Banjarmasin, Nuansa Sultra – Pemerintah Kabupaten Kolaka Timur melalui Kepala Bappeda Litbang Koltim, Dr. Mustakim Darwis, SP., M.Si., mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Bappeda se-Indonesia Tahun 2025 yang berlangsung selama tiga hari, mulai Selasa, (02/12) hingga 04 Desember 2025, di Hotel Rattan Inn, Kota Banjarmasin. Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Achmad Wiyagus dan menjadi forum strategis dalam penyelarasan arah pembangunan nasional dan daerah.

 

Acara pembukaan turut dihadiri Wakil Gubernur Kalimantan Selatan Hasnuryadi Sulaiman, Sekdaprov Muhammad Syarifuddin, Kepala Bappeda Kalsel Suprapti Tri Astuti, serta pejabat pemerintah daerah dari berbagai provinsi. Hadir pula perwakilan kementerian dan lembaga, termasuk Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Kepala Badan Pusat Statistik, serta unsur Stranas Pencegahan Korupsi yang memberikan pandangan mengenai integritas dan tata kelola pembangunan.

 

Dalam keterangannya, Mustakim menjelaskan bahwa Rakor ini merupakan forum nasional bagi seluruh Kepala Bappeda untuk mengevaluasi sekaligus menyelaraskan pencapaian pembangunan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Ia menegaskan bahwa Bappeda di daerah harus menjalankan peran “orkestratik”, yaitu sebagai pengarah dan penyelaras program pembangunan agar seluruh kebijakan pusat dapat diimplementasikan secara efektif di tingkat daerah.

 

Selain itu, Rakor ini juga mengesahkan kepengurusan baru Forum Bappeda se-Indonesia yang beranggotakan seluruh Bappeda provinsi dan kabupaten/kota. Struktur kepengurusan tersebut melibatkan perwakilan dari enam wilayah besar yakni Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua, sehingga koordinasi dan komunikasi antardaerah dapat berlangsung lebih sistematis.

 

Rakor tahun ini diikuti oleh 38 Bappeda provinsi dan 546 Bappeda kabupaten/kota, serta perwakilan dari Bappenas yang menyampaikan materi mengenai strategi sinergi pusat–daerah dalam mengawal percepatan pertumbuhan ekonomi. Kehadiran seluruh pemangku kepentingan diharapkan mampu memperkuat kolaborasi pembangunan jangka menengah dan jangka panjang.

 

Dalam sesi penyampaian materi teknis, Mustakim memaparkan bahwa hasil akhir pertemuan ini ditargetkan dapat meningkatkan efektivitas program pembangunan daerah, sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang sejalan dengan RPJMN dan RPJMD masing-masing wilayah. Ia menilai bahwa kesinambungan antara visi nasional dan perencanaan daerah menjadi kunci dalam mencapai target pembangunan secara menyeluruh.

 

Selanjutnya, Bapedda Koltim mengutip arahan Kepala Bappenas Bambang P. S. Brodjonegoro, yang menekankan pentingnya optimalisasi peran Bappeda sebagai pengendali arah pembangunan daerah. Bappeda diharapkan tidak hanya menjadi pusat analisis kebijakan, tetapi juga motor penggerak percepatan pembangunan yang responsif terhadap perubahan sosial, ekonomi, dan lingkungan.

 

Mustakim juga menambahkan perlunya penyusunan strategi kebijakan ekonomi yang berbasis karakteristik lokal, nilai budaya daerah, serta pengelolaan anggaran yang cerdas. Ia mencontohkan langkah diversifikasi ekonomi sebagai upaya mengurangi ketergantungan pada komoditas tertentu, serta mendorong investasi pada sektor infrastruktur untuk memperkuat fondasi pertumbuhan jangka panjang.

 

Menutup penjelasannya, Mustakim menegaskan bahwa kecepatan dan ketepatan dalam aktivitas pembangunan harus menjadi perhatian utama Bappeda ke depan.

 

“Bappeda tidak hanya menjadi think tank pemerintah daerah, tetapi harus menjadi penentu arah dan percepatan pembangunan. Kecepatan harus diperhatikan agar pembangunan berjalan efektif,” ujarnya menegaskan kembali pesan yang disampaikan para pemateri Bappenas.

 

Penulis : Asrianto Daranga.

Author

nuansasultra@gmail.com

Related Posts

Menjaga Warisan Leluhur di Era Modern, Kiprah 12 Tahun Banderano Tolaki sebagai Organisasi Adat Berpengaruh

Nuansa Sultra – Di tengah arus modernisasi dan perubahan sosial yang semakin dinamis, masyarakat adat dituntut untuk mampu mempertahankan identitas, budaya, serta...

Read out all

Kemensos RI Salurkan Bantuan Beras dan Minyak Goreng kepada 534 KPM di Kelurahan Ladongi Jaya

Koltim, Nuansa Sultra – Kementerian Sosial (Kemensos) RI melalui Perum Bulog kembali menyalurkan bantuan pangan kepada masyarakat Kel. Ladongi Jaya, Kec.Ladongi, Kab....

Read out all

Pemerintah Kelurahan Raraa Salurkan Bantuan Pangan kepada 406 Keluarga Penerima Manfaat

Koltim, Nuansa Sultra – Pemerintah Kelurahan Raraa, Kecamatan Ladongi, Kabupaten Kolaka Timur, kembali menyalurkan bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng dari...

Read out all

FAMHI Desak Kementerian ESDM dan KLH Periksa PT WIN, Don Mike Ingatkan Pentingnya Perlindungan Warga

Jakarta, Nuansa Sultra – Forum Advokasi Mahasiswa Hukum Indonesia (FAMHI) mendesak Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia untuk segera...

Read out all

Di Tengah Keterbatasan Anggaran, Beltiar Sebut Pengisian Wabup Koltim Belum Urgen

Koltim, Nuansa Sultra – Di tengah berkembangnya wacana pengisian jabatan Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) terus menjadi perbincangan di tengah...

Read out all

Taufik Sungkono : Figur Wakil Bupati Koltim Harus Berintegritas dan Berpihak pada Anak Daerah

Koltim, Nuansa Sultra – Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) tengah menjadi perhatian publik menyusul dinamika politik terkait penentuan figur calon Wakil Bupati yang...

Read out all