KOLTIM, NUANSA SULTRA – Pemerintah Daerah Kolaka Timur menunjukkan respon cepat terhadap bencana kebakaran yang terjadi di Desa Onemanu, Kecamatan Lambandia. Melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Perumahan, dan Dinas Sosial, pemerintah daerah melakukan peninjauan langsung ke lokasi kejadian pada Sabtu (26/04/2025), didampingi oleh pihak kecamatan dan kepala desa setempat.

 

Dalam kunjungan tersebut, pemerintah daerah tidak hanya meninjau lokasi kebakaran, tetapi juga menyalurkan bantuan logistik kepada korban. Bantuan yang diberikan berupa beras, mie instan, telur, air mineral, tikar, selimut, peralatan dapur, dan perlengkapan mandi. Langkah ini merupakan bagian dari tanggap darurat untuk meringankan beban warga yang terdampak langsung.

 

Kebakaran yang menghanguskan rumah milik Herman, warga Desa Onemanu, terjadi pada pukul 05.30 WITA. Dugaan awal menyebutkan bahwa kebakaran dipicu oleh kebocoran tabung gas saat pemilik rumah sedang memasak. Percikan api dari kompor diduga menyambar gas yang bocor dan dengan cepat melalap rumah yang sebagian besar berbahan kayu.

 

Kepala Pelaksana BPBD Koltim, Dewa Made Ratmawan, ST, menyampaikan bahwa kehadiran pemerintah daerah di lokasi merupakan bentuk dukungan moral sekaligus wujud kepedulian terhadap masyarakat. Ia menegaskan pentingnya peran aktif pemerintah dalam membantu korban bencana agar dapat segera bangkit dari musibah yang menimpa.

 

“Ini bukan hanya bantuan materi, tapi juga bentuk solidaritas pemerintah terhadap masyarakat. Kami hadir untuk memastikan warga tidak sendiri dalam menghadapi masa sulit,” ungkap Dewa.

 

Lebih lanjut, Dewa juga menekankan pentingnya edukasi keamanan dalam penggunaan peralatan gas di rumah tangga untuk mencegah kejadian serupa.

 

Meski tidak menelan korban jiwa, kebakaran tersebut menyebabkan kerugian materi yang cukup besar. Herman kehilangan empat unit sepeda motor, 50 gram emas, 40 tabung gas, serta berbagai barang dagangan sembako yang biasa ia jual. Seluruh isi rumah habis terbakar dalam waktu singkat karena cepatnya penyebaran api.

 

Peristiwa ini menjadi peringatan penting bagi masyarakat akan risiko kebakaran rumah tangga. Pemerintah daerah pun menyatakan komitmennya untuk terus meningkatkan edukasi kebencanaan serta penyuluhan tentang keselamatan rumah, terutama dalam penggunaan tabung gas dan material bangunan yang lebih aman.

 

Penulis : Asrianto Daranga

Author

nuansasultra@gmail.com

Related Posts

Jelang Purna Bakti, Syafruddin Tinggalkan Catatan Pengabdian di Pendidikan Koltim

Koltim, Nuansa Sultra – Menjelang purna bakti sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), Drs. Syafruddin, M.Pd., meninggalkan sejumlah catatan pengabdian selama menjalankan tugas...

Read out all

34 Tahun Mengabdi, Maryono Purna Bakti dari Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Koltim

Koltim, Nuansa Sultra – Setelah sekitar 34 tahun mengabdi sebagai aparatur dan tenaga pendidik, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Kolaka Timur...

Read out all

20 Pelaku Usaha Pamerkan Produk Lokal Koltim dalam Pekan Produk Unggulan UMKM 2026

Koltim, Nuansa Sultra – Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) menggelar Pekan Produk Unggulan UMKM Tahun 2026 untuk mendorong...

Read out all

Jika Gibran Tidak Memenuhi Syarat, Apakah Akan Berimbas Kepada Prabowo?

Oleh : Andre Darmawan Advokat/Ketua DPD KAI Sulawesi Tenggara Nuansa Sultra – Permohonan PHPU No 1/2026 yang diajukan oleh Prof. Denny Indrayana...

Read out all

Kriyanusa 2026 Hadirkan 410 Stan, Dekranasda Koltim Tampilkan Produk Kriya Daerah

Jakarta, Nuansa Sultra – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kolaka Timur (Koltim) melalui Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) turut ambil bagian dalam pameran nasional...

Read out all

Pemkot Kendari Evaluasi 3.038 PPPK Paruh Waktu, 68 Tak Lanjut

Kendari, Nuansa Sultra – Pemerintah Kota Kendari mulai memfinalisasi evaluasi terhadap 3.038 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu hasil penerimaan 2025...

Read out all