
Koltim, Nuansa Sultra – Pemerintah Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) mendorong penguatan tata kelola data di tingkat desa agar kebijakan pembangunan lebih terukur dan tepat sasaran melalui Program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) 2026.
Kegiatan Literasi dan Expose Data Desa Cantik 2026 digelar BPS Kabupaten Koltim bersama Pemkab Koltim di Aula Kantor Desa Lamoare, Kecamatan Loea, Rabu (5/8/2026). Mewakili Plt. Bupati Koltim, Asisten II Setda Koltim La Fala, SE, hadir sekaligus membuka kegiatan tersebut.
Kegiatan turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Koltim Hj. Diana Massi, S.P., Kepala BPS Koltim Pujiyanto, SST., M.E., Kadis Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik, I Nyoman Abdi, S.Pd., M.Pd., Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kusram Maroli, S.Pt., M.P., Kadis Tanaman Pangan dan Peternakan, Ridwan, S.P., M.Si., Kades Lamoare, Aang Kunaifi, perangkat desa, serta undangan lainnya.
Dalam sambutan Plt. Bupati yang dibacakan La Fala, pemerintah daerah mengapresiasi BPS Koltim atas pelaksanaan Program Desa Cantik yang dinilai menjadi langkah strategis dalam membangun budaya sadar data di tingkat desa.
“Data yang valid, akurat, dan mutakhir merupakan instrumen penting dalam menentukan arah pembangunan. Karena itu, penguatan tata kelola data harus menjadi komitmen bersama agar setiap kebijakan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat,” ujar La Fala.
Wakil Ketua DPRD Koltim Hj. Diana Massi turut menyatakan dukungan terhadap program tersebut. Menurutnya, pembangunan yang berkualitas harus ditopang data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.
Sementara itu, Kepala BPS Koltim Pujiyanto menjelaskan, Desa Cantik merupakan program nasional BPS yang bertujuan meningkatkan kapasitas aparatur desa dalam mengumpulkan, mengelola, dan memanfaatkan data secara mandiri, sistematis, dan berkelanjutan.
“Program Desa Cantik tidak hanya mengajarkan bagaimana mengumpulkan data, tetapi juga bagaimana memanfaatkan data tersebut sebagai dasar penyusunan kebijakan dan pembangunan desa,” kata Pujiyanto.
Desa Lamoare dipilih sebagai desa binaan dalam program tersebut. Melalui kegiatan literasi dan expose data, peserta memperoleh pemahaman mengenai pengelolaan statistik sekaligus melihat potensi dan capaian data desa.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan bantuan pupuk kepada kelompok tani oleh Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Koltim. Bantuan tersebut menjadi bagian dari dukungan pemerintah daerah untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan memperkuat ketahanan pangan.
Pemkab Koltim berharap Program Desa Cantik dapat mendorong semakin banyak desa mengelola dan memanfaatkan data secara tertib dan akurat, sehingga perencanaan pembangunan lebih efektif, terukur, dan tepat sasaran.
Penulis : Asrianto Daranga