir sekitar 1,8 kilometer yang dinilai memadai untuk menjadi kawasan kegiatan kepramukaan berskala besar. Area tersebut membentang dari kawasan Pantai Batu Gong di Kecamatan Lalonggasumeeto hingga pantai di Desa Tombatu dan Desa Lalimbue, Kecamatan Kapoiala.

“Kawasan ini akan kita siapkan untuk kegiatan tahunan Kwarcab. Artinya, kita akan membuat kemah eksklusif di sepanjang pantai Tanjung Lalimbue,” ujar Syamsul.

Menurut dia, pemanfaatan kawasan pesisir tersebut diharapkan tidak hanya mendukung program Gerakan Pramuka, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan potensi wisata bahari Konawe kepada peserta dari berbagai wilayah.

Berbagai aktivitas dapat dikembangkan di kawasan tersebut, mulai dari perkemahan, kegiatan sosial, edukasi lingkungan, hingga aktivitas kepemudaan yang terintegrasi dengan wisata.

“Jadi bukan hanya kegiatan Pramuka, tetapi bagaimana kawasan ini juga kita kenalkan sebagai salah satu destinasi wisata yang ada di Konawe,” katanya.

Rencana itu juga dinilai berpotensi membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar. Kegiatan yang digelar secara rutin dapat mendorong pertumbuhan UMKM, kuliner, jasa, serta produk ekonomi kreatif di kawasan pesisir.

Ia menegaskan, kegiatan kepramukaan harus memberikan dampak yang lebih luas dan tidak berhenti pada kepentingan organisasi. Karena itu, pengembangan kawasan wisata, pemberdayaan masyarakat, dan kegiatan kepemudaan akan diarahkan untuk saling mendukung.

“Ini yang kita ingin bangun. Kegiatan Pramuka harus punya dampak, bukan hanya untuk organisasi, tetapi juga untuk masyarakat dan daerah,” pungkasnya.

Realisasi rencana tersebut akan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan pemerintah daerah, masyarakat, Kwarcab, serta jajaran Gerakan Pramuka di tingkat kecamatan.

 

Laporan : Redaksi

Author

nuansasultra@gmail.com

Related Posts

Ambo Dalle Klaim Rugi Rp40 Juta, Dugaan Penipuan Kerja Sama Bisnis Dilaporkan ke Polisi

Koltim, Nuansa Sultra – Dugaan penipuan dengan modus kerja sama bisnis dilaporkan ke Polres Kolaka Timur (Koltim), Sulawesi Tenggara, Kamis (3/9/2026). Seorang...

Read out all

HUT RI ke-81 Amonggedo, Desa Dunggua Raih Juara Umum dengan Tiga Medali

Konawe, Nuansa sultra – Desa Dunggua tampil sebagai juara umum pada perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kecamatan Amonggedo, Kabupaten Konawe,...

Read out all

Polda Sultra Perkuat Penanganan Karhutla, Mitigasi Dampak hingga Jaringan PLN

Kendari, Nuansa Sultra – Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) memperkuat kesiapsiagaan menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui peningkatan kemampuan personel, kesiapan sarana...

Read out all

35 Lakalantas di Koltim, Enam Orang Meninggal Dunia hingga Agustus 2026

Koltim, Nuansa Sultra – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kolaka Timur mencatat 35 kasus kecelakaan lalu lintas (lakalantas) sepanjang Januari hingga Agustus...

Read out all

Plt Bupati Koltim Sambangi Kejari Kolaka, Sampaikan Ucapan Selamat Hari Jadi Adhyaksa ke-81

Kolaka, Nuansa Sultra – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kolaka Timur (Koltim) dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kolaka terus diperkuat. Hal itu ditunjukkan melalui kunjungan...

Read out all

Yosep Sahaka dan Forkopimda Turun Langsung Pantau Titik Api, Koltim Perkuat Penanganan Karhutla

Koltim, Nuansa Sultra – Pemerintah Daerah (Pemda) Kolaka Timur (Koltim), Sulawesi Tenggara (Sultra), memperkuat langkah pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan...

Read out all