
Koltim, Nuansa Sultra – Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Kolaka Timur, H. Yosep Sahaka, S.Pd., M.Pd., melantik Dewan Hakim Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) IX Tingkat Kabupaten Kolaka Timur Tahun 2026 di Aula Pemda, Desa Lalingato, Kecamatan Tirawuta, Rabu malam (11/02/2026).
Pelantikan ditandai dengan pemasangan toga Dewan Hakim secara simbolis oleh Plt. Bupati Yosep Sahaka dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara dan sesi foto bersama.
Kegiatan ini dihadiri Ketua, Wakil Ketua, dan anggota DPRD Koltim, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah (Sekda), para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), alim ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, camat, lurah, kepala desa se-Koltim, kepala satuan pendidikan, pimpinan organisasi kemasyarakatan Islam se-Koltim, Dewan Hakim, kafilah MTQ, insan pers, serta tamu undangan lainnya.
Yosep Sahaka menyampaikan selamat dan sukses kepada Dewan Hakim, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Koltim H. Muhamad Kadir Azis Al-Yafie, serta panitera MTQ IX Tingkat Kabupaten yang telah dilantik dan dikukuhkan malam itu.
Ia menegaskan bahwa peran dan tugas Dewan Hakim MTQ bukanlah tanggung jawab ringan. Amanah ini menuntut kejujuran, ketelitian, dan tanggung jawab moral. Dewan Hakim harus cermat dan objektif dalam memberikan penilaian, serta menjaga independensi dari segala bentuk pengaruh, kepentingan, maupun godaan.
Menurut Yosep, kesuksesan penyelenggaraan MTQ sangat bergantung pada kualitas dan integritas penilaian Dewan Hakim. Profesionalisme dan objektivitas menjadi kunci agar pelaksanaan MTQ tingkat Kabupaten Kolaka Timur semakin berkualitas dan terus meningkat dalam berbagai aspek.
Kepada para kafilah dari 12 kecamatan se-Koltim, Yosep berpesan agar mengikuti musabaqah dengan menampilkan kemampuan terbaik, menjunjung tinggi sportivitas, dan dilandasi keikhlasan.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Kantor Kemenag Koltim, H. Muhamad Kadir Azis Al-Yafie, saat diwawancarai media Nuansa Sultra, memaknai pembukaan MTQ sebagai momen memperkuat syiar Islam dan menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an.
“Saya berharap MTQ mampu meningkatkan semangat religius, mempererat persatuan, serta melahirkan generasi berakhlak Qur’ani di Kolaka Timur,” ujar Kadir.
Saat ditanya terkait penyerahan Surat Keputusan (SK) oleh Bupati Koltim kepada dirinya dan panitera, ia menjelaskan bahwa langkah tersebut menegaskan legalitas, tanggung jawab, dan profesionalisme dalam pelaksanaan tugas. Legalitas ini penting untuk menjamin proses penilaian berjalan objektif, transparan, dan dapat dipertanggung jawabkan.
Muhamad Kadir Azis juga menyampaikan pesan khusus kepada Dewan Hakim dan panitera yang telah resmi dikukuhkan agar menjaga integritas, kejujuran, dan objektivitas.
“Tugas sebagai dewan Hakim Ini merupakan bentuk pengabdian dalam menegakkan nilai-nilai Al-Qur’an.” Ujarnya
Lebih lanjut, Ia menegaskan bahwa MTQ tidak sekadar ajang perlombaan, tetapi juga sarana pembinaan berkelanjutan untuk melahirkan generasi yang mampu membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Muhamad Kadir Azis , menargetkan peserta terbaik MTQ tahun ini mampu mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi maupun nasional, sekaligus menjadi duta Al-Qur’an dan inspirasi bagi masyarakat. Selain itu, prestasi yang telah diraih pada MTQ sebelumnya diharapkan dapat dipertahankan dan ditingkatkan.
Penulis : Asrianto Daranga