KOLTIM, NUANSA SULTRA – Kader Posyandu Desa Pombeyoha, Kecamatan Ladongi, Kabupaten Kolaka Timur, kembali menggelar kegiatan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kepada balita dan ibu hamil yang berisiko stunting. Program ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Pemerintah Desa dalam menanggulangi masalah gizi buruk, serta mendorong pertumbuhan dan perkembangan optimal bagi anak-anak di masa keemasannya.

 

Kegiatan PMT tersebut dilaksanakan pada Kamis (10/04/2025) di kediaman salah satu kader Posyandu. Turut hadir dalam acara ini Kepala Desa Pombeyoha, Ns.Firdaus,S.Kep, Ketua TP-PKK Desa, Petugas Kesehatan dari UPTD Puskesmas setempat, Ibu hamil, balita, Kader Pembangunan Masyarakat (KPM), Guru PAUD, hingga para Lansia.

 

Dalam pelaksanaannya, kader Posyandu memberikan perhatian khusus kepada balita yang menunjukkan gejala kekurangan gizi. Mereka mendapatkan makanan tambahan bergizi seperti bubur kacang hijau, telur, dan biskuit kaya nutrisi. Hal ini diharapkan mampu memperbaiki status gizi anak-anak serta mendukung pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif mereka.

 

Kepala Desa Pombeyoha Ns.Firdaus, S.Kep menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengejar tumbuh kembang balita melalui makan makanan yang bergizi dan memiliki pertumbuhan dan perkembangan yang baik dengan memperoleh asupan gizi yang cukup. Ia menekankan pentingnya asupan nutrisi yang cukup agar anak-anak dapat tumbuh sehat, kuat, dan cerdas, serta mampu bersaing di masa depan.

 

Selain pemberian makanan, kader Pembangunan Masyarakat (KPM) juga memberikan edukasi kepada para orang tua mengenai pentingnya pola makan sehat, sanitasi yang baik, serta perawatan kesehatan anak secara umum. Edukasi ini menjadi bagian penting dari program, karena peran orang tua sangat krusial dalam mencegah stunting sejak dini di lingkungan keluarga.

 

Program PMT ini juga mendapat respon positif dari masyarakat. Para orang tua balita mengaku senang dan merasa terbantu dengan adanya distribusi makanan bergizi serta informasi penting yang mereka dapatkan. Mereka berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak keluarga di desa.

 

Dengan dukungan penuh dari Pemerintah Desa, UPTD Puskesmas, dan partisipasi aktif masyarakat, diharapkan angka stunting di Desa Pombeyoha dapat ditekan secara signifikan. Keberhasilan program ini dapat menjadi contoh bagi desa lain dalam membangun generasi yang sehat, cerdas, dan bebas dari malnutrisi.

 

Penulis : Asrianto Daranga

Author

nuansasultra@gmail.com

Related Posts

Porsi MBG Hari Sabtu Diduga Tak Tersalurkan Berbulan-Bulan di Iwoimenda, SPPG Belum Beri Penjelasan

Kolaka, Nuansa Sultra – Penyaluran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Iwoimenda, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra) dipertanyakan. Hasil penelusuran awak...

Read out all

Jelang Bupati Cup 1 2026, BPBD Koltim Turunkan Watertank Pastikan Lapangan Gunung Jaya Siap Digunakan

Koltim, Nuansa Sultra – Menjaga kondisi lapangan tetap prima di tengah musim kemarau, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kolaka Timur (Koltim)...

Read out all

Waria Juga Warga Negara, Jangan Hanya Pandai Melarang, Pemimpin Harus Mampu Memberikan Jalan

Oleh : Asrianto Daranga, S.Ip (Jurnalistik Nuansa Sultra)  “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur” Setiap menjelang 17 Agustus, bangsa Indonesia selalu berbicara tentang...

Read out all

Yosep Sahaka Buka Lomba HUT ke-81 RI, Jadikan Olahraga dan Seni Perekat Persatuan

Koltim, Nuansa Sultra – Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) resmi dimulai. Plt. Bupati Koltim H. Yosep...

Read out all

Plt Bupati Koltim dan Kapolres Resmikan Jembatan Setia Produksi, Buka Akses Ekonomi Warga

Koltim, Nuansa Sultra – Jembatan Setia Produksi yang menghubungkan Kelurahan Ladongi Jaya dan Desa Iwoikondo, Kecamatan Ladongi, Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), resmi...

Read out all

Asisten II Koltim Buka Desa Cantik 2026 Dorong Pembangunan Berbasis Data

Koltim, Nuansa Sultra – Pemerintah Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) mendorong penguatan tata kelola data di tingkat desa agar kebijakan pembangunan lebih terukur...

Read out all