KOLTIM, NUANSA SULTRA – Pemerintah Daerah (Pemda) Kolaka Timur (Koltim) menunjukkan keseriusan dalam menegakkan pengawasan terhadap aktivitas pertambangan nikel PT Toshida Indonesia yang beroperasi di Desa Taore, Kecamatan Aere. Namun, upaya verifikasi penghentian sementara aktivitas tambang oleh Pemda berujung pada kekecewaan dan kegagalan akses ke lokasi tambang. Senin (20/10/2025)

 

Tim gabungan Pemda Koltim yang terdiri dari perwakilan beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Satpol PP, dan Camat Aere, melakukan kunjungan ke lapangan. Rombongan berusaha masuk ke area tambang untuk memastikan langsung apakah aktivitas pertambangan benar-benar dihentikan sesuai hasil rapat sebelumnya pada 15 Oktober di kantor bupati.

 

Rombongan tiba sekitar Jam 10:35 Wita dan diterima oleh Fajar, perwakilan perusahaan, di rumah kediamannya. Fajar sempat menawarkan Kopi dan jamuan makan siang, namun tim Pemda menolak dengan alasan ingin segera meninjau lapangan guna memastikan kepatuhan perusahaan terhadap penghentian aktivitas tambang. Keinginan tersebut akhirnya terhalang di pos check point utama.

 

Petugas keamanan perusahaan secara tegas menolak memberikan akses masuk ke area pit tambang dengan alasan prosedur keamanan dan Standar Operasional Prosedur (SOP) internal yang harus diikuti. Waode Hasni, perwakilan perusahaan, menyatakan bahwa tim Pemda harus mengajukan surat resmi terlebih dahulu untuk mendapatkan izin masuk, sehingga proses verifikasi di lapangan tidak bisa dilakukan secara langsung.

 

Ketatnya penjagaan bahkan diperkuat dengan adanya beberapa truk bermuatan yang parkir melintang di jalur masuk tambang. Hal ini membuat tim Pemda tidak dapat melanjutkan pemeriksaan ke area yang di tuju.

 

Ketika ditanya oleh pihak media apakah pihak perusahaan mengetahui rencana kunjungan tersebut, Waode Hasni menyatakan bahwa mereka tidak mendapat informasi sebelumnya mengenai kedatangan tim Pemda Koltim guna meninjau lokasi tersebut.

 

Kepala Bappeda Koltim, Mustakim Darwis, menegaskan bahwa tujuan kunjungan adalah untuk memeriksa batas wilayah administrasi Koltim dan memastikan penghentian operasi tambang sesuai kesepakatan rapat di tanggal 15 Oktober Lalu. Ia menyayangkan sikap perusahaan yang melarang akses meskipun kunjungan tersebut bukan untuk mempertanyakan Izin Usaha Pertambangan (IUP), melainkan sekadar verifikasi langsung di lapangan.

 

Ironisnya, pihak perusahaan sebelumnya menyatakan kesediaannya mendampingi tim Pemda dan menyediakan alat pelindung diri (APD) bagi petugas yang melakukan inspeksi. Namun, pantauan visual di pos check point menunjukkan aktivitas keluar-masuk truk bermuatan dari area tambang, menimbulkan dugaan bahwa operasi pertambangan belum sepenuhnya dihentikan sebagaimana diklaim oleh Sdr. Fajar, selaku operasional excellent, PT Thosida Indonesia

 

Setelah beberapa jam menunggu tanpa hasil, tim Pemda Mustakim Darwis menginstruksikan tim untuk kembali ke kantor, karena upaya pengawasan yang dilakukan tidak dihargai dan akses jalur ke lapangan tidak diberikan.

 

Situasi ini menimbulkan pertanyaan serius terkait transparansi dan komitmen PT Toshida Indonesia terhadap kesepakatan penghentian sementara aktivitas tambang di Kolaka Timur.

 

Penulis : Asrianto Daranga.

Author

nuansasultra@gmail.com

Related Posts

Sengketa Lahan Sawit di Koltim Diduga Belum Tuntas, Pemilik Klaim Tanah Bersertifikat Dikuasai PT SARI

Koltim, Nuansa Sultra – Sengketa penguasaan lahan antara pemilik tanah Irwan Kara dan perusahaan perkebunan sawit PT Sari Asri Rezeki Indonesia (SARI)...

Read out all

Asmawa Tosepu, Birokrat Sultra yang Meniti Karier hingga Panggung Pemerintahan Nasional

Jakarta, Nuansa Sultra – Karier birokrasi Dr. Asmawa Tosepu, A.P., M.Si., tidak berhenti di lingkungan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Birokrat asal Sulawesi...

Read out all

Perjalanan ke Kolaka Timur untuk Meneliti, Pria Hungaria Ini Justru Berlabuh di Hati Mimi, Ibu 4 Anak

Koltim, Nuansa Sultra – Tak ada yang menyangka perjalanan Tomas ke Kolaka Timur (Koltim), Sulawesi Tenggara (Sultra), awalnya untuk melakukan penelitian. Namun,...

Read out all

15 Sekolah SMA, SMK dan Sederajat Bersatu di Raimuna Cabang II Koltim, Cetak Generasi Berkarakter

Koltim, Nuansa Sultra – Sebanyak 15 sekolah SMA, SMK, dan sederajat mengikuti Raimuna Cabang II Kwarcab Gerakan Pramuka Kolaka Timur di Lapangan Latamoro,...

Read out all

Raimuna Cabang II Koltim Resmi Dibuka, Ribuan Pramuka Disiapkan Jadi Generasi Pemimpin

Koltim, Nuansa Sultra – Ribuan anggota Pramuka Penegak dan Pandega dari berbagai gugus depan se-Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), Sulawesi Tenggara (Sultra) memadati...

Read out all

Polda Sultra Gandeng Insan Pers Bersinergi Tangkal Misinformasi dan Jaga Kamtibmas

Kendari, Nuansa Sultra – Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) memperkuat kemitraan dengan insan pers untuk memastikan informasi kepada masyarakat tetap akurat, objektif, edukatif,...

Read out all