KOLTIM, NUANSA SULTRA – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kolaka bersama Pemerintah Daerah Kolaka Timur (Pemda Koltim) melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) menggelar peluncuran dan sosialisasi aplikasi Jaksa Garda Desa, Rabu (23/04/2025).

 

Acara kegiatan sosialisasi aplikasi ini dilangsungkan secara daring dan terpusat di Aula Pemda Koltim, serta diikuti oleh sejumlah Kepala Desa dan operator Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) dari seluruh wilayah Kolaka Timur.

 

Kegiatan sosialisasi dibuka langsung oleh Kepala Dinas PMD Koltim, Kusram Maroli, S.Pt., bersama Kepala Seksi Intelejen Kejari Kolaka Timur, Bustanil Arifin, SH., MH. Hadir pula Kepala Inspektorat Koltim, Surya Hatta Amran, SH., LL.M., serta para pejabat dan operator desa dari 117 desa se-Koltim.

 

Menurut Bustanil Arifin, aplikasi Jaksa Garda Desa merupakan instrumen digital untuk mendukung transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana desa.

 

“Aplikasi ini bertujuan mengawasi sekaligus membina aparat desa agar pengelolaan dana dilakukan sesuai dengan SOP dan prinsip transparansi,” ujar Bustanil

 

Ia menegaskan bahwa aplikasi tersebut memungkinkan pihak Kejaksaan dan instansi terkait untuk memantau langsung kegiatan keuangan desa secara real time. Jika ada desa yang tidak menginput data dengan benar atau tidak aktif, maka hal itu akan menjadi indikator awal bahwa pengelolaan desa tidak berjalan sesuai prosedur.

 

“Aplikasi ini terhubung langsung ke pusat, jadi ketidakaktifan akan langsung terdeteksi,” imbuhnya.

 

Bustanil juga menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif dari pihak aparat penegak hukum (APH) dalam membina pemerintah desa guna mencegah potensi penyalahgunaan dana, korupsi, maupun kesalahan administrasi.

 

Bustanil juga menyebutkan bahwa 80 persen dari total 117 desa yang telah hadir mengikuti kegiatan sosialisasi aplikasi secara daring dan sisanya dipastikan menyusul dalam kegiatan ini.

 

Selain itu, ia mengapresiasi dukungan Pemda dan seluruh perangkat desa atas pelaksanaan kegiatan ini. Bustanil menegaskan bahwa pelaksanaan sosialisasi tidak membebankan biaya apapun kepada pihak desa.

 

“Kegiatan ini murni inisiatif Kejaksaan dengan dukungan DPMD,” Ujarnya kepada awak media.

 

Sementara itu, Kepala Dinas PMD Koltim, Kusram Maroli, menyatakan bahwa aplikasi Jaksa Garda Desa merupakan wujud nyata dari perjanjian kerja sama antara DPMD Koltim dan Kejari Kolaka.

 

“Dana desa harus dikelola secara tepat sasaran dan bebas dari penyelewengan. Sosialisasi ini adalah bagian dari upaya preventif yang kita bangun bersama Kejaksaan,” ujarnya.

 

Kusram mengungkapkan bahwa kerja sama (MoU) telah dimulai sejak 24 September 2024 melalui program “Jaga Desa”, dan kini dilanjutkan di tahun 2025 dengan implementasi aplikasi Jaksa Garda Desa.

 

Terakhir, Kusram berharap seluruh desa di Koltim dapat mengikuti program ini secara aktif demi mewujudkan pemerintahan desa yang bersih, akuntabel, dan profesional.

 

Penulis : Asrianto Daranga.

Author

nuansasultra@gmail.com

Related Posts

Menjaga Warisan Leluhur di Era Modern, Kiprah 12 Tahun Banderano Tolaki sebagai Organisasi Adat Berpengaruh

Nuansa Sultra – Di tengah arus modernisasi dan perubahan sosial yang semakin dinamis, masyarakat adat dituntut untuk mampu mempertahankan identitas, budaya, serta...

Read out all

Kemensos RI Salurkan Bantuan Beras dan Minyak Goreng kepada 534 KPM di Kelurahan Ladongi Jaya

Koltim, Nuansa Sultra – Kementerian Sosial (Kemensos) RI melalui Perum Bulog kembali menyalurkan bantuan pangan kepada masyarakat Kel. Ladongi Jaya, Kec.Ladongi, Kab....

Read out all

Pemerintah Kelurahan Raraa Salurkan Bantuan Pangan kepada 406 Keluarga Penerima Manfaat

Koltim, Nuansa Sultra – Pemerintah Kelurahan Raraa, Kecamatan Ladongi, Kabupaten Kolaka Timur, kembali menyalurkan bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng dari...

Read out all

FAMHI Desak Kementerian ESDM dan KLH Periksa PT WIN, Don Mike Ingatkan Pentingnya Perlindungan Warga

Jakarta, Nuansa Sultra – Forum Advokasi Mahasiswa Hukum Indonesia (FAMHI) mendesak Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia untuk segera...

Read out all

Di Tengah Keterbatasan Anggaran, Beltiar Sebut Pengisian Wabup Koltim Belum Urgen

Koltim, Nuansa Sultra – Di tengah berkembangnya wacana pengisian jabatan Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) terus menjadi perbincangan di tengah...

Read out all

Taufik Sungkono : Figur Wakil Bupati Koltim Harus Berintegritas dan Berpihak pada Anak Daerah

Koltim, Nuansa Sultra – Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) tengah menjadi perhatian publik menyusul dinamika politik terkait penentuan figur calon Wakil Bupati yang...

Read out all