KOLTIM, NUANSA SULTRA – Dua siswa sekolah menengah pertama (SMP) di Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), Sulawesi Tenggara, menarik perhatian publik karena memiliki tinggi badan jauh di atas rata-rata anak seusia mereka. Kedua siswa ini bahkan lebih tinggi dari sebagian besar orang dewasa, termasuk guru mereka di sekolah.

 

Salah satu siswa tersebut adalah Gede Renata, pelajar kelas IX di SMPN 1 Polipolia. Tinggi badan Gede diperkirakan melebihi 2 meter. Ia berasal dari Desa Wia-Wia dan merupakan anak dari pasangan Wayan Meting dan Desak Nyoman Ariantini.

 

Menurut keterangan guru di SMPN 1 Polipolia, Niluh Made Suati, Gede lahir pada 13 Mei 2010 dan kini berusia hampir 15 tahun. Sejak kecil, pertumbuhan tinggi badannya tampak tidak biasa dan terus meningkat signifikan dibandingkan teman sebayanya.

 

“Gede berasal dari keluarga kurang mampu dan memiliki gangguan penglihatan. Baru-baru ini, Dandim 1412 Kolaka melalui media sosial memberikan bantuan kacamata untuknya,” jelas Niluh saat ditemui. Rabu (30/04/2025)

 

Meski belum ada pengukuran resmi, tinggi Gede diperkirakan sudah melewati ambang dua meter karena ia harus menunduk setiap kali melewati pintu. Pihak sekolah juga membantu mencarikan sepatu khusus karena ukuran kakinya mencapai nomor 48.

 

Dinas Sosial Koltim disebut telah mengunjungi kediaman Gede dan memberikan sejumlah bantuan. Selain itu, Gede pernah menerima donasi dari relawan, termasuk dari warga negara asing asal Tiongkok.

 

Selain Gede, siswa lainnya yang juga memiliki tinggi badan di atas rata-rata adalah Rino Arik Edi Saputra, pelajar kelas IX di SMPN 1 Lambandia. Tinggi Rino tercatat mencapai 189 cm dengan berat badan 72 kg.

Rino merupakan anak dari pasangan Katiman dan Sukarti. Menurut salah satu guru SMPN 1 Lambandia, Muhammad Aris, Rino dikenal sebagai siswa yang pendiam dan mudah memahami pelajaran.

 

“Sikapnya baik, tidak banyak tingkah, dan cepat tanggap dalam belajar,” ujar Aris.

 

Fenomena dua remaja dengan postur luar biasa ini menjadi perhatian tersendiri di Koltim. Meski tumbuh dengan kondisi unik, keduanya tetap menjalani pendidikan seperti siswa lainnya dan menunjukkan potensi untuk berkembang lebih jauh dengan dukungan yang tepat.

 

Penulis : Asrianto Daranga

Author

nuansasultra@gmail.com

Related Posts

Pemkab Koltim Melalui BPBD Distribusikan Bantuan Logistik bagi Rumah Warga Terdampak Bencana

Koltim, Nuansa Sultra – Pemerintah Daerah (Pemda) Kolaka Timur (Koltim) melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyalurkan bantuan logistik berupa atap seng...

Read out all

Wakili Sekda, Irwan Kara Buka Penyuluhan Kemahiran Berbahasa Indonesia bagi ASN Koltim

Koltim, Nuansa Sultra – Pemerintah Daerah Kabupaten Kolaka Timur menyelenggarakan penyuluhan kemahiran berbahasa Indonesia bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Organisasi Perangkat...

Read out all

Dinas Pendidikan Kolaka Timur Sosialisasikan SIMPEGNAS, Perkuat Disiplin dan Efisiensi Kepegawaian Digital

Koltim, Nuansa Sultra – Dinas Pendidikan Kabupaten Kolaka Timur menggelar sosialisasi Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian Nasional (SIMPEGNAS) bagi kepala sekolah jenjang TK,...

Read out all

Plt. Bupati Koltim Buka Musrenbang RKPD 2027, Tekankan Pembangunan Berbasis Agroindustri

Koltim, Nuansa Sultra – Plt. Bupati Kolaka Timur, H. Yosep Sahaka, S.Pd., M.Pd., secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja...

Read out all

Kadis Ketapang Paparkan Strategi Peningkatan Nilai Produk Lokal Koltim, Dari Bahan Baku Pertanian ke Produk Olahan

Koltim, Nuansa Sultra – Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Kolaka Timur (Koltim), Dr. Ir. Idarwati, M.M., memaparkan strategi pembangunan pangan dan ekonomi...

Read out all

Musrenbang RKPD 2027, Eka Saputra Soroti Harga Pangan, Minta Pemda Hadir Perkuat Sektor Pertanian Koltim

Koltim, Nuansa Sultra – Ketua Komisi I DPRD (Koltim), Eka Saputra, ST., menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun Perencanaan 2027 yang berlangsung...

Read out all