
- 0
- 450 words
Koltim, Nuansa Sultra – Plt. Bupati Kolaka Timur, H. Yosep Sahaka, S.Pd., M.Pd., secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tingkat kabupaten.
Kegiatan berlangsung di Aula Pemda Koltim. Selasa (07/04/2026), dengan mengusung tema “Penguatan Pondasi dan Struktur Transformasi Pembangunan Menuju Kolaka Timur sebagai Wilayah Agroindustri.” Musrenbang ini menjadi bagian penting dalam penyusunan arah pembangunan daerah tahun 2027.
Acara tersebut dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Rismanto Runda, S.Sos., M.M., Ketua DPRD Jumhani, S.Pd., M.Si., perwakilan Bappeda Provinsi, Kepala Bappeda Litbang Koltim Mustakim Darwis, S.P., M.Si., anggota DPRD, para kepala OPD, camat, kepala desa, pendamping desa, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Dalam sambutannya, H. Yosep Sahaka menegaskan bahwa arah kebijakan pembangunan Kab. Kolaka timur tahun 2027 difokuskan pada penguatan fondasi pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berbasis potensi lokal. Ia menyebut Musrenbang sebagai instrumen strategis untuk memastikan setiap program pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.
Yosep menjelaskan bahwa visi pembangunan daerah diarahkan pada terwujudnya Koltim yang maju, sejahtera, dan berdaya saing. Visi tersebut akan dicapai melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan ekonomi kerakyatan, serta pemerataan pembangunan infrastruktur secara berkeadilan.
Menurutnya, Musrenbang tingkat kabupaten memiliki peran penting dalam menjaring program prioritas yang berasal dari Musrenbang desa dan kelurahan, kemudian dibahas di tingkat kecamatan hingga kabupaten. Proses ini merupakan bagian dari sinkronisasi perencanaan pembangunan dari tingkat lokal hingga nasional untuk tahun anggaran 2027.
Yosep berharap pelaksanaan Musrenbang mampu menghasilkan program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat serta memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan. Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah hingga masyarakat, dalam setiap tahapan pembangunan.
Lebih lanjut, Komitmennya untuk merealisasikan program prioritas secara terukur melalui perencanaan berbasis data, sinkronisasi lintas perangkat daerah, serta pengawalan ketat pada tahap penganggaran dan pelaksanaan. Ia memastikan bahwa pengawasan dan evaluasi akan dilakukan secara berkala guna menjamin efektivitas program.
Di sektor pembangunan, prioritas diarahkan pada peningkatan layanan kesehatan, penguatan mutu pendidikan, pembangunan infrastruktur konektivitas, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui penguatan UMKM dan sektor pertanian. Berdasarkan data, pertumbuhan ekonomi daerah tercatat sebesar 2,72 persen, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) 71,19, angka harapan hidup 73,23 tahun, dan tingkat kemiskinan sebesar 12,57 persen.
Di akhir kegiatan, Yosep Sahaka mengajak seluruh pemangku kepentingan, termasuk DPRD, dunia usaha, dan masyarakat, dapat berperan aktif dalam setiap tahapan pembangunan. Musrenbang bukan sekadar forum formalitas, melainkan wadah strategis untuk menyatukan aspirasi dan menentukan arah pembangunan daerah secara bersama-sama.
Kepada seluruh perangkat daerah, saya tekankan pentingnya bekerja secara profesional, responsif, dan berorientasi pada hasil. Kepada masyarakat, saya mengajak untuk terus berpartisipasi aktif dan memberikan masukan yang konstruktif.
Mari kita bangun komitmen bersama untuk mewujudkan perencanaan pembangunan tahun 2027 yang efektif, partisipatif, transparan, dan tepat sasaran, demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kolaka Timur.
Penulis : Asrianto Daranga