KOLTIM, NUANSA SULTRA – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, sejak pagi hingga sore hari. pada Minggu, (17/08/2025). di Lapangan Penanggo Jaya, Kecamatan Lambandia, yang menjadi lokasi pelaksanaan upacara Hari Ulang Tahun ke-80 RI, berubah menjadi becek dan berlumpur bak kubangan kerbau.

 

Namun, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat para putra-putri terbaik Koltim dari SMA Negeri 2 Lambandia dan SMA Negeri 1 Ladongi yang bertugas sebagai pembawa bendera dan anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka).

 

Pada sesi penurunan bendera, para anggota Paskibra tetap menjalankan tugas secara disiplin dan terhormat. Meskipun harus melintasi genangan lumpur yang menyulitkan langkah, mereka berhasil menunaikan tugas tanpa kendala berarti, menunjukkan semangat nasionalisme yang tinggi.

 

Plt Bupati Koltim, H. Yosep Sahaka, S.Pd., M.Pd., hadir sebagai Inspektur Upacara. Hadir pula Ketua DPRD, Hj. Jumhani, S.Pd., M. Pd, Wakil Ketua dan anggota DPRD Koltim, Pj. Sekda Koltim La Fala, S.E., Staf Ahli TP PKK, Hj. Hijrawati Yosep Sahaka, dan para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Daerah Kolaka Timur.

 

Plt. Bupati, Yosep Sahaka, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh petugas dan peserta upacara. Ia mengakui bahwa pelaksanaan upacara tahun ini penuh tantangan akibat cuaca ekstrem, namun tetap berlangsung dengan tertib dan khidmat.

 

“Saya ucapkan banyak terima kasih atas pelaksanaan upacara yang berjalan dengan tertib dan khidmat. Ini menunjukkan kedisiplinan dan dedikasi luar biasa dari semua pihak,” ungkap Yosep di hadapan seluruh peserta upacara.

 

Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan kegiatan tersebut merupakan hasil kerja keras dan komitmen tinggi dari para petugas yang tampil maksimal, tanpa mengeluh meski dihadapkan pada medan yang berat dan kondisi cuaca yang tidak bersahabat.

 

Peristiwa ini menjadi gambaran semangat kemerdekaan yang tidak luntur oleh cuaca buruk. masyarakat Koltim, khususnya para generasi muda, menunjukkan bahwa tekad dan rasa cinta tanah air tetap berkobar, tak terhalang lumpur maupun hujan deras.

 

Laporan: Asrianto Daranga

Author

nuansasultra@gmail.com

Related Posts

Ketua BK DPRD Koltim I Made Margi Tegaskan Status Husain Tanggapili Masih Dikaji Sesuai Tata Tertib

Koltim, Nuansa Sultra – Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Kolaka Timur, I Made Margi, menegaskan bahwa pihaknya masih mengkaji status anggota DPRD,...

Read out all

JPKPN dan GSPI Sultra Dukung PPI Usut Dugaan Kongkalikong Limbah di Morosi hingga ke DPRD Konawe

Konawe, Nuansa Sultra – Dukungan terhadap upaya pengungkapan dugaan praktik bisnis limbah ilegal di kawasan industri Morosi, Kabupaten Konawe, terus menguat. Terbaru,...

Read out all

Proyek Rehabilitasi Irigasi Tersendat, Petani Empat Desa di Poli-Polia Terancam Gagal Tanam dan Kesulitan Bayar KUR.

Koltim, Nuansa Sultra – Beberapa bulan lalu, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Andowengga menggelar musyawarah bersama pemerintah daerah, pelaksana proyek, dan masyarakat guna...

Read out all

Pengurus PGRI Koltim Masa Bakti 2025–2030 Dikukuhkan, Plt. Bupati Tekankan Profesionalisme Guru

Koltim, Nuansa Sultra – Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Kolaka Timur (Koltim), H. Yosep Sahaka, S.Pd., M.Pd., menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada kegiatan...

Read out all

Pungutan Iuran Komite SMAN 1 Poli-Polia Ditolak, JPKPN dan GSPI Sultra Akan Tempuh Jalur Hukum

Koltim, Nuansa Sultra – Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan Nasional (JPKPN) dan Garuda Siliwangi Pembela Indonesia (GSPI) Sulawesi Tenggara (Sultra) dengan tegas menyatakan...

Read out all

Menteri Koperasi Jelaskan Perbedaan KDKMP dan Koperasi Konvensional

Jaksel, Nuansa Sultra – Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, menjelaskan perbedaan antara Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan koperasi konvensional. Ia menyebut KDKMP...

Read out all