
- 0
- 383 words
Kendari, Nuansa Sultra – Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) memperkuat kemitraan dengan insan pers untuk memastikan informasi kepada masyarakat tetap akurat, objektif, edukatif, dan berimbang di tengah derasnya arus informasi digital.
Komitmen itu disampaikan Kapolda Sultra Irjen Pol. Dr. Himawan Bayu Aji, S.H., S.I.K., M.H., saat menghadiri Coffee Morning, silaturahmi, dan penguatan sinergi kehumasan bersama pimpinan organisasi media, organisasi wartawan, pimpinan media, dan jurnalis di Mapolda Sultra, Jumat (04/09/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Wakapolda Sultra Brigjen Pol. Budi Hermawan, S.I.K., Irwasda, Kabid Humas Polda Sultra Kombes Pol. Iis Kristian, S.I.K., jajaran PJU Polda Sultra, serta sejumlah pimpinan organisasi media dan wartawan.
Kapolda menilai pers memiliki posisi strategis dalam kehidupan demokrasi sekaligus membantu kepolisian menyampaikan informasi kepada masyarakat dan menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Menurut Himawan, kecepatan penyebaran informasi di era digital harus diimbangi dengan proses verifikasi yang ketat agar masyarakat tidak terjebak misinformasi.
“Informasi yang dipublikasikan begitu cepat. Karena itu, perlu kita cerna dan analisis, apakah informasi tersebut akurat atau justru merupakan misinformasi,” ujar Himawan.
Ia mengatakan keterbatasan kepolisian dalam menjangkau seluruh masyarakat membuat media menjadi mitra penting dalam membangun komunikasi publik.
“Kami menyadari tidak memiliki tangan yang cukup panjang untuk menjangkau seluruh masyarakat. Oleh karena itu, kami tidak dapat dipisahkan dari teman-teman media untuk menyampaikan informasi yang baik, akurat dan memberikan edukasi,” katanya.
Selain membangun kerja sama dalam penyebaran informasi, Himawan juga membuka ruang bagi pers untuk menyampaikan kritik dan masukan terhadap kinerja kepolisian.
Menurut dia, kritik media dapat menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki pelayanan dan kinerja institusi.
“Kita tidak bisa melihat diri kita sendiri secara utuh. Karena itu, teman-teman media bisa memberikan masukan kepada kami sebagai bahan evaluasi untuk perbaikan bersama,” ungkapnya.
Dalam forum Coffee Morning, Kapolda turut menyoroti sejumlah persoalan yang menjadi perhatian Polda Sultra, mulai dari curas, curat, curanmor, peredaran narkotika, persoalan pertambangan hingga tindak kekerasan.
Ia menegaskan, penanganan berbagai persoalan tersebut harus tetap berorientasi pada kepentingan masyarakat.
“Ke depan, apa yang kita lakukan harus bisa selaras dengan apa yang diinginkan masyarakat,” tegasnya.
Himawan berharap kemitraan Polda Sultra dan insan pers semakin kuat sehingga mampu mendukung stabilitas kamtibmas, meningkatkan edukasi publik, serta mencegah penyebaran informasi yang tidak terverifikasi.
Sinergi kepolisian dan pers, kata dia, harus dibangun di atas keterbukaan, kritik konstruktif, dan komitmen bersama menghadirkan informasi yang benar bagi masyarakat.
Laporan : Asrianto Daranga