KOLTIM, NUANSA SULTRA – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kolaka Timur, H. Abd. Yosep Sahaka, S.Pd., M.Si., menerima kunjungan dan aspirasi dari Himpunan Mahasiswa Pemuda Pelajar (HIMAPP) Koltim pada Kamis (04/09/2025).

 

Pertemuan ini berlangsung sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendengarkan serta merespons keluhan dan harapan generasi muda, khususnya terkait permasalahan beasiswa.

 

Turut dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, di antaranya Kapolres Kolaka Timur, Ketua DPRD Koltim, Ketua Komisi I DPRD, Sekda Koltim, Kabag Kesra, serta para pengurus HIMAPP Koltim. Kehadiran mereka mencerminkan komitmen bersama dalam menindaklanjuti isu-isu penting yang berdampak pada pendidikan di daerah.

 

Dalam pertemuan tersebut, Yosep Sahaka menyampaikan apresiasi atas kedatangan HIMAPP Koltim dan menyambut baik dialog terbuka yang dilakukan.

 

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan menanggapi secara serius seluruh tuntutan dan masukan yang disampaikan. Sebagai bentuk komitmen, Yosep bahkan membuat surat pernyataan resmi bersama DPRD Koltim terkait penanganan masalah beasiswa.

 

“Kami telah membuat pernyataan bersama dengan DPRD mengenai permasalahan beasiswa di Kolaka Timur. Harapannya, melalui langkah ini, kita bisa menyelesaikan persoalan yang selama ini menjadi perhatian banyak pihak,” ungkap Yosep

 

Lebih lanjut, Plt. Bupati Koltim berjanji akan memonitor dan mengevaluasi secara menyeluruh seluruh persoalan yang telah disampaikan oleh HIMAPP Koltim. Evaluasi tersebut direncanakan berlangsung selama tiga hari kerja, mulai tanggal 8 hingga 10 September 2025.

 

“Saya berharap dalam rentang waktu tersebut sudah ada langkah konkret yang bisa ditindaklanjuti.” Ujar yosep

 

Ketua HIMAPP Koltim, Asrul Sandi, menyampaikan harapannya agar tuntutan yang disuarakan oleh organisasinya dapat segera dijawab. Ia menekankan bahwa beasiswa merupakan kebutuhan mendesak yang menyangkut masa depan pendidikan generasi muda di Kolaka Timur.

 

“Semoga segera ada solusi terkait beasiswa ini, karena ini demi keberlanjutan daerah dan kemaslahatan banyak orang, khususnya adik-adik kita yang sedang maupun yang baru ingin berkuliah,” pungkas Asrul Sandi.

 

Melalui dialog terbuka seperti ini, diharapkan terjalin komunikasi yang efektif antara pemerintah dan kelompok pemuda pelajar. Pemerintah Daerah Kolaka Timur menegaskan komitmennya untuk tetap terbuka terhadap kritik dan saran demi kemajuan daerah, khususnya di sektor pendidikan.

 

Laporan : Asrianto Daranga.

Author

nuansasultra@gmail.com

Related Posts

Bupati DPD LSM LIRA Koltim Desak Kejari Kolaka Tuntaskan Dugaan Korupsi Kades Peatoa

Koltim, Nuansa Sultra – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LSM Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) Kolaka...

Read out all

Ketua Umum PJI Hartanto Boechori Respons Kelakuan Hotman Paris

DEGRADASI VERBAL TERHADAP MARWAH PROFESI JURNALIS DAN MANUVER ABUSE OF INFLUENCE OLEH OKNUM ADVOKAT HOTMAN PARIS HUTAPEA   Penulis : Hartanto Boechori...

Read out all

Ketum PJI Hartanto Boechori : Ucapan Hotman Paris kepada Jurnalis Tak Bisa Ditoleransi, Dugaan Abuse of Influence Harus Diusut

Jakarta, Nuansa Sultra – Ketua Umum Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI), Hartanto Boechori, mengecam keras pernyataan advokat Hotman Paris Hutapea yang dinilai merendahkan...

Read out all

Adin Gopal Desak DPRD Konawe Tindaklanjuti Delapan Dugaan Persoalan Tata Kelola Pemerintahan YA-SYAM

Konawe, Nuansa Sultra – Konsorsium Aktivis dan NGO Konawe menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Kabupaten Konawe, Kamis (16/7/2026), sebagai...

Read out all

Rumah Warga di Dangia Kolaka Timur Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp100 Juta

Koltim, Nuansa Sultra – Sebuah rumah milik warga di Dusun IV, Desa Lalongkateba, Kecamatan Dangia, Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), Sulawesi Tenggara (Sultra),...

Read out all

Dua Puskesmas di Koltim Masih Tanpa Dokter Definitif, Dinkes : Tahun Ini Akan Diisi Dokter Program TUGSUS

Koltim, Nuansa Sultra – Dinas Kesehatan Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) mengungkapkan penyebab belum terisinya dokter definitif di Puskesmas Sanggona dan Puskesmas Aere....

Read out all