KOLTIM, NUANSA SULTRA- Sebagai bagian dari Program 100 Hari kerja Bupati dan Wakil Bupati terpilih, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud), Kolaka Timur (Koltim) menggelar pelatihan menjahit berjenjang yang ditujukan kepada warga putus sekolah dan peserta pendidikan nonformal. Kegiatan ini berlangsung di SKB Desa Woiha, Kecamatan Tirawuta, dan resmi dibuka oleh Plt. Kepala Dikbud Koltim, Drs. Syafruddin, M.Pd, pada Kamis (22/05/2025).

 

Pelatihan menjahit ini diikuti oleh 32 peserta dari SKB dan 4 Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), yang dibagi menjadi dua gelombang. Masing-masing gelombang terdiri dari 16 orang peserta, dan pelatihan akan dilaksanakan selama 14 hari ke depan dalam dua sesi.

 

Kepala Bidang PAUD dan Dikmas, Andi Astuti, menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu memberikan output nyata berupa keterampilan menjahit yang bisa dimanfaatkan peserta dalam kehidupan sehari-hari maupun untuk peluang wirausaha.

 

“Kami berharap para peserta memperoleh skill yang dapat dimanfaatkan secara langsung setelah pelatihan,” ujarnya.

 

Dalam pelatihan ini, peserta tidak hanya dibekali keterampilan dasar hingga lanjutan dalam menjahit, tetapi juga mendapatkan reward berupa sertifikat dan bantuan mesin jahit yang diberikan secara berkelompok. Para narasumber atau tutor didatangkan langsung dari Balai Pelatihan Provinsi (BPVP) Sulawesi Tenggara (Sultra), untuk memastikan materi dan praktik yang diberikan sesuai standar pelatihan nasional.

 

Plt. Kadis Dikbud Koltim, Drs. Syafruddin, M.Pd, dalam sambutannya menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan langkah strategis yang berkaitan erat dengan data dari Dapodik (Data Pokok Pendidikan), yang mencatat masih terdapat sekitar 8.000 warga Koltim yang tidak mengenyam pendidikan formal. Oleh karena itu, pihaknya merasa perlu menyediakan alternatif berupa pendidikan berbasis keterampilan yang dapat menunjang kemandirian masyarakat.

 

“Biasanya pelatihan semacam ini ditangani oleh Dinas Tenaga Kerja, namun kali ini kami dari Dikbud mengambil peran karena pelatihan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia,” jelas Syafruddin.

 

Ia juga menambahkan bahwa pelatihan menjahit ini bukan hanya bertujuan memberikan keterampilan teknis, melainkan juga menjadi bagian dari pengembangan kewirausahaan lokal.

 

“Potensi dunia usaha menjahit di Koltim cukup besar. Ini adalah langkah awal membekali tenaga kerja dengan keterampilan agar mereka siap dan mandiri,” tegasnya.

 

Tenri, perwakilan dari BPVP Sultra, turut memberikan motivasi kepada peserta pelatihan. Ia menekankan pentingnya kompetensi di era yang kompetitif saat ini.

 

“Pelatihan ini adalah langkah nyata untuk meningkatkan kompetensi diri. Dengan keterampilan menjahit, peserta tidak hanya bisa bekerja, tetapi juga membuka peluang usaha baru,” ungkapnya.

 

Ia juga menambahkan bahwa seluruh peserta akan didampingi oleh instruktur ahli di bidangnya, dan diharapkan dapat mengikuti seluruh sesi pelatihan dengan serius.

 

“Wirausaha saat ini memiliki banyak peminat. Kami harap pelatihan ini menjadi batu loncatan untuk menciptakan lapangan kerja baru dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal,” tambahnya.

 

Seluruh peserta telah difasilitasi dengan ruang praktik menjahit lengkap dengan mesin jahit. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala SKB Koltim, para peserta, serta perwakilan dari BPVP Sultra sebagai narasumber.

 

Pelatihan ini diharapkan mampu mencetak lulusan yang tidak hanya siap kerja tetapi juga siap membuka usaha mandiri, sehingga mendukung terciptanya masyarakat Koltim yang lebih mandiri, produktif, dan kompeten.

 

Laporan : Asrianto Daranga

Author

nuansasultra@gmail.com

Related Posts

Jika Gibran Tidak Memenuhi Syarat, Apakah Akan Berimbas Kepada Prabowo?

Oleh : Andre Darmawan Advokat/Ketua DPD KAI Sulawesi Tenggara Nuansa Sultra – Permohonan PHPU No 1/2026 yang diajukan oleh Prof. Denny Indrayana...

Read out all

Kriyanusa 2026 Hadirkan 410 Stan, Dekranasda Koltim Tampilkan Produk Kriya Daerah

Jakarta, Nuansa Sultra – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kolaka Timur (Koltim) melalui Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) turut ambil bagian dalam pameran nasional...

Read out all

Oknum Polisi Diduga Ejek Massa Saat Demo Hari Tani, Polda Bengkulu Dalami Video Viral

Bengkulu, Nuansa Sultra – Aksi demonstrasi memperingati Hari Tani Nasional di depan Kantor Gubernur Bengkulu, Pada Kamis (24/9/2026), berujung kericuhan dan menjadi...

Read out all

Pemkot Kendari Evaluasi 3.038 PPPK Paruh Waktu, 68 Tak Lanjut

Kendari, Nuansa Sultra – Pemerintah Kota Kendari mulai memfinalisasi evaluasi terhadap 3.038 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu hasil penerimaan 2025...

Read out all

Guruh Soekarno Putra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun

Jakarta, Nuansa Sultra – Seniman sekaligus politikus Guruh Soekarno Putra meninggal dunia pada Sabtu (26/9/2026) pagi dalam usia 73 tahun. Putra bungsu...

Read out all

Bapenda Koltim Targetkan PAD Rp17,72 Miliar pada 2026

Koltim, Nuansa Sultra – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) menargetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp17,72 miliar pada 2026....

Read out all