
KOLTIM, NUANSA SULTRA – Bidang Pembudayaan Olahraga Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) melakukan kunjungan ke Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) dalam rangka monitoring pelaksanaan pengukuran Indeks Pembangunan Olahraga (IPO).
Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari Bimbingan Teknis (Bimtek) yang sebelumnya digelar pada pertengahan Agustus lalu di tingkat provinsi.
Kabid Pembudayaan Olahraga Dispora Sultra, Andi Sultan, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pembinaan terhadap daerah terkait pelaksanaan pengukuran IPO.
“Pada Bimtek bulan lalu, setiap peserta, termasuk perwakilan dari Koltim, telah menyusun rencana kerja. Hari ini kami hadir untuk memantau implementasi rencana tersebut, termasuk melihat langsung proses pengukuran indeks olahraga di lapangan,” ujarnya.
Ia menambahkan, pengukuran IPO ini melibatkan sinergi lintas sektor, salah satunya Dinas Kesehatan Kabupaten Koltim.
“Kami berharap kegiatan ini dilakukan secara kolaboratif karena beberapa indikator IPO berkaitan langsung dengan tingkat kebugaran masyarakat. Dinas kesehatan selama ini berperan dalam pengukuran kebugaran, sesuai dengan instruksi Kementerian Dalam Negeri untuk melakukan pengukuran secara terintegrasi,” tambah Andi Sultan.
Dispora Provinsi juga berencana mendorong adanya percontohan penyelenggaraan olahraga berbasis kawasan. Hal ini dilakukan dengan mengusulkan program ke Kementerian Pemuda dan Olahraga RI, agar ke depan Koltim mendapatkan alokasi khusus dari kementerian untuk pengembangan fasilitas olahraga berbasis masyarakat.
“Insyaallah kita akan coba komunikasikan ke kementerian agar ada satu titik program di Kolaka Timur,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Andi Sultan menekankan pentingnya dukungan sarana dan prasarana olahraga dalam menunjang kebugaran masyarakat. Ia berharap pemerintah daerah dapat menyiapkan ruang terbuka hijau dan fasilitas publik yang mendukung aktivitas olahraga.
“Jika tersedia taman kota dengan lapangan hijau yang nyaman, masyarakat akan termotivasi untuk berolahraga. Ini adalah investasi kesehatan, agar masyarakat tetap produktif dan tidak mudah sakit,” jelasnya.
Kabid juga menyampaikan harapan agar ke depan masyarakat Koltim lebih partisipatif dalam menjalani gaya hidup sehat. Ia mendorong agar masyarakat membiasakan diri berolahraga minimal 30 menit setiap hari.
“Olahraga rutin dapat mencegah berbagai penyakit. Kolaborasi dengan sektor kesehatan sangat penting untuk memastikan masyarakat kita sehat, dan tentu berdampak pada peningkatan kualitas daerah,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dispora Kolaka Timur, Marsalim, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan dukungan dari Dispora Provinsi. Ia mengatakan bahwa kerjasama ini menjadi langkah positif dalam memperkuat budaya olahraga di Koltim.
“Kami sangat berterima kasih atas support dari Dispora Provinsi. Dukungan ini penting untuk pelaksanaan program-program seperti pengukuran IPO dan peningkatan kebugaran pemuda. Kami berharap budaya olahraga masyarakat Koltim bisa terus berkelanjutan,” pungkasnya.
Penulis : Asrianto Daranga.