KOLTIM, NUANSA SULTRA – LSM Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Kabupaten Kolaka Timur secara resmi melaporkan tujuh kepala desa ke Kepolisian Resor Kolaka Timur atas dugaan penyimpangan dalam pengelolaan Dana Desa tahun anggaran 2023–2024.

 

Langkah ini menjadi bagian dari upaya organisasi tersebut untuk memastikan tata kelola pemerintahan desa berjalan sesuai ketentuan perundang-undangan. Pelaporan itu juga menegaskan fungsi kontrol sosial yang selama ini dijalankan LIRA.

 

Sejak memperoleh Rekor MURI pada 2009 dari BPK RI atas kiprahnya dalam pengawasan publik, LSM LIRA tetap konsisten menjalankan moto “Melihat, Mendengar dan Berbuat.” Organisasi yang dikenal dengan slogan “Mitra Pemerintah tapi Kritis” ini menegaskan bahwa kritik yang mereka sampaikan bukan untuk menghambat jalannya pemerintahan, tetapi untuk mendorong transparansi dan akuntabilitas.

 

Bupati DPP LSM LIRA Koltim, Iswan, menyatakan bahwa pihaknya memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan penyelenggaraan pemerintahan desa berjalan sesuai aturan.

 

“Kami ini mitra pemerintah, tetapi tetap kritis. Tujuan utama kami adalah memastikan penyelenggaraan pemerintahan sesuai amanah undang-undang,” ujarnya menjelaskan posisi lembaganya sebagai mitra strategis yang tetap objektif.

 

Pada Selasa, (02/11/2025), Iswan mendatangi Polres Koltim untuk bersilaturahmi sekaligus menyerahkan laporan resmi kepada bagian Reskrim. Ia menegaskan bahwa pelaporan tersebut bukan sekadar formalitas, melainkan langkah konkrit untuk menindaklanjuti temuan lapangan terkait indikasi penyimpangan anggaran desa. Laporan itu diterima langsung oleh petugas penyidik sebagai dasar proses lebih lanjut.

 

Dalam kunjungannya, Iswan seharusnya didampingi oleh Sekda LSM LIRA Koltim, Karnito. Namun, Karnito berhalangan hadir karena sedang bertugas di luar daerah. Meski demikian, Iswan menegaskan bahwa proses administratif dan substansi laporan tetap berjalan sebagaimana mestinya tanpa hambatan.

 

LSM LIRA Koltim berharap laporan tersebut dapat menjadi pijakan bagi aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas dugaan penyalahgunaan Dana Desa. Menurut Iswan, keterlibatan polisi sangat diperlukan agar pengelolaan anggaran desa tidak hanya transparan, tetapi juga berdampak nyata bagi masyarakat. Ia menekankan bahwa tindak lanjut laporan ini merupakan bagian dari komitmen bersama dalam memberantas tindak pidana yang merugikan negara.

 

Menutup keterangannya, Iswan menyampaikan bahwa LIRA terus berperan sebagai penyambung aspirasi masyarakat sekaligus mitra kritis pemerintah, termasuk pada era pemerintahan Presiden Prabowo.

 

“Saya berharap proses penegakan hukum berjalan objektif dan profesional demi terciptanya tata kelola pemerintahan desa yang lebih bersih dan bertanggung jawab,” Tutup Iswan

 

Penulis : Asrianto Daranga

Author

nuansasultra@gmail.com

Related Posts

Bupati DPD LSM LIRA Koltim Desak Kejari Kolaka Tuntaskan Dugaan Korupsi Kades Peatoa

Koltim, Nuansa Sultra – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LSM Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) Kolaka...

Read out all

Ketua Umum PJI Hartanto Boechori Respons Kelakuan Hotman Paris

DEGRADASI VERBAL TERHADAP MARWAH PROFESI JURNALIS DAN MANUVER ABUSE OF INFLUENCE OLEH OKNUM ADVOKAT HOTMAN PARIS HUTAPEA   Penulis : Hartanto Boechori...

Read out all

Ketum PJI Hartanto Boechori : Ucapan Hotman Paris kepada Jurnalis Tak Bisa Ditoleransi, Dugaan Abuse of Influence Harus Diusut

Jakarta, Nuansa Sultra – Ketua Umum Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI), Hartanto Boechori, mengecam keras pernyataan advokat Hotman Paris Hutapea yang dinilai merendahkan...

Read out all

Adin Gopal Desak DPRD Konawe Tindaklanjuti Delapan Dugaan Persoalan Tata Kelola Pemerintahan YA-SYAM

Konawe, Nuansa Sultra – Konsorsium Aktivis dan NGO Konawe menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Kabupaten Konawe, Kamis (16/7/2026), sebagai...

Read out all

Rumah Warga di Dangia Kolaka Timur Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp100 Juta

Koltim, Nuansa Sultra – Sebuah rumah milik warga di Dusun IV, Desa Lalongkateba, Kecamatan Dangia, Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), Sulawesi Tenggara (Sultra),...

Read out all

Dua Puskesmas di Koltim Masih Tanpa Dokter Definitif, Dinkes : Tahun Ini Akan Diisi Dokter Program TUGSUS

Koltim, Nuansa Sultra – Dinas Kesehatan Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) mengungkapkan penyebab belum terisinya dokter definitif di Puskesmas Sanggona dan Puskesmas Aere....

Read out all