Konawe, Nuansa Sultra – Pemerintah Desa Asunde, Kecamatan Besulutu, bersama mahasiswa IAIN Kendari menggelar kerja bakti membersihkan lingkungan desa sekaligus memasang imbauan larangan membuang sampah sembarangan. Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari persiapan menghadapi Lomba Kebersihan tingkat Kecamatan Besulutu dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.

Kegiatan yang berlangsung sejak awal Agustus 2026 itu dipimpin langsung Kepala Desa Asunde, Hasrim, S.Sos., dengan melibatkan Koordinator Mahasiswa IAIN Kendari, Irsal, bersama sejumlah mahasiswa dan warga desa.

Puluhan warga dan mahasiswa terlihat bergotong royong membersihkan saluran drainase, talud, badan jalan, serta sejumlah sudut desa yang dinilai rawan menjadi tempat pembuangan sampah. Pembersihan dilakukan untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan tertata menjelang penilaian lomba kebersihan.

Selain kegiatan fisik, pemerintah desa bersama mahasiswa juga melakukan edukasi kepada masyarakat. Sejumlah baliho imbauan dipasang di titik-titik strategis dengan pesan, “Dilarang Membuang Sampah Sembarangan. Mari Jaga Kebersihan Desa Kita.”

Kepala Desa Asunde, Hasrim, mengatakan keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

“Kami tidak bisa berjalan sendiri. Alhamdulillah mahasiswa IAIN Kendari hadir membantu. Anak-anak muda ini energinya luar biasa. Ini bentuk nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi untuk mengabdi kepada masyarakat,” ujar Hasrim saat memimpin kerja bakti, Kamis (13/8/2026).

Menurut Hasrim, gerakan menjaga kebersihan lingkungan juga sejalan dengan semangat pembangunan berkelanjutan dan upaya menjaga kelestarian lingkungan. Pemerintah desa, kata dia, mendorong masyarakat agar kebersihan tidak hanya dilakukan menjelang perlombaan, tetapi menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.

Koordinator Mahasiswa IAIN Kendari, Irsal, menambahkan bahwa keterlibatan mahasiswa merupakan bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus pengabdian kepada masyarakat.

“Buang sampah pada tempatnya itu hal kecil, tetapi dampaknya besar. Kami ingin mengingatkan bahwa menjaga kebersihan merupakan tanggung jawab bersama,” kata Irsal.

Desa Asunde sendiri memiliki rekam jejak dalam bidang kebersihan. Desa tersebut tercatat meraih Juara I Lomba Kebersihan Tingkat Kecamatan Besulutu selama empat tahun berturut-turut, sejak 2022 hingga 2025.

Prestasi tersebut menjadi motivasi sekaligus tanggung jawab bagi pemerintah desa dan masyarakat untuk mempertahankan capaian tersebut pada tahun ini.

“Juara itu amanah. Artinya, warga Asunde sudah memiliki budaya bersih. Sekarang tugas kita mempertahankannya dan meningkatkannya lagi,” tegas Hasrim.

Dalam menghadapi Lomba Kebersihan tingkat Kecamatan Besulutu tahun 2026, pemerintah desa tidak hanya memusatkan perhatian pada kebersihan jalan dan fasilitas umum. Penanganan limbah rumah tangga, pengelolaan tempat pembuangan sampah, kebersihan saluran air, serta partisipasi masyarakat juga menjadi perhatian.

Hasrim mengajak seluruh masyarakat Desa Asunde untuk terlibat menjaga lingkungan, terutama dengan tidak membuang sampah ke saluran air, sungai, maupun badan jalan.

“Kami mengajak seluruh warga Asunde, dari RT 01 sampai RT terakhir, untuk sama-sama menjaga kebersihan. Jangan buang sampah di got, sungai, atau jalan. Buanglah pada tempatnya. Kebersihan desa adalah cerminan kita semua,” ujarnya.

Kolaborasi antara pemerintah desa, masyarakat, dan mahasiswa tersebut diharapkan tidak hanya menghasilkan lingkungan yang bersih menjelang peringatan HUT RI ke-81, tetapi juga membangun kesadaran kolektif agar kebersihan menjadi budaya yang terus dipertahankan.

Dengan semangat “Bersih Desaku, Sehat Wargaku Bersama Membangun Asunde yang Lebih Baik” Pemdes Asunde optimistis dapat mempertahankan prestasinya sekaligus memberikan contoh bahwa gotong royong dan partisipasi masyarakat dapat menjadi kekuatan utama dalam menciptakan lingkungan desa yang bersih, sehat, dan nyaman.

 

Penulis : Asrianto Daranga

Author

nuansasultra@gmail.com

Related Posts

Jika Gibran Tidak Memenuhi Syarat, Apakah Akan Berimbas Kepada Prabowo?

Oleh : Andre Darmawan Advokat/Ketua DPD KAI Sulawesi Tenggara Nuansa Sultra – Permohonan PHPU No 1/2026 yang diajukan oleh Prof. Denny Indrayana...

Read out all

Kriyanusa 2026 Hadirkan 410 Stan, Dekranasda Koltim Tampilkan Produk Kriya Daerah

Jakarta, Nuansa Sultra – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kolaka Timur (Koltim) melalui Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) turut ambil bagian dalam pameran nasional...

Read out all

Oknum Polisi Diduga Ejek Massa Saat Demo Hari Tani, Polda Bengkulu Dalami Video Viral

Bengkulu, Nuansa Sultra – Aksi demonstrasi memperingati Hari Tani Nasional di depan Kantor Gubernur Bengkulu, Pada Kamis (24/9/2026), berujung kericuhan dan menjadi...

Read out all

Pemkot Kendari Evaluasi 3.038 PPPK Paruh Waktu, 68 Tak Lanjut

Kendari, Nuansa Sultra – Pemerintah Kota Kendari mulai memfinalisasi evaluasi terhadap 3.038 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu hasil penerimaan 2025...

Read out all

Guruh Soekarno Putra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun

Jakarta, Nuansa Sultra – Seniman sekaligus politikus Guruh Soekarno Putra meninggal dunia pada Sabtu (26/9/2026) pagi dalam usia 73 tahun. Putra bungsu...

Read out all

Bapenda Koltim Targetkan PAD Rp17,72 Miliar pada 2026

Koltim, Nuansa Sultra – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) menargetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp17,72 miliar pada 2026....

Read out all