Koltim, Nuansa Sultra – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) melaksanakan kegiatan asesmen lapangan terhadap infrastruktur yang mengalami kerusakan akibat dampak bencana.

 

Kegiatan ini berlangsung pada hari kedua pelatihan penanganan bencana, Kamis (13/11/2025), yang merupakan bagian dari rangkaian Pelatihan Penanganan Bencana Tahun 2025. Pelatihan ini dilaksanakan sejak 12 hingga 14 November 2025 di Kelurahan Atula, Kecamatan Ladongi.

 

Pelatihan tersebut bertujuan untuk mengasah kemampuan peserta dalam melakukan estimasi kerugian akibat bencana serta meningkatkan kesiapan logistik di lapangan. Melalui kegiatan asesmen lapangan ini, para peserta mendapatkan pengalaman langsung dalam menilai tingkat kerusakan infrastruktur serta memetakan kebutuhan darurat yang harus segera dipenuhi ketika terjadi bencana.

 

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Koltim, Dewa Made Ratmawan, S.ST., MT., menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan upaya strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di lingkungan BPBD. Ia menegaskan, kemampuan personel Tim Reaksi Cepat (TRC) dalam melakukan analisis lapangan menjadi aspek penting dalam mempercepat proses penanganan darurat di wilayah Wonua Sorume, Kab. Koltim.

 

Lebih lanjut, Dewa Made Ratmawan menyampaikan bahwa para peserta diharapkan mampu memahami teknik dan metodologi dalam menghitung estimasi kerugian yang timbul akibat bencana. Simulasi di beberapa lokasi terdampak digunakan sebagai sarana pembelajaran bagi peserta untuk melatih ketepatan dan kecepatan dalam melakukan perhitungan nilai kerugian serta penentuan kebutuhan logistik di lapangan.

 

Selain melatih kemampuan teknis, kegiatan ini juga menekankan pentingnya koordinasi antarinstansi dalam penanggulangan bencana. Para peserta diajak untuk memahami pola kerja terpadu antara BPBD, pemerintah daerah, dan masyarakat, sehingga penanganan bencana dapat dilakukan dengan efektif dan efisien. Keterlibatan aktif peserta dalam simulasi menunjukkan komitmen bersama dalam mewujudkan sistem tanggap darurat yang lebih sigap dan profesional.

 

Kegiatan pelatihan ini tidak hanya memberikan pengetahuan teknis, tetapi juga membangun kesadaran tentang pentingnya tanggung jawab profesi sebagai aparatur negara dalam bidang kebencanaan. Menurut Dewa Made, setiap personel BPBD harus mampu menerapkan hasil pelatihan di lapangan sebagai bentuk dedikasi terhadap tugas dan pelayanan publik, khususnya dalam menghadapi situasi darurat bencana di daerah.

 

Terakhir, BPBD Koltim berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal untuk memperkuat kesiapsiagaan dan profesionalitas personel TRC di masa mendatang. Dengan meningkatnya kemampuan asesmen dan kesiapan logistik, diharapkan pelayanan kebencanaan di Koltim semakin tangguh, responsif, dan berorientasi pada keselamatan masyarakat.

 

“Setelah mengikuti kegiatan ini, kami berharap seluruh peserta mampu menerapkan pemahaman tentang metode perhitungan kerugian dan kebutuhan logistik ketika terjadi pengungsian. Hal ini merupakan bentuk tanggung jawab profesional sebagai pegawai BPBD yang berperan aktif dalam pelayanan kebencanaan di daerah,” tutup Dewa Made.

 

Penulis : Asrianto Daranga.

Author

nuansasultra@gmail.com

Related Posts

Kriyanusa 2026 Hadirkan 410 Stan, Dekranasda Koltim Tampilkan Produk Kriya Daerah

Jakarta, Nuansa Sultra – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kolaka Timur (Koltim) melalui Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) turut ambil bagian dalam pameran nasional...

Read out all

Oknum Polisi Diduga Ejek Massa Saat Demo Hari Tani, Polda Bengkulu Dalami Video Viral

Bengkulu, Nuansa Sultra – Aksi demonstrasi memperingati Hari Tani Nasional di depan Kantor Gubernur Bengkulu, Pada Kamis (24/9/2026), berujung kericuhan dan menjadi...

Read out all

Pemkot Kendari Evaluasi 3.038 PPPK Paruh Waktu, 68 Tak Lanjut

Kendari, Nuansa Sultra – Pemerintah Kota Kendari mulai memfinalisasi evaluasi terhadap 3.038 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu hasil penerimaan 2025...

Read out all

Guruh Soekarno Putra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun

Jakarta, Nuansa Sultra – Seniman sekaligus politikus Guruh Soekarno Putra meninggal dunia pada Sabtu (26/9/2026) pagi dalam usia 73 tahun. Putra bungsu...

Read out all

Bapenda Koltim Targetkan PAD Rp17,72 Miliar pada 2026

Koltim, Nuansa Sultra – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) menargetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp17,72 miliar pada 2026....

Read out all

Tiga Hari, BPBD dan Basarnas Lakukan Pencarian Lansia 80 Tahun di Koltim Belum Ditemukan

Koltim, Nuansa Sultra – Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) bersama Basarnas melakukan pencarian terhadap seorang warga lanjut...

Read out all