
Kendari, Nuansa Sultra – Sebanyak 49 pelajar terbaik dari 16 kabupaten/kota di Sulawesi Tenggara (Sultra) resmi dikukuhkan sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Provinsi Sultra. Mereka kini bersiap mengemban tugas penting pada Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026.
Pengukuhan dilakukan Gubernur Sultra Mayjen TNI (Purn.) Andi Sumangerukka dalam upacara di Aula Merah Putih Rumah Jabatan Gubernur Sultra, Sabtu (15/8/2026) sore.
Ke-49 anggota Paskibraka tersebut terdiri atas 31 pelajar putra dan 18 pelajar putri. Mereka telah menjalani rangkaian pembinaan dan pelatihan untuk mempersiapkan diri menjalankan tugas pengibaran dan penurunan Bendera Merah Putih pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Dalam arahannya, Andi Sumangerukka menegaskan pengukuhan bukan sekadar seremoni. Menurut dia, momen tersebut menjadi penanda dimulainya tanggung jawab dan pengabdian para anggota Paskibraka.
“Pengukuhan adalah tanda dari pengabdian sesungguhnya. Jadikan kegiatan ini untuk memperkuat dan memantapkan diri untuk tugas pokok itu, sekaligus untuk masa depan anak-anakku sekalian,” ujar Andi Sumangerukka.
Ia mengatakan proses pembinaan yang telah dijalani para anggota Paskibraka tidak hanya dipersiapkan untuk menghadapi upacara 17 Agustus. Lebih dari itu, pembinaan tersebut diharapkan membentuk karakter, mental, tanggung jawab dan kedisiplinan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Gubernur meminta para Paskibraka menjadikan kedisiplinan yang diperoleh selama masa pembinaan sebagai bekal ketika kembali ke sekolah dan melanjutkan pendidikan.
“Saya berharap modal disiplin yang diberikan saat ini jadikan sebagai modal ke depan, saat kembali ke sekolah,” katanya.
Andi Sumangerukka juga mengingatkan para anggota Paskibraka agar tidak terbebani oleh ekspektasi maupun tuntutan dari orang tua. Ia meminta mereka fokus menjalankan tugas dan menjaga kondisi fisik serta mental hingga seluruh rangkaian tugas selesai.
Dalam kesempatan itu, Gubernur membuka ruang dialog bersama para orang tua dan anggota Paskibraka. Dialog itu menjadi bagian dari upaya memastikan dukungan keluarga tetap menjadi kekuatan bagi para pelajar selama menjalankan tanggung jawab.
Para anggota Paskibraka telah mengikuti masa pembinaan sejak 27 Juli hingga 20 Agustus 2026. Selama proses tersebut, mereka mendapatkan sejumlah materi, di antaranya bela negara, wawasan kebangsaan, kedisiplinan, edukasi bahaya narkotika, serta pembentukan karakter.
Gubernur juga menyampaikan apresiasi kepada para pembina dan pelatih yang telah mendampingi seluruh anggota Paskibraka selama masa persiapan.
“Pada kesempatan yang baik ini saya mengucapkan banyak terima kasih kepada pembina, pelatih. Tugas pokok kita masih menunggu pada tanggal 17 Agustus,” ujarnya.
Ia kemudian menitipkan pesan kepada seluruh anggota Paskibraka agar menjaga kesehatan, tetap fokus terhadap tugas, dan menjaga kesiapan mental menjelang pelaksanaan upacara.
“Saya titipkan kepada semua adik-adik Paskibraka, jaga kesehatan, perhatikan tugas pokok, dan berdoa karena apa pun yang kita lakukan tanpa didukung dengan doa, apa pun yang kita lakukan akan sia-sia,” pungkasnya.
Dengan pengukuhan tersebut, ke-49 anggota Paskibraka Provinsi Sultra resmi memasuki tahap akhir persiapan untuk menjalankan tugas pada momentum bersejarah peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Laporan : Asrianto Daranga